7 Amalan Tambahan Terbaik di Bulan Suci Ramadhan

loading...
7 Amalan Tambahan Terbaik di Bulan Suci Ramadhan
7 Amalan Tambahan Terbaik di Bulan Suci Ramadhan/PPPA Daarul Quran
7 Amalan Ramadhan tambahan terbaik di bulan suci Ramadhan . Berpuasa merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Puasa menurut syariat memiliki arti yaitu menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Begitu banyak keutamaan berpuasa di bulan Ramadan yang dijanjikan oleh Allah di bulan yang penuh dengan berkah dan ampunan. Keistimewaan yang terdapat di bulan ini membuat umat muslim selalu bersuka cita menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan setiap tahunnya.

Baca Juga: 5 Tanda Lailatul Qadar, Salah Satunya Malam Sejuk dan Terang

Dalam hadits Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam disebutkan: “Allah subhanahu wata’ala berfirman, ‘Setiap amal kebaikan memiliki balasan pahala sepuluh kali lipatnya sampai tujuh ratus kali lipat kecuali ibadah puasa , karena sesungguhnya puasa itu adalah untukku dan aku yang akan membalaskan pahalanya’." (HR. Bukhari).

Berpuasa bukanlah hanya sekadar menahan diri dari makan dan juga minum, akan tetapi dalam menjalani ibadah puasa, umat muslim juga diuji untuk menahan diri dari godaan hawa nafsu duniawi. berikut ulasan mengenai pahala tambahan yang dapat kita dapatkan di bulan suci Ramadhan:



Memperbanyak Zikir

Salah satu amalan yang dapat dilakukan selama bulan Ramadhan ialah dengan memperbanyak zikir. Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: "Maukah aku ceritakan kepada kalian tentang amal perbuatan yang terbaik bagi kalian dan tersuci di sisi Tuhan kalian serta menghantarkan kalian kepada kedudukan yang tertinggi, dan lebih baik bagi kalian daripada menyedekahkan emas dan perak, serta lebih baik bagi kalian daripada kalian berperang melawan musuh kalian, lalu kalian tebas batang leher mereka dan mereka menebas batang leher kalian?” Mereka bertanya, Wahai Rasulullah, amalan apakah itu?" Rasulullah menjawab, "Zikrullah (banyak menyebut nama Allah).”

Memperbanyak Doa di Bulan Ramadhan

Sebagaimana dalam hadis Rasulullah menyampaikan bahwa ada 3 doa yang diijabah oleh Allah, “Ada 3 (tiga) orang yang doanya tidak akan ditolak: Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang teraniaya (terdzalimi), Allah akan angkat di atas awan pada hari kiamat”. HR Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah. Pada redaksi hadis yang lainnya disebutkan doa orang yang berpuasa saat ia berbuka. Selain itu, ada beberapa waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadhan. Di antaranya ketika waktu sahur atau sepertiga malam yang akhir, ketika selama berpuasa, dan saat hendak berbuka puasa.

Tadarus Al-Quran

Anjuran untuk memperbanyak membaca Al-Quran juga telah tertera sebagaimana firman Allah sebagai berikut:

"Di antara amal kebajikan yang sangat dianjurkan dilakukan di bulan Ramadhan adalah tadarus Alquran. Tadarus Alquran berarti membaca, merenungkan, menelaah, dan memahami wahyu-wahyu Allah SWT yang turun pertama kali pada malam bulan Ramadan." (QS. Al Baqarah ayat 185).

Bersedekah di Bulan Ramadhan

Bersedekah merupakan salah satu amalan utama yang dapat dilakukan ketika datangnya bulan suci Ramadhan. Tak hanya puasa dan salat, bersedekah di bulan Ramadhan juga akan dilipat gandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wata’ala.

Baca Juga: 5 Amalan Terbaik 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614).

Iktikaf di Masjid

Dalam sebuah hadis ada yang menyebutkan jika ketika 10 hari terakhir bulan Ramadan merupakan waktu yang paling utama untuk melakukan iktikaf. Keutamaan iktikaf di 10 hari terakhir juga salah satunya untuk mendapatkan malam lailatul qadar.

"Aku pernah melakukan iktikaf pada sepuluh hari Ramadhan yang pertama. Aku berkeinginan mencari malam lailatul qadar pada malam tersebut. Kemudian aku beriktikaf di pertengahan bulan, aku datang dan ada yang mengatakan padaku bahwa Lailatul Qadar itu di sepuluh hari yang terakhir. 'Siapa saja yang ingin beriktikaf di antara kalian, maka beriktikaflah,'. Lalu, di antara para sahabat ada yang beritikaf bersama beliau.” (HR. Imam Bukhari)
halaman ke-1
cover top ayah
وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّمَاۤ اَمۡوَالُكُمۡ وَاَوۡلَادُكُمۡ فِتۡنَةٌ  ۙ وَّاَنَّ اللّٰهَ عِنۡدَهٗۤ اَجۡرٌ عَظِيۡمٌ
Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar.

(QS. Al-Anfal:28)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!