Lailatul Qadar Tidak Hanya Terjadi di Malam Ganjil Saja

Rabu, 05 Mei 2021 - 08:30 WIB
loading...
Lailatul Qadar Tidak...
Malam Lailatul Qodar tidak mesti pada malam ganjil saja, bahkan juga bisa terjadi pada malam genap di sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Foto/dok SINDOnews
A A A
Semua umat muslim pasti mendambakan malam Lailatul Qodar mengingat keutamaannya lebih baik dari seribu bulan. Salah satu yang yang membuat Lailatul Qadar sangat istimewa karena di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam secara khusus memerintahkan umatnya mencari malam tersebut pada malam 10 terakhir bulan Ramadhan. Dalam banyak riwayat hadis, beliau menyuruh umatnya mencarinya pada malam-malam ganjil.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «تَحَرَّوْا لَيْلَةَ القَدْرِ فِي الوِتْرِ، مِنَ العَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ» البخاري رقم: 2017. ومسلم : 1169.

Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan: Sesungguhnya Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Carilah Lailatul Qodar pada malam ganjil dari sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan". (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Cara Mendapatkan Lailatul Qadar, Berikut Pesan Buya Yahya

Dalam hadis lain, dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, beliau berkata: sesungguhnya Nabi shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:

«التَمِسُوهَا فِي العَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ القَدْرِ، فِي تَاسِعَةٍ تَبْقَى، فِي سَابِعَةٍ تَبْقَى، فِي خَامِسَةٍ تَبْقَى» البخاري رقم: 2021

"Carilah dia (Lailatul Qodar) pada malam sepuluh terakhir dari Ramadhan, pada malam kesembilan yang tersisa, pada malam ketujuh yang tersisa, pada malam kelima yang tersisa". (HR Al-Bukhari No 2011)

Sebagian riwayat dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma juga:

«هِيَ فِي العَشْرِ الأَوَاخِرِ، هِيَ فِي تِسْعٍ يَمْضِينَ، أَوْ فِي سَبْعٍ يَبْقَيْنَ» يَعْنِي لَيْلَةَ القَدْرِ

Dia (Lailatul Qodar) pada sepuluh terakhir, yaitu pada malam sembilan yang telah berlalu, atau pada malam ketujuh yang tersisa. Yaitu: malam Lailatur Qodar. (HR Al-Bukhari No. 2022)

Setelah hadis di atas Imam Al-Bukhari menukil perkataan Ibnu Abbas berikut:

وَعَنْ خَالِدٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ : (التَمِسُوا فِي أَرْبَعٍ وَعِشْرِينَ)

Dari Khalid, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas beliau berkata: "Carilah (malam Lailatul Qodar) pada malam duapuluh empat (24)".

Al-Habib Quraisy Baharun dalam Jalsah Itsnain Majelis Rasulullah (MR) Jawa Barat mengatakan, dari hadis di atas disimpulkan bahwa terdapat perintah mencari malam Lailatul Qodar pada malam-malam ganjil dan Ibnu Abbas memerintahkan untuk mencarinya di malam 24.

Hal ini menjelaskan bahwa beliau memahami bahwa malam Lailatul Qodar bisa terjadi pada malam genap, bukan malam ganjil saja. Kalau jumlah hari bulan Ramadhan 30, maka malam kesembilan yang tersisa bertepatan dengan malam 22. Malam ketujuh yang tersisa bertepatan dengan malam 24. Dan malam kelima yang tersisa bertepatan dengan malam 26, dan itu semua adalah malam malam genap.

Karena itu Salafus sholeh mengatakan: "Akan tetapi witir (malam ganjil) dihitung berdasarkan yang telah berlalu, maka carilah Lailatul Qodar pada malam (21), pada malam (23), pada malam (25), pada malam (27) dan pada malam (29). Dan bisa dihitung berdasarkan malam yang tersisa, sebagaimana Nabi bersabda: "Pada malam kesembilan yang tersisa, pada malam ketujuh yang tersisa, pada malam kelima yang tersisa dan pada malam ketiga yang tersisa".

Berdasarkan hal ini, jika bulan (Ramadhan) 30 hari, maka hal itu (Lailatul Qodar) terdapat dalam malam-malam genap, maka malam (22) adalah malam kesembilan yang tersisa, malam (24) adalah malam ketujuh yang tersisa.

Begitulah yang ditafsirkan Abu Sa'id Al Khudri dalam hadits yang sahih dan begitu juga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menghidupkan malamnya (dengan ibadah) dalam satu bulan.

Jika demikian, maka seharusnya seorang mulism bersungguh-sungguh mencarinya di seluruh malam terakhir, sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Carilah dia pada malam-malam sepuluh terakhir".

Dan yang paling banyak terjadi adalah pada malam tujuh terakhir, dan yang lebih banyak lagi pada malam 27, sebagaimana Ubai Bin Ka’ab bersumpah mengatakan: "Sesungguhnya ia (Lailatul Qodar) pada malam dua puluh tujuh (27)".

Kesimpulannya
Bahwa malam Lailatul Qodar, tidak mesti pada malam ganjil saja, bahkan juga bisa terjadi pada malam genap di sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Karena itu, Habib Quraisy mengajak kaum muslimin agar senantiasa menghidupkan malam 10 terakhir Ramadhan dengan ibadah sholat, beriktikaf, baca Qur'an, berdzikir, istigfar, bertaubat dan amalan-amalan lain yang disyariatkan.

Barangsiapa yang melakukan demikian pasti ia mendapatkan malam Lailatul Qodar yang lebih baik dari seribu bulan. Insya Allah!

Wallahu A'lam

Baca Juga: 5 Tanda Lailatul Qadar, Salah Satunya Malam Sejuk dan Terang
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tanda-tanda Kita Mendapatkan...
Tanda-tanda Kita Mendapatkan Lailatul Qadar, Simak Jangan Sampai Keliru!
10 Tanda Terjadinya...
10 Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Siap-siap Iktikaf, Begini...
Siap-siap Iktikaf, Begini Tata Cara dan Syaratnya
Menyambut Kedatangan...
Menyambut Kedatangan Lailatul Qadar dengan Iktikaf Sesuai Sunnah Rasulullah
Melaksanakan Salat Tasbih...
Melaksanakan Salat Tasbih di Malam Lailatul Qadar, Begini Tata Caranya!
Rekomendasi
Megastruktur Berusia...
Megastruktur Berusia 11.000 Tahun Ditemukan di Bawah Laut Baltik
Ilmuwan Ungkap Musuh...
Ilmuwan Ungkap Musuh Terkuat Raja Firaun Selain Nabi Musa
10 Lubang Terdalam di...
10 Lubang Terdalam di Bumi, Nomor 8 Dipercaya sebagai Istana Kerajaan Jin
Artikel Terkini
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved