Sahabat Rasulullah Sangat Mulianya Akhlak Tawadhunya, Ini Dialognya
Minggu, 20 Juni 2021 - 13:35 WIB
loading...
Ada hikmah luar biasa dari dialog sahabat Rasulullah, Abu Bakar dan Ali bin Abi Thalib ketika berkunjung ke rumah Nabi SAW. Akhlak dan ketawadhuan mereka, merupakan akhlak terbaik di era keemasan Islam. Foto istimewa
A
A
A
Pada zaman Nabi Shallallahu aliahi wa sallam dan sahabat, terkenal dengan sebutan generasi emas atau zaman keemasan umat islam. Bukan zamannya yang emas, tetapi orang-orangnyalah yang mempunyai akhlak emas dan berhati emas. Mereka mendapat bimbingan langsung dari Al Qur'an dan mereka mengimaninya dengan yakin. Akhlak dan sikap tawadhu mereka sangat terkenal, seperti contoh dalam kisah berikut ini.
Baca juga: Inilah Ilmu Tauhid yang Wajib Diajarkan ke Anak Sejak Dini
Pada suatu hari, Sayyidina Abu Bakar radhiyallahu 'anha (ra) dan Sayyidina Ali bin Abi Thalib Karamallahu Wajhah pergi berkunjung ke rumah Rasulullah Shallahu 'alaihi wa sallam. Setibanya di depan pintu rumah Nabi Shallahu 'alaihi wa sallam, satu sama lain saling mempersilahkan rekannya untuk masuk terlebih dahulu.
Sayyidina Abu Bakar : "Engkau masuklah duluan, wahai Ali!"
Baca juga: Keutamaan Zikir Setelah Shalat dan Kunci agar Hajat Terkabul
Sayyidina Ali : "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, ya Abu Bakar, sedang Rasulullah Shallahu 'alaihi wa sallam sendiri pernah bersabda tentangmu: “Belum pernah matahari terbit atau terbenam atas seseorang sesudah para Nabi, lebih utama dari Abu Bakar.”
Sayyidina Abu Bakar : "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Ali, sedang Rasulullah juga pernah bersabda tentangmu: “Aku telah menikahkan wanita terbaik kepada lelaki terbaik, aku nikahkan putriku Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib.”
Baca juga: Tidurpun Bisa Mendatangkan Ganjaran Pahala Asal Tahu Caranya
Sayyidina Ali : "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, ya Abu Bakar, sedang Nabi pernah bersabda: “Kalau iman umat ini ditimbang dengan iman Abu Bakar, tentu akan berat timbangan iman Abu Bakar.”
Sayyidina Abu Bakar: "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Ali, sedang Rasulullah pernah bersabda tentangmu: “Dikumpulkan Ali bin Abi Thalib di Mahsyar pada hari Kiamat kelak dengan berkendaraan bersama Fatimah, Hasan dan Husain, lalu orang-orang bertanya-tanya, “siapa gerangan orang tersebut itu?” Lalu ada yang menjawab, “ia bukan seorang Nabi, tetapi Ali bin Abi Thalib dan keluarganya.”
Baca juga: Minggu Pagi Anies Gowes Bareng Keluarga, Netizen Singgung soal Jalur Sepeda
Sayyididna Ali: "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Aba Bakar, sedang Rasulullah pernah bersabda tentang engkau: “Kalau aku harus mempunyai kekasih selain dari Rabbku, tentu aku akan memilih Abu Bakar sebagai kekasihku.”
Sayyidina Abu Bakar: "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Ali, sedang Rasulullah pernah bersabda: “Pada hari kiamat aku bersama Ali, lalu Allah berfirman kepadaku: “Wahai kekasihku, aku telah pilihkan untukmu, Ibrahim al-Khalil sebagai ayah terbaikmu, dan Aku telah pilihkan untuk Ali sebagai saudara dan sahabat terbaikmu.”
Baca juga: Inilah Ilmu Tauhid yang Wajib Diajarkan ke Anak Sejak Dini
Pada suatu hari, Sayyidina Abu Bakar radhiyallahu 'anha (ra) dan Sayyidina Ali bin Abi Thalib Karamallahu Wajhah pergi berkunjung ke rumah Rasulullah Shallahu 'alaihi wa sallam. Setibanya di depan pintu rumah Nabi Shallahu 'alaihi wa sallam, satu sama lain saling mempersilahkan rekannya untuk masuk terlebih dahulu.
Sayyidina Abu Bakar : "Engkau masuklah duluan, wahai Ali!"
Baca juga: Keutamaan Zikir Setelah Shalat dan Kunci agar Hajat Terkabul
Sayyidina Ali : "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, ya Abu Bakar, sedang Rasulullah Shallahu 'alaihi wa sallam sendiri pernah bersabda tentangmu: “Belum pernah matahari terbit atau terbenam atas seseorang sesudah para Nabi, lebih utama dari Abu Bakar.”
Sayyidina Abu Bakar : "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Ali, sedang Rasulullah juga pernah bersabda tentangmu: “Aku telah menikahkan wanita terbaik kepada lelaki terbaik, aku nikahkan putriku Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib.”
Baca juga: Tidurpun Bisa Mendatangkan Ganjaran Pahala Asal Tahu Caranya
Sayyidina Ali : "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, ya Abu Bakar, sedang Nabi pernah bersabda: “Kalau iman umat ini ditimbang dengan iman Abu Bakar, tentu akan berat timbangan iman Abu Bakar.”
Sayyidina Abu Bakar: "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Ali, sedang Rasulullah pernah bersabda tentangmu: “Dikumpulkan Ali bin Abi Thalib di Mahsyar pada hari Kiamat kelak dengan berkendaraan bersama Fatimah, Hasan dan Husain, lalu orang-orang bertanya-tanya, “siapa gerangan orang tersebut itu?” Lalu ada yang menjawab, “ia bukan seorang Nabi, tetapi Ali bin Abi Thalib dan keluarganya.”
Baca juga: Minggu Pagi Anies Gowes Bareng Keluarga, Netizen Singgung soal Jalur Sepeda
Sayyididna Ali: "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Aba Bakar, sedang Rasulullah pernah bersabda tentang engkau: “Kalau aku harus mempunyai kekasih selain dari Rabbku, tentu aku akan memilih Abu Bakar sebagai kekasihku.”
Sayyidina Abu Bakar: "Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Ali, sedang Rasulullah pernah bersabda: “Pada hari kiamat aku bersama Ali, lalu Allah berfirman kepadaku: “Wahai kekasihku, aku telah pilihkan untukmu, Ibrahim al-Khalil sebagai ayah terbaikmu, dan Aku telah pilihkan untuk Ali sebagai saudara dan sahabat terbaikmu.”
Lihat Juga :