Urgensi Niat (3): Tiga Macam Amal yang Wajib Kita Jaga

Sabtu, 26 Juni 2021 - 14:17 WIB
loading...
Urgensi Niat (3): Tiga...
Niat merupakan bagian dari amal hati, karenanya dia disebut sepertiga amal. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Afaf Baharits
Istri Eks Dubes Saudi Arabia untuk Indonesia

Amal kita terbagi kepada tiga macam, yaitu (1) amal hati; (2) amal anggota tubuh; dan (3) amal lisan. Adapun niat merupakan bagian dari amal hati, karenanya dia disebut sepertiga amal.

Sekalipun sepertiga amal, namun niat yang menjadi fokus penting sebuah amal diterima dan ditolak Allah. Niat ini bukan ilmu teori tapi ilmu praktis, seakan-akan niat memanggil kita, karnanya niat orang beriman lebih baik dari amalnya, karna niat yang benar saja sudah bernilai pahala.

Baca Juga: Urgensi Niat: Apakah Kamu Telah Melihat Allah? (1)

Sebelum lebih jauh membahas niat penting untuk diingatkan tentang kebutuhan kita akan hadirnya para nabi, seperti yang dikatakan imam Ibnul Qayyim bahwa kebutuhan kita akan para Nabi melebihi kebutuhan jasad terhadap ruh, atau kebutuhan cahaya bagi mata untuk melihat, karena tidak akan ada ruh dan cahaya tanpa mengenal Allah.

Kita pun tidak bisa mengenal Allah tanpa para Nabi. Mengenal Allah tanpa para Nabi itu mustahil tercapai. Mengenal Allah adalah rahasia kehidupan, siapa yang tidak mengenal Allah maka dia seperti orang mati ditengah makhluk hidup. Kitapun harus sadar bahwa ada hubungan erat antara kisah-kisah dan sejarah para nabi dengan segala lini kehidupan kita.

Saya tidak akan membahas sejarah semua para Nabi. Saya hanya ingin fokus kepada Nabi suri teladan kita, dimana kita diperintahkan untuk meneladani dan mengikutinya, beliau Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

Ada banyak pembahasan tentang niat namun saya akan membahasnya dari beberapa segi, yang pertama sekali adalah beberapa tujuan yang tercermin dari sejarah perjuangan Rasulullah.

Yakin dan Istiqamah
Hal ini penting, keyakinan tanpa konsistensi maka akan mudah pudar dan goyang, untuk istiqamah yang dinamis harus dibangun di atas keyakinan yang kokoh.

Saya yakin ketika kita belajar sejarah Rasulullah dan para sahabat kita dapat banyak mengambil pelajaran, dapat melihat mana yang salah dan benar, untuk bisa kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa kita.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Niat Berkurban Iduladha...
Doa Niat Berkurban Iduladha Lengkap dengan Artinya
Usai Ramadan Pergi,...
Usai Ramadan Pergi, Jadilah Hamba Allah yang Istiqamah
7 Cara Mempertahankan...
7 Cara Mempertahankan Spirit Ramadan dalam Amal Ibadah
Meniatkan Olahraga sebagai...
Meniatkan Olahraga sebagai Ibadah, Begini Penjelasannya
Kisah Hikmah : Antara...
Kisah Hikmah : Antara Niat dan Catatan Amal
Niat Menentukan Ganjaran...
Niat Menentukan Ganjaran Pahala, Begini Penjelasannya
Rekomendasi
7 Hal yang Membuat Nabi...
7 Hal yang Membuat Nabi Muhammad Menjadi Manusia Paling Berpengaruh di Dunia
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved