Cara dan Kiat Mendapat Syafa’at di Hari Kiamat
Senin, 05 Juli 2021 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
إذا سَمِعْتُمُ المُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ ما يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ فَإنَّهُ مَن صَلّى عَلَيَّ صَلاةً صَلّى الله عَلَيْهِ بِها عَشْرًا ثُمَّ سَلُوا اللهَ لِيَ الوَسِيلَةَ فَإنَّها مَنزِلَةٌ فِي الجَنَّةِ لا تَنْبَغِي إلّا لِعَبْدٍ مِن عِبادِ اللهِ وأرْجُو أنْ أكُونَ أنا هُوَ فَمَن سَألَ لِي الوَسِيلَةَ حَلَّتْ لَهُ الشَّفاعَةُ
“Apabila kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah untukku, karena siapa yang bershalawat untukku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Kemudian mintalah kepada Allah untukku wasilah, yaitu sebuah kedudukan di surga, yang hanya bisa didapatkan oleh seorang hamba Allah, dan aku berharap akulah orangnya. Sejatinya siapa yang memintakan untukku wasilah, maka dia akan mendapatkan syafa’at.” (HR. Muslim : 384).
4. Mati syahid saat berperang di jalan Allah.
Rasulullah SAW bersabda:
يُشَفَّعُ الشَّهِيدُ فِي سَبْعِينَ مِن أهْلِ بَيْتِهِ
“orang yang mati syahid diberikan izin memberikan syafa’at untuk 70 orang keluarganya.” (HR. Abu Dawud no. 2522).
Baca juga: Tebar Ancaman ke Denmark, Mason Mount: Stadion Wembley seperti Kandang Singa
5. Disholatkan oleh 40 orang ahli tauhid.
Dalam sebuah hadits Abdullah bin Abbas berkata bahwa beliau pernah mendengar rasulullah ﷺ bersabda:
ما مِن رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلى جَنازَتِهِ أرْبَعُونَ رَجُلًا لا يُشْرِكُونَ بِاللهِ شَيْئًا إلّا شَفَّعَهُمُ اللهُ فِيهِ
“Tidaklah seorang mati, lalu disholatkan oleh 40 orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatupun kecuali Allah ﷻ akan menjadikan mereka sebagai pemberi syafa’at untuk si mayyit.” (HR. Muslim no. 948).
Semoga Allah menjadikan kita sebagai orang-orang yang menerima syafa’at dihari akhirat dan bisa memberikan syafa’at kepada saudara kita yang lain.
Wallahu a’lam
إذا سَمِعْتُمُ المُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ ما يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ فَإنَّهُ مَن صَلّى عَلَيَّ صَلاةً صَلّى الله عَلَيْهِ بِها عَشْرًا ثُمَّ سَلُوا اللهَ لِيَ الوَسِيلَةَ فَإنَّها مَنزِلَةٌ فِي الجَنَّةِ لا تَنْبَغِي إلّا لِعَبْدٍ مِن عِبادِ اللهِ وأرْجُو أنْ أكُونَ أنا هُوَ فَمَن سَألَ لِي الوَسِيلَةَ حَلَّتْ لَهُ الشَّفاعَةُ
“Apabila kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah untukku, karena siapa yang bershalawat untukku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Kemudian mintalah kepada Allah untukku wasilah, yaitu sebuah kedudukan di surga, yang hanya bisa didapatkan oleh seorang hamba Allah, dan aku berharap akulah orangnya. Sejatinya siapa yang memintakan untukku wasilah, maka dia akan mendapatkan syafa’at.” (HR. Muslim : 384).
4. Mati syahid saat berperang di jalan Allah.
Rasulullah SAW bersabda:
يُشَفَّعُ الشَّهِيدُ فِي سَبْعِينَ مِن أهْلِ بَيْتِهِ
“orang yang mati syahid diberikan izin memberikan syafa’at untuk 70 orang keluarganya.” (HR. Abu Dawud no. 2522).
Baca juga: Tebar Ancaman ke Denmark, Mason Mount: Stadion Wembley seperti Kandang Singa
5. Disholatkan oleh 40 orang ahli tauhid.
Dalam sebuah hadits Abdullah bin Abbas berkata bahwa beliau pernah mendengar rasulullah ﷺ bersabda:
ما مِن رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلى جَنازَتِهِ أرْبَعُونَ رَجُلًا لا يُشْرِكُونَ بِاللهِ شَيْئًا إلّا شَفَّعَهُمُ اللهُ فِيهِ
“Tidaklah seorang mati, lalu disholatkan oleh 40 orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatupun kecuali Allah ﷻ akan menjadikan mereka sebagai pemberi syafa’at untuk si mayyit.” (HR. Muslim no. 948).
Semoga Allah menjadikan kita sebagai orang-orang yang menerima syafa’at dihari akhirat dan bisa memberikan syafa’at kepada saudara kita yang lain.
Wallahu a’lam
(wid)
Lihat Juga :