Masjidil Haram Mekah Siap Terima Jamaah Haji, Setop Keluarkan Izin Sholat
Sabtu, 17 Juli 2021 - 00:01 WIB
loading...
Jamaah haji akan diterima pada 17 dan 18 Juli di empat pusat, tempat mereka dibawa ke Masjidil Haram dengan bus untuk melakukan tawaf kedatangan. Foto/spa
A
A
A
JEDDAH - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah berhenti mengeluarkan izin sholat di Masjidil Haram, mulai Jumat (16/7), dalam persiapan untuk menerima jamaah haji.
“Izin sholat akan dikeluarkan lagi mulai 24 Juli,” ungkap kementerian itu.
Ibadah haji tahunan ke Mekah dianggap sebagai pertemuan manusia terbesar di dunia, dengan hampir 2,5 juta peziarah datang pada 2019.
Baca juga: Khotbah Arafah Disiarkan dan Diterjemahkan dalam 10 Bahasa, Termasuk Indonesia
Karena pandemi COVID-19, haji tahun ini dibatasi untuk 60.000 jemaah, semuanya datang dari dalam wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Baca juga: Dukung Penanganan COVID-19 di Indonesia, UEA Kirim Tabung Oksigen dan Vaksin
Tahun lalu, hanya 1.000 peziarah yang diizinkan karena dunia dilanda ketidakpastian saat pandemi pertama kali melanda.
Baca juga: Kiamat Zombie Dimulai? Pria Telanjang Bunuh Wanita dengan Gigitan Kejam
Kementerian Kesehatan Saudi menekankan pentingnya mematuhi langkah-langkah pencegahan dalam pertemuan keluarga selama liburan Idul Adha, seperti memakai masker, menghindari berjabat tangan dan menjaga jarak aman untuk membatasi penyebaran penyakit dan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh anggota masyarakat.
Pada Kamis (15/7), Kementerian Kesehatan mengumumkan lebih dari 21 juta dosis vaksin COVID-19 telah diberikan di Arab Saudi melalui lebih dari 580 tempat vaksinasi di seluruh Kerajaan.
“Izin sholat akan dikeluarkan lagi mulai 24 Juli,” ungkap kementerian itu.
Ibadah haji tahunan ke Mekah dianggap sebagai pertemuan manusia terbesar di dunia, dengan hampir 2,5 juta peziarah datang pada 2019.
Baca juga: Khotbah Arafah Disiarkan dan Diterjemahkan dalam 10 Bahasa, Termasuk Indonesia
Karena pandemi COVID-19, haji tahun ini dibatasi untuk 60.000 jemaah, semuanya datang dari dalam wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Baca juga: Dukung Penanganan COVID-19 di Indonesia, UEA Kirim Tabung Oksigen dan Vaksin
Tahun lalu, hanya 1.000 peziarah yang diizinkan karena dunia dilanda ketidakpastian saat pandemi pertama kali melanda.
Baca juga: Kiamat Zombie Dimulai? Pria Telanjang Bunuh Wanita dengan Gigitan Kejam
Kementerian Kesehatan Saudi menekankan pentingnya mematuhi langkah-langkah pencegahan dalam pertemuan keluarga selama liburan Idul Adha, seperti memakai masker, menghindari berjabat tangan dan menjaga jarak aman untuk membatasi penyebaran penyakit dan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh anggota masyarakat.
Pada Kamis (15/7), Kementerian Kesehatan mengumumkan lebih dari 21 juta dosis vaksin COVID-19 telah diberikan di Arab Saudi melalui lebih dari 580 tempat vaksinasi di seluruh Kerajaan.
Lihat Juga :