Waspada, Setan Mengintai Hati yang Lalai

Kamis, 29 Juli 2021 - 06:40 WIB
loading...
Waspada, Setan Mengintai...
ilustrasi. Foto istimewa
A A A
Ibnul Jauzi mengibaratkan hati manusia seperti sebuah benteng yang dikelilingi oleh pagar dan ada penjaga-penjaga yang senantiasa menjaga benteng tersebut dari serangan musuh . Musuh-musuh ini senantiasa mengintai dan mencari-cari kelalaian penjaga. Pihak musuh (setan) tidak henti-hentinya mengintai benteng (hati) tersebut.

Baca juga: Inilah 5 Keutamaan Orang yang Tengah Sakit

Dalam salah satu tayangan tausiyahnya di kanal muslim baru-baru ini, Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary menjelaskan, tentang talbis iblis. Ia (Iblis atau setan) akan menyerang manusia melalui hati. Kadang-kadang musuh ini melakukan serangan dan berhasil memasukinnya, tapi ada kalanya penjaga sukses menghalau mereka sehingga mereka pun keluar dan terusir lagi.

Tapi adakalanya musuh berhasil masuk, bahkan lebih jauh dari itu merusak apa yang ada di dalam benteng itu. Musuh itu menetap dan menguasai benteng itu karena kelalaian sang penjaga. Itulah hati yang sudah dikuasai oleh setan, setan telah berhasil masuk ke dalamnya karena penjaganya ghaflah (lalai).

Baca juga: Dzikir Pagi, Bacaan dan Faedahnya

Adakalanya angin yang seharusnya dapat menghalau asap, tapi tidak berhembus. Sehingga asap itupun menjadi semakin banyak, menjadikan ruangan hitam dan cermin yang ada di dalam ruangan itupun buram. Hingga ketika musuh masuk dan ada di dalamnya, penjaga itu tidak tahu karena buramnya kaca yang digunakan untuk mengawasi musuh-musuhnya. Demikianlah kondisi hati, adakalanya dikuasai oleh musuh sehingga hati itu mengikuti perintah dari musuh-musuhnya. Begitulah hati yang rusak, kata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ

Jika hati telah dikuasai oleh musuhnya, maka rusaklah seluruhnya. Karena tangan, kaki, mata, telinga, lisan, akan melakukan perintah sang hati yang telah dikuasai oleh musuh.

Baca juga: Anak Belum Baligh Jadi Imam Sholat Berjamaah, Bolehkah?

Di sini, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan bahwa sang penjaga yang terluka karena kelalaiannya, dia pun turut ditawan dan diperbudak oleh musuh. Sehingga penjaga ini loyal kepada musuh yang seharusnya dia usir musuh itu. Itulah hati yang sudah mati dan dikuasai oleh setan sementara penjaganya juga sudah ditaklukkan oleh musuh-musuhnya. Sehingga tidak ada lagi yang tersisa. Allah Ta'ala katakan itu di dalam Al-Qur’an:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Obat Hati yang Sakit,...
5 Obat Hati yang Sakit, Salah Satunya Berkumpul dengan Orang-orang Saleh
Hukum Berdoa dalam Hati...
Hukum Berdoa dalam Hati Sesuai Riwayat dan Hadis
Waspada, 6 Tanda Kerusakan...
Waspada, 6 Tanda Kerusakan Hati dan Penyebabnya Ini
Tips untuk Membersihkan...
Tips untuk Membersihkan Kotoran Hati Lengkap dengan Dalilnya
Suka Lalai Salat Subuh?...
Suka Lalai Salat Subuh? Ini Kerugiannya, Dicap Munafik hingga Hilang Keberkahan Hidup
Begini Cara Membersihkan...
Begini Cara Membersihkan Kotornya Hati karena Syubhat dan Syahwat
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Makhluk...
Ilmuwan Temukan Makhluk Tak Dikenal Bersembunyi di Gua Terpanjang di Dunia
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Burung Dataran Tinggi...
Burung Dataran Tinggi Berevolusi untuk Perlindungan dari Dingin Ekstrem
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
Selalu Waspada dan Berhati-hati...
Selalu Waspada dan Berhati-hati Saat Menggunakan WiFi Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved