Tiga Tingkatan Orang yang Sabar
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rutinkan Baca Doa-doa Ini di Hari Jumat yang Mustajab
2. Tingkatan sabar yang kedua: Sabar terhadap maksiat.
Bentuk sabar ini jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan bentuk sabar yang pertama, karena meninggalkan sesuatu yang dilarang jauh lebih ringan dari pada mengerjakan sesuatu yang diperintah. Juga, rata-rata manusia itu merasa risih dengan keburukan.
Contohnya banyak. Orang bisa bersabar untuk tidak berzina, akan tetapi tidak bisa bersabar untuk selalu mengerjakan shalat berjamaah di masjid.
Sebaliknya, kebanyakan orang sangat sulit dan tidak bisa bersabar untuk meninggalkan ghibah (membicarakan kejelekan orang lain), akan tetapi sangat bisa dan sabar kalau diperintahkan untuk berbuat baik kepada orang lain. Contoh-contoh seperti ini sangat banyak dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Wilayah PPKM Level 4 Ini Sudah Membaik, di Mana Saja?
3. Tingkatan sabar yang ketiga: Sabar terhadap musibah.
Ini adalah bentuk sabar yang paling ringan, karena musibah itu terjadi tanpa ia kehendaki dan datang menimpa begitu saja, artinya dia bersabar atau tidak bersabar sesuatu itu sudah terjadi. Akan tetapi walaupun begitu, masih banyak dari kaum muslimin yang tidak bisa sabar ketika tertimpa musibah.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَلَنَبلُوَنّكُم بِشَىءٍ مِنَ الخَوفِ وَالجُوعِ وَنَقصٍ مِنَ الأموَالِ وَالأَنفُسِ وَالثّمَراتِ وَبَشِرِ الصّابِرينَ
2. Tingkatan sabar yang kedua: Sabar terhadap maksiat.
Bentuk sabar ini jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan bentuk sabar yang pertama, karena meninggalkan sesuatu yang dilarang jauh lebih ringan dari pada mengerjakan sesuatu yang diperintah. Juga, rata-rata manusia itu merasa risih dengan keburukan.
Contohnya banyak. Orang bisa bersabar untuk tidak berzina, akan tetapi tidak bisa bersabar untuk selalu mengerjakan shalat berjamaah di masjid.
Sebaliknya, kebanyakan orang sangat sulit dan tidak bisa bersabar untuk meninggalkan ghibah (membicarakan kejelekan orang lain), akan tetapi sangat bisa dan sabar kalau diperintahkan untuk berbuat baik kepada orang lain. Contoh-contoh seperti ini sangat banyak dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Wilayah PPKM Level 4 Ini Sudah Membaik, di Mana Saja?
3. Tingkatan sabar yang ketiga: Sabar terhadap musibah.
Ini adalah bentuk sabar yang paling ringan, karena musibah itu terjadi tanpa ia kehendaki dan datang menimpa begitu saja, artinya dia bersabar atau tidak bersabar sesuatu itu sudah terjadi. Akan tetapi walaupun begitu, masih banyak dari kaum muslimin yang tidak bisa sabar ketika tertimpa musibah.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَلَنَبلُوَنّكُم بِشَىءٍ مِنَ الخَوفِ وَالجُوعِ وَنَقصٍ مِنَ الأموَالِ وَالأَنفُسِ وَالثّمَراتِ وَبَشِرِ الصّابِرينَ
Lihat Juga :