Kisah Pemuda yang Bertobat Setelah Menyetubuhi Mayit Gadis

Jum'at, 29 Mei 2020 - 23:29 WIB
loading...
Kisah Pemuda yang Bertobat...
Sebesar apa pun dosa seorang hamba selama ia tidak menyekutukan Allah, maka tobatnya akan diterima atas izin Allah. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Sesungguhnya Allah Ta'ala berkasih sayang kepada orang yang bertobat dan menyukai orang yang bersuci. Sebesar apa pun dosa seorang hamba selama ia tidak menyekutukan Allah, maka tobatnya akan diterima atas izin Allah 'Azza wa Jalla.

Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin karya Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) diceritakan kisah seorang pemuda di zaman Nabi yang bertobat setelah menyetubuhi mayit gadis. Awalnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam murka mendengar pengakuan pemuda ini.(Baca Juga: Cara Mengetahui Tobat Kita Diterima Allah)

Imam Abu Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Azzuhri radhiallahu 'anhu berkata: "Pada suatu hari Sayyidna Umar bin Khattab masuk kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam sambil menangis. "Ya Umar, mengapa engkau menangis?" Jawabnya: "Ya Rasulullah, di depan pintu ini ada seoarang pemuda telah membakar hatiku sambil menangis."

Baginda Nabi bersabda: "Ya Umar, masukkan dia kepadaku." Maka dimasukkan sambil menangis dan ditanya oleh Nabi: "Hai pemuda, apa yang menyebabkan kau menangis?" Pemuda itu berkata: "Ya Rasulullah , aku menangis karena dosa-dosaku banyak sedang aku takut kepada Tuhan yang Maha Perkasa sedang murka kepadaku."

Nabi bertanya: "Apakah kau mempersekutukan Allah? Jawabnya: "Tidak." Nabi bertanya lagi: "Apakah kau membunuh jiwa tanpa hak?" Jawab pemuda itu: "Tidak." Sabda Nabi : "Maka Allah Ta'ala akan mengampunkan dosamu walaupun sebesar tujuh petala langit dan bumi dan bukit-bukit." (Baca Juga: 3 Syarat Agar Tobat Diterima Allah Ta'ala)

Pemuda itu menjawab: "Ya Rasulullah , dosa ku lebih besar dari langit, bumi dan bukit-bukit." Nabi Muhammad bertanya: "Dosamu lebih besar atau Al-Kursi?" Jawab pemuda itu: "Dosaku lebih besar." Baginda Nabi bertanya lagi: "Dosamu lebih besar ataukah 'Arsy?" Jawab pemuda itu: "Dosaku lebih besar." Nabi bertanya lagi: "Dosamu lebih besar atau maafnya Allah Ta'ala?"

Pemuda itu menjawab: "Maafnya Allah Ta'ala lebih besar." Nabi bersabda: "Sungguh tidak dapat mengampunkan dosa besar kecuali Allah Ta'ala yang Maha Besar, yang Maha Pemaaf dan Maha Pengampun. Hai pemuda beritakan kepadaku, apakah dosamu itu?" Jawab pemuda itu: "Saya malu padamu ya Rasulullah ."

Nabi kembali bertanya: "Beritakan kepadaku apakah dosamu itu?" Pemuda itu pun menjawab: "Ya Rasulullah , saya tukang gali kubur sejak tujuh tahun lalu dan pada suatu hari saya menggali kubur seorang gadis dari kaum Anshar dan setelah saya telanjangi dari kafannya, saya tinggalkan tetapi tidak jauh hawa nafsuku bangkit, maka saya kembali dan menyetubuhi mayit gadis itu hingga puas lalu saya tinggalkan. Belum jauh tiba-tiba gadis itu bangkit dan berkata: "Celaka kau hai pemuda, tidakkah malu engkau dari Tuhan yang akan membalas pada hari pembalasan kemudian, bila tiba masanya tiap orang zalim akan dituntut oleh orang yang dianiaya, kau biarkan aku telanjang dan kau hadapkan aku di hadapan Allah sebagai orang janabat."

Mendengar pemuda itu, Rasulullah bangkit bagaikan terdorong dari belakang sambil berkata: "Hai fasik, alangkah layaknya engkau masuk neraka, keluarlah dari sini." Maka keluarlah pemuda itu. Ia pun bertobat kepada Allah Ta'ala selama 40 hari dan pada malam ke-40 ia melihat ke langit sambil berkata: "Ya Tuhannya Nabi Muhammad , Nabi Adam dan ibu Hawwa, jika Engkau telah mengampunkan aku maka beritahulah kepada Nabi Muhammad dan sahabat-sahabatnya. Jika tidak maka kirimkan padaku api dari langit dan bakarlah aku di dunia ini dan selamatkan aku dari siksa akihirat."

Maka turunlah Malaikat Jibril kepada badinda Nabi dan setelah memberi salam Jibril berkata: "Ya Muhammad , Tuhanmu memberi salam kepadamu." Nabi menjawab: "Dialah Assalam, dan daripadanya salam kepadamu dan kepadaNya segala keselamatan."(Baca Juga: Hikmah Ramadhan: Perempuan Pezina yang Bertobat Akhirnya Disalatkan Nabi)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Rekomendasi
Bagaimana Pengaruh Bulan...
Bagaimana Pengaruh Bulan Terhadap Suasana Hati? Simak Ulasannya!
Ratusan Laba-laba Berjatuhan...
Ratusan Laba-laba Berjatuhan dari Langit, Ini Penyebabnya
Daftar Fenemona Alam...
Daftar Fenemona Alam Unik yang Terjadi di Indonesia
Artikel Terkini
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved