Adab Seorang Muslim Ketika Sedang dalam Perjalanan
Rabu, 01 September 2021 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Maka akan diampuni oleh Allah dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan.
Baca juga: Taliban Umumkan Pembentukan Pemerintah Baru pada 3 Agustus
Bahkan ketika Nabi Yunus ‘Alaihis Salam diuji oleh Allah ‘Azza wa Jalla berada di dalam perut ikan paus, beliau selalu bertasbih mensucikan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Beliau berdoa:
…لَّا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
“Tiada sesembahan yang haq kecuali Engkau Ya Allah. Maha Suci Engkau Ya Allah. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang telah berbuat kedzaliman.” (QS. Al-Anbiya : 87)
Baca juga: Mulai Hari Ini Pelanggar Ganjil Genap Siap-siap Kena Tilang
Hadis Jabir Radhiyallahu ‘Anhu ini menjelaskan kepada kita tentang sunnah atau tuntunan dan adab ajaran Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
"Adab ini adalah untuk menanamkan dalam diri kita akan keagungan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena seseorang berada di atas, dia melihat yang dibawahnya. Alangkah agungnya ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tetapi yang lebih agung adalah Dzat Allah ‘Azza wa Jalla. Kalau saja alam semesta ini demikian besarnya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Dzat yang Maha Besar. Tidak ada yang lebih besar dari Allah ‘Azza wa Jalla,"tuturnya.
Baca juga: Foto Pertama Ronaldo Pakai Jersey Setan Merah, Nomor Tetap Misteri
Wallahu A'lam
Baca juga: Taliban Umumkan Pembentukan Pemerintah Baru pada 3 Agustus
Bahkan ketika Nabi Yunus ‘Alaihis Salam diuji oleh Allah ‘Azza wa Jalla berada di dalam perut ikan paus, beliau selalu bertasbih mensucikan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Beliau berdoa:
…لَّا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
“Tiada sesembahan yang haq kecuali Engkau Ya Allah. Maha Suci Engkau Ya Allah. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang telah berbuat kedzaliman.” (QS. Al-Anbiya : 87)
Baca juga: Mulai Hari Ini Pelanggar Ganjil Genap Siap-siap Kena Tilang
Hadis Jabir Radhiyallahu ‘Anhu ini menjelaskan kepada kita tentang sunnah atau tuntunan dan adab ajaran Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
"Adab ini adalah untuk menanamkan dalam diri kita akan keagungan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena seseorang berada di atas, dia melihat yang dibawahnya. Alangkah agungnya ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tetapi yang lebih agung adalah Dzat Allah ‘Azza wa Jalla. Kalau saja alam semesta ini demikian besarnya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Dzat yang Maha Besar. Tidak ada yang lebih besar dari Allah ‘Azza wa Jalla,"tuturnya.
Baca juga: Foto Pertama Ronaldo Pakai Jersey Setan Merah, Nomor Tetap Misteri
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :