Mewaspadai 'Ain, Penyakit yang Bisa Mendahului Takdir
Jum'at, 17 September 2021 - 09:11 WIB
loading...
Para ulama terus mendakwahkan penyakit ain mengingat sangat berbahayanya penyakit ini. Foto ilustrasi/istimewa
A
A
A
Para ulama terus mendakwahkan penyakit 'ain mengingat sangat berbahayanya penyakit ini. Penyakit non medis ini sangat bahaya buat badan maupun jiwa.
Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين
“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa” (HR. Muslim).
Begitu bahaya penyakit 'ain ini sampai Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam mengatakan bisa mendahului takdir. Bahaya ini disebabkan oleh pandangan mata orang yang dengki ataupun takjub/kagum, sehingga dimanfaatkan oleh setan dan bisa menimbulkan bahaya bagi orang yang terkena.Jadi, Setan bisa masuk melalui 'ain.
Baca juga : Doa Agar Terhindar dari Penyakit 'Ain
Allah Ta'ala berfirman :
لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَٰرِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا۟ ٱلذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُۥ لَمَجْنُونٌ
Wa iy yakādullażīna kafarụ layuzliqụnaka bi`abṣārihim lammā sami'uż-żikra wa yaqụlụna innahụ lamajnụn
"Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Quran dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila". (QS. al-Qalam : 51).
Menurut Syaikh Dr. Sulaiman Ar Ruhaili hafizhahullah dalam salah satu ceramah beliau di youtube seperti dinukil Ustadz Yulian Purnama, tentang penyakit ‘ain beliau mengatakan bahwa meski 'ain bahaya, tapi tidak boleh seseorang mengaitkan segala keburukan dengan ‘ain. Maksudnya, tidak boleh sedikit-sedikit menyangka terkena ‘ain.
Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين
“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa” (HR. Muslim).
Begitu bahaya penyakit 'ain ini sampai Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam mengatakan bisa mendahului takdir. Bahaya ini disebabkan oleh pandangan mata orang yang dengki ataupun takjub/kagum, sehingga dimanfaatkan oleh setan dan bisa menimbulkan bahaya bagi orang yang terkena.Jadi, Setan bisa masuk melalui 'ain.
Baca juga : Doa Agar Terhindar dari Penyakit 'Ain
Allah Ta'ala berfirman :
لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَٰرِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا۟ ٱلذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُۥ لَمَجْنُونٌ
Wa iy yakādullażīna kafarụ layuzliqụnaka bi`abṣārihim lammā sami'uż-żikra wa yaqụlụna innahụ lamajnụn
"Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Quran dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila". (QS. al-Qalam : 51).
Menurut Syaikh Dr. Sulaiman Ar Ruhaili hafizhahullah dalam salah satu ceramah beliau di youtube seperti dinukil Ustadz Yulian Purnama, tentang penyakit ‘ain beliau mengatakan bahwa meski 'ain bahaya, tapi tidak boleh seseorang mengaitkan segala keburukan dengan ‘ain. Maksudnya, tidak boleh sedikit-sedikit menyangka terkena ‘ain.
Lihat Juga :