Anggap Galak dan Pelit, Dua Perempuan Ini Tolak Lamaran Umar bin Khattab

Selasa, 02 Juni 2020 - 11:33 WIB
loading...
A A A
Prediksi Haekal itu terkait dengan peristiwa yang terjadi sebelum Umar wafat. Umar sempat melamar Umm Kulsum putri Abu Bakar sewaktu masih gadis kecil, sementara ia sudah memegang pimpinan umat. Ia memintanya kepada Aisyah saudaranya, Aisyah Ummul mukminin menanyakan adiknya itu, tetapi Umm Kulsum menolak dengan mengatakan bahwa Umar hidupnya kasar dan sangat keras terhadap perempuan.

Bukan itu saja. Umar juga sempat melamar Umm Aban binti Utbah bin Rabi'ah, yang juga menolak dengan mengatakan bahwa dia kikir, keluar masuk rumah dengan muka merengut.

Menurut Haekal, apa yang dikatakan Umm Kulsum binti Abu Bakar tentang wataknya yang keras dan kasar, dan apa yang dikatakan Umm Aban bahwa ia selalu bermuka masam dan hidupnya yang serba keras, merupakan sebagian dari wataknya yang sejak masa mudanya, dan kemudian tetap begitu dalam perjalanan hidup selanjutnya.

Sesudah menjadi khalifah, maka dalam doa pertamanya ia berkata: "Allahumma ya Allah, aku sungguh tegar, maka lunakkanlah hatiku. Ya Allah, aku ini lemah, berilah aku kekuatan. Ya Allah aku sungguh kikir jadikanlah aku orang pemurah."

Baca juga: Sayyidah Maimunah, Wanita Terakhir yang Dinikahi Rasulullah

Sabar Terhadap Istri
Hanya saja, dalam banyak kisah Umar bin Khattab justru digambarkan sebagai lelaki yang lembut. Bahkan jika istrinya marah, ia lebih banyak diam.

Alkisah, diriwayatkan, suatu hari seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa menuju kediaman Khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah, tak tahan dengan segala protes, keluh-kesah dan sumpah serapah keluar dari mulut istrinya. Begitu sampai di depan rumah Sang Khalifah, laki-laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar juga istri Umar yang mirip istrinya, marah-marah, protes ini itu.

Bahkan, bisa jadi cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah kata pun terdengar keluhan dari mulut Sang khalifah. Umar diam saja, ia bahkan dengan hikmat dan kesabaran mendengarkan istrinya yang sedang berkata-kata dengan gundah itu. Akhir cerita, lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.

Namun kisah tak sampai berhenti disitu. Saat ia tak sengaja bertemu dengan Sang Khalifah di serambi Masjid, ia langsung menanyakan kejadian yang dinilai ganjil itu. Kenapa Umar begitu sabar dengan Sang istri? Apa Jawaban Umar? Inilah kata yang bersahaja itu, “Wahai saudaraku, cinta adalah ketika kebahagiaan seseorang lebih penting dari kebahagiaanmu…”

Umar diam sejenak, lelaki itu juga tertegun. Lalu Umar melanjutkan, “Istriku adalah yang memasak masakan untukku, mencuci pakaian-pakaianku, menunaikan hajat-hajatku, menyusui anak-anakku. Jika beberapa kali ia berbuat tidak baik kepadaku, aku selalu mengingat, keburukan itu tak ada harganya dibanding jasa dan pengorbanannya untukku. Dengan seperti itu tak ada tempat yang tersisa untuk kesal dalam hatiku..”

Lepas dari itu, sejak mudanya Umar memang sudah mewarisi sikap keras dan kasar itu dari ayahnya, kemudian didukung pula oleh tubuhnya yang tetap kekar dan kuat. Mengenai apa yang disebutnya kebakhilan, menurut Haekal, karena ia memang tak pernah kaya, dan ayahnya juga tak pernah menjadi orang kaya.

Baca juga: Pernikahan Tak Lazim Dua Kali Sayyidah Zainab bin Jahsy

Memburu Pengetahuan
Sepanjang hidupnya Umar dalam keadaan sederhana, padahal, seperti kebanyakan penduduk Makkah ia juga berdagang. Barangkali wataknya yang keras itu yang membuatnya tak pernah beruntung dalam perdagangan, seperti rekan-rekannya yang lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Rekomendasi
Dekat dengan Indonesia,...
Dekat dengan Indonesia, Ini yang Akan Picu Lempeng Raksasa Samudra Hindia Pecah
Teliti Bangkai yang...
Teliti Bangkai yang Dipercaya Peri, Ilmuwan Pastikan Bukan Makhluk dari Bumi
Inilah Pergerakan Lempeng...
Inilah Pergerakan Lempeng Tektonik Bumi Selama 1,8 Miliar Tahun
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved