Kisah Umar Bin Khattab

Anggap Galak dan Pelit, Dua Perempuan Ini Tolak Lamaran Umar bin Khattab

loading...
Anggap Galak dan Pelit, Dua Perempuan Ini Tolak Lamaran Umar bin Khattab
Umar memang tak pernah kaya, dan ayahnya juga tak pernah menjadi orang kaya. Foto/Ilustrasi/Ist
Pada saat remaja, Umar bin Khattab adalah idaman kaum perempuan . Sebagai lelaki perkasa, juara gulat dan pacuan kuda , berdekatkan dengan Umar, syukur-syukur dinikahinya menjadi impian mereka. Hanya saja, pada saat Islam datang dan Umar menjadi tokoh besar dalam mendakwahkan ajaran itu, perempuan justru kurang berminat dengan dirinya. Umar dianggap terlalu galak, jarang senyum, dan pelit. (Baca juga: Preman Pasar Ukaz yang Jago Gulat dan Pacuan Kuda Itu Bernama Umar)

Pria pada zaman itu sudah biasa memiliki istri banyak dengan harapan mendapat banyak anak . Begitu juga Umar bin Khattab. Begitu masa mudanya mencapai kematangan, ia terdorong ingin menikah . Dalam hidupnya, Umar tercatat mengawini sembilan perempuan yang kemudian memberikan keturunan dua belas anak, delapan laki-laki dan empat perempuan.

Baca juga: Sayyidah Juwairiyah, Tawanan Perang yang Bikin Sayyidah Aisyah Cemburu Berat

Dari perkawinannya dengan Zainab putri Maz'un lahir Abdur-Rahman dan Hafsah; dengan Umm Kulsum putri Ali bin Abi Talib lahir Zaid yang lebih tua (senior) dan Ruqayyah; dengan Ummu Kulsum binti Jarul bin Malik lahir Zaid yang lebih muda (junior) dan Ubaidillah.

Islam telah memisahkan Umar dengan Ummu Kulsum putri Jarul. Ia kawin lagi dengan Jamilah binti Sabit bin Abi al-Aflah maka lahir Asim. Nama Jamilah yang tadinya Asiyah, oleh Nabi diganti: Sebenarnya engkau Jamilah, kata Nabi.

Baca juga: Rahasia di Balik Pernikahan Rasulullah dengan Siti Aisyah

Perkawinannya dengan Umm Hakam putri al-Haris bin Hisyam bin al-Mugirah melahirkan Fatimah. Dari perkawinannya dengan Atikah binti Zaid bin Amr lahir Iyad. Luhayyah, hamba sahaya ibu Abdur-Rahman anaknya yang menengah.

Dari Fukaihah yang juga hamba sahaya yang telah melahirkan Zaid, anaknya yang bungsu.

Kalangan sejarawan masih berbeda pendapat mengenai nama ibu Abdur-Rahman junior, ibunya seorang juga seorang hamba sahaya. Kalangan sejarawan masih berbeda pendapat mengenai nama ibunya itu.

Baca juga: Sayyidah Hafshah, Istri Rasulullah yang Sempat Dapat Talak Satu
halaman ke-1
cover top ayah
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهٗ‌ ‌ۚ قَالَ رَبِّ هَبۡ لِىۡ مِنۡ لَّدُنۡكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً‌ ‌ ۚ اِنَّكَ سَمِيۡعُ الدُّعَآءِ
Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, "Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa."

(QS. Ali 'Imran:38)
cover bottom ayah
preload video