Benarkah Orang Mati Bermanfaat Bagi Orang yang Masih Hidup?
Rabu, 03 November 2021 - 17:18 WIB
loading...
Inilah pemakaman Baqi di Madinah, tempat peristirahatan keluarga Rasulullah dan para Sahabat yang banyak diziarahi kaum muslimin dari seluruh dunia. Foto/Ist
A
A
A
Banyak yang bertanya, benarkah orang yang meninggal bisa bermanfaat bagi orang yang masih hidup di dunia? Mari kita simak penjelasan berikut.
Telah dijelaskan dalam banyak riwayat bahwa mereka, orang-orang yang telah meninggal dunia mendoakan dan memintakan syafa'at bagi orang-orang yang masih hidup. Berikut keterangan yang dikutip dari Share Faedah.
Baca Juga: Syuhada yang Terbunuh di Jalan Allah Itu Masih Hidup, Ini Dalilnya
Al-Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad, pengarang Ratib Al-Haddad (1634-1720) berkata: Sesungguhnya orang-orang yang sudah mati banyak bermanfaat bagi orang-orang yang masih hidup. Orang yang masih hidup banyak tersibukkan dengan urusan mencari rezeki, sedangkan orang yang sudah wafat tidak lagi memikirkan hal itu.
Mereka tidak lagi memiliki keinginan kecuali apa yang telah mereka lakukan ketika hidup di dunia dari berbagai amal-amal kebaikan, mereka tidak lagi memiki ketergantungan dengan apapun kecuali pada amal-amal itu.
Dalil yang menunjukkan hal ini banyak sekali. Di antaranya adalah hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dari sahabat Anas radliyallahu'anhu beliau berkata, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
ان أعمالكم تعرض على أقاربكم وعشائركم من الأموات فان كان خيرا استبشروا به وان كان غير ذلك قالوا اللهم لا تمتهم حتى تهديهم كما هديتنا
"Sesungguhnya amal-amal perbuatan kalian akan diperlihatkan kepada saudara-saudara dan sahabat-sahabat kalian yang sudah meninggal. Apabila mereka melihat kebaikan maka mereka akan merasa senang dan apabila melihat sesuatu yang selain itu, maka mereka akan berdoa; “Ya Allah, jangan Engkau matikan mereka sehingga mereka mendapatkan petunjuk sebagaimana Engkau telah memberi petunjuk kepada kami". (HR Ahmad)
Imam al-Bazzar telah meriwayatkan hadis dengan sanad yang sahih dari sahabat Ibnu Mas'ud dari Nabi shalallahu’alaihi wasallam:
حياتي خيرلكم تحدثون ويحدث لكم, ووفاتي خير لكم تعرض علي أعمالكم فما رأيت من خير حمدت الله, وما رأيت من شر استغفرت لكم.
Telah dijelaskan dalam banyak riwayat bahwa mereka, orang-orang yang telah meninggal dunia mendoakan dan memintakan syafa'at bagi orang-orang yang masih hidup. Berikut keterangan yang dikutip dari Share Faedah.
Baca Juga: Syuhada yang Terbunuh di Jalan Allah Itu Masih Hidup, Ini Dalilnya
Al-Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad, pengarang Ratib Al-Haddad (1634-1720) berkata: Sesungguhnya orang-orang yang sudah mati banyak bermanfaat bagi orang-orang yang masih hidup. Orang yang masih hidup banyak tersibukkan dengan urusan mencari rezeki, sedangkan orang yang sudah wafat tidak lagi memikirkan hal itu.
Mereka tidak lagi memiliki keinginan kecuali apa yang telah mereka lakukan ketika hidup di dunia dari berbagai amal-amal kebaikan, mereka tidak lagi memiki ketergantungan dengan apapun kecuali pada amal-amal itu.
Dalil yang menunjukkan hal ini banyak sekali. Di antaranya adalah hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dari sahabat Anas radliyallahu'anhu beliau berkata, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
ان أعمالكم تعرض على أقاربكم وعشائركم من الأموات فان كان خيرا استبشروا به وان كان غير ذلك قالوا اللهم لا تمتهم حتى تهديهم كما هديتنا
"Sesungguhnya amal-amal perbuatan kalian akan diperlihatkan kepada saudara-saudara dan sahabat-sahabat kalian yang sudah meninggal. Apabila mereka melihat kebaikan maka mereka akan merasa senang dan apabila melihat sesuatu yang selain itu, maka mereka akan berdoa; “Ya Allah, jangan Engkau matikan mereka sehingga mereka mendapatkan petunjuk sebagaimana Engkau telah memberi petunjuk kepada kami". (HR Ahmad)
Imam al-Bazzar telah meriwayatkan hadis dengan sanad yang sahih dari sahabat Ibnu Mas'ud dari Nabi shalallahu’alaihi wasallam:
حياتي خيرلكم تحدثون ويحدث لكم, ووفاتي خير لكم تعرض علي أعمالكم فما رأيت من خير حمدت الله, وما رأيت من شر استغفرت لكم.
Lihat Juga :