Benarkah Orang Mati Bermanfaat Bagi Orang yang Masih Hidup?

Rabu, 03 November 2021 - 17:18 WIB
loading...
A A A
"Kehidupanku adalah kebaikan bagi kalian ketika aku hidup kalian melakukan banyak hal yang lalu dijelaskan hukumnya bagi kalian melalui aku. Matiku juga kebaikan bagi kalian, diberitahukan kepadaku amal perbuatan kalian. Jika aku melihat amal kalian baik maka aku memuji Allah karenanya dan jika aku melihat ada amal kalian yang buruk maka aku memohonkan ampun untuk kalian kepada Allah."

Para ulama menyatakan: "Kemanfaatan mana yang lebih besar dibandingkan dengan permintaan maaf beliau shalallahu’alaihi wasallam ketika diperlihatkan kepada beliau perbuatan buruk yang dilakukan oleh umat beliau?"

Sebagian ulama menyatakan, Dalil yang lebih bisa menunjukkan bahwasanya orang yang telah meninggal bermanfaat bagi orang yang masih hidup adalah peristiwa yang terjadi pada baginda Nabi shalallahu 'alaihi wasallam ketika beliau di isra'kan menerima kewajiban sholat. Untuk beliau dan umatnya sebanyak lima puluh kali sholat dalam sehari semalam.

Namun Nabiyullah Musa 'alaihissalam memberi isyarat kepada Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam untuk kembali menghadap Tuhannya supaya meminta keringanan sebagaimana telah diriwayatkan dalam hadits sahih.

Nabi Musa saat itu, adalah orang yang sudah wafat, tetapi seluruh umat Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam telah tercurahi oleh barokah beliau yaitu dengan lantaran beliau kita semua mendapatkan keringanan dalam sholat, dan itu adalah merupakan kemanfaatan yang sangat agung.

Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan dalam Kitabnya Taqrib al-Ushul li Tashil al-Wushul menyampaikan: "Para ulama al-Arifin telah banyak yang menjelaskan, bahwasanya para wali setelah kematian mereka, ruh-ruh mereka selalu bersambung dengan murid-muridnya, dengan sebab itulah, murid-muridnya tersebut banyak yang berhasil mendapatkan cahaya-cahya dari Allah juga anugrah-anugrah dari Allah, disebabkan oleh keberkahan dari para wali tersebut".

Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad radhiyallahu 'anhu berkata:

"Sesungguhnya orang-orang pilihan (wali-wali Allah) jika mereka telah wafat, maka tidak hilang dari mereka kecuali hanya jasad dan bentuknya saja. Adapun hakekatnya, mereka hidup dalam kubur mereka. Dan ketika seorang wali itu hidup dalam kubur mereka, sesungguhnya tidak lepas dari diri mereka sedikit pun ilmu, akal, dan kekuatan ruhani mereka. Bahkan bertambahlah pada arwah-arwah mereka tersebut bashirah (penglihatan hati), ilmu, kehidupan ruhaniyyah, dan tawajjuh mereka kepada Allah setelah kematian mereka. Dan jika arwah-arwah mereka bertawajjuh kepada Allah Ta’ala dalam suatu hal (hajat), maka Allah Ta’ala pasti memenuhinya dan mengabulkannya sebagai kehormatan bagi mereka."

Penduduk Barzakh, dari para wali, mereka sebenarnya sedang berada di hadapan Allah. Barangsiapa di antara orang yang masih hidup, menghadapkan dirinya kepada para wali, bertawassul kepada mereka, maka para wali itu akan menghadapkan diri mereka kepada Allah Ta'ala dalam rangka berhasilnya tujuan orang yang bertawassul kepada mereka. Jadi makna tashorruf yang dilakukan oleh para wali tersebut adalah, tawajjuh mereka kepada Allah Ta’ala dengan ruh-tuh mereka.

Syekh Abi al-Mawahib asy-Syadzili menyampaikan, aku mendengar guruku syaikh Abu Utsman al-Maghribi berkata; Jika seseorang menziarahi makam wali, maka wali yang diziarahinya itu mengetahuinya. Jika orang itu menyampaikan salam, maka wali tersebut akan menjawab salamnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Golongan Ini Mendapatkan...
5 Golongan Ini Mendapatkan Derajat Mati Syahid, Siapa Saja Mereka?
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Ajal dan Kematian, Kaum Muslim Wajib Tahu
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran Tentang Kematian, Simak di Sini!
6 Faedah dan Keutamaan...
6 Faedah dan Keutamaan Mengingat Kematian, Kaum Muslim Wajib Tahu!
10 Sebab Kematian Husnul...
10 Sebab Kematian Husnul Khatimah, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Mitos Gagak si Burung...
Mitos Gagak si Burung Kematian, Bagaimana Menurut Islam?
Rekomendasi
Lautan Pertama di Bumi...
Lautan Pertama di Bumi yang Tidak Berwarna Biru Ditemukan
Ilmuwan Temukan Kebocoran...
Ilmuwan Temukan Kebocoran Aneh di Dasar Laut Pemicu Gempa Besar
Pemahaman Sains dan...
Pemahaman Sains dan Keyakinan Secara Utuh
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
4 Hewan yang Kawin Sekali...
4 Hewan yang Kawin Sekali Seumur Hidup dan Mati Setelahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved