Kisah Bijak Para Sufi: Kisah Api

Jum'at, 05 Juni 2020 - 05:59 WIB
loading...
Kisah Bijak Para Sufi:...
Seorang barbar adalah seorang yang daya pahamnya begitu rendah. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
PADA suatu masa, ada seorang yang merenungkan cara kerja alam, dan karena ketekunan dan percobaan terus-menerus, ia berhasil menemukan cara membuat api.

Orang itu bernama Nur. Ia memutuskan untuk berkelana dari satu negeri ke negeri lain, menunjukkan kepada khalayak tentang hasil penemuannya.

Nur membuka rahasia temuannya kepada berbagai kelompok orang. Beberapa di antaranya mengambil manfaat dari pengetahuan itu. Yang lain mengusirnya, menganggapnya orang yang berbahaya, sebelum mereka sempat memikirkan betapa penemuan api itu berharga bagi mereka. Akhirnya, sekelompok orang yang menyaksikan pertunjukan Nur membuat api menjadi begitu ketakutan sehingga mereka menangkapnya dan kemudian membunuhnya, meyakini bahwa Nur itu adalah setan.

Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Tiga Kebenaran

Abad demi abad berlalu, Suku pertama yang telah belajar tentang api mempercayakan rahasia itu kepada para pendeta, yang tetap berada dalam kemakmuran dan kekuasaan sementara rakyat kedinginan.

Suku kedua lupa bagaimana membuat api dan malah memuja alat-alat pembuat api. Suku ketiga menyembah patung Nur karena dialah yang mengajari mereka. Suku keempat menyimpan cerita itu dalam legenda-legenda mereka: sebagian masih percaya, sebagian tidak. Suku kelima benar-benar mengunakan api: untuk menghangatkan badan, untuk memasak makanan, untuk membuat alat-alat pertukangan yang berguna bagi mereka.

Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Cara Mendapat Pengetahuan

Setelah berpuluh-puluh tahun lamanya, seorang bijak dari sekelompok kecil muridnya mengadakan perjalanan melalui negeri-negeri suku-suku tersebut. Para murid itu terheran-heran menyaksikan berbagai upacara yang dilakukan suku-suku itu; dan mereka berkata pada gurunya. "Tetapi, semua ritual itu sebenarnya berkaitan dengan pembuatan api, tiada yang lain. Kita harus menyadarkan orang-orang ini!"

Guru itu menjawab, "Baiklah kalau begitu. Kita akan memulai kembali perjalanan kita. Di akhir perjalanan ini nanti, mereka yang selamat akan mengetahui masalah yang sesungguhnya dan bagaimana mendekati mereka."

Baca juga
: Kisah Bijak Para Sufi: Tuan Rumah dan Tamu

Ketika mereka sampai di negeri suku pertama, rombongan itu disambut dengan ramah. Para pendeta mengundang tamunya menghadiri upacara keagamaan, pembuatan api. Saat upacara selesai, dan suku itu sedang bersuka hati atas apa yang mereka saksikan, guru itu bertanya, "Apakah ada yang ingin angkat bicara?"

Murid pertama berkata, "Demi kebenaran, saya merasa harus menyampaikan sesuatu kepada khalayak ini."

"Kalau engkau siap menanggung sendiri akibatnya, bicaralah!" kata Sang Guru pula.

Baca juga
: Ketika Nasruddin Hoja Tidak Konsisten Lagi

Murid itu pun maju ke hadapan pemimpin suku dan segenap pendetanya, lalu berkata, "Saya pun bisa melakukan keajaiban yang kalian anggap perwujudan kuasa para dewa itu. Jika kutunjukkan sekarang juga di depan kalian semua, maukah kalian mengakui kekeliruan yang kalian lakukan bertahun-tahun lamanya?"

Tetapi, para pendeta itu berseru, "Tangkap dia!" dan murid itu pun dibawa pergi, itulah terakhir kali ia dilihat orang,

Para musafir itu melanjutkan perjalanan ke negeri suku yang memuja alat-alat pembuatan api. Lagi, seorang murid mengajukan diri untuk meluruskan jalan pikir suku itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Di Bawah Air Membeku,...
Di Bawah Air Membeku, Perilaku Aligator Menarik Perhatian Ilmuwan
Benua Ekstrem Tersembunyi...
Benua Ekstrem Tersembunyi Ditemukan di Bawah Es Antartika
Tercatat dalam Sejarah...
Tercatat dalam Sejarah Ivan The Terrible, Tampang Manusia Tersadis dari Rusia Terkuak
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved