Kisah Bijak Para Sufi: Putri yang Tidak Patuh

Minggu, 07 Juni 2020 - 06:18 WIB
loading...
Kisah Bijak Para Sufi:...
Apa alasanmu, jika pun ada, sehingga engkau menganggap bahwa pemberlakuan aturan hukum tidaklah memadai untuk melestarikan kebahagian dan keadilan? Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Konon, ada seorang raja yang berpikir bahwa semua pengetahuan dan keyakinannya adalah benar tanpa salah. Dalam banyak hal ia menunjukkan dirinya adil, tetapi ia juga seorang yang terbatas pikirannya.

Suatu hari berkatalah raja kepada ketiga putrinya: "Segala milikku adalah milik kalian juga, atau akan jadi milik kalian. Dari aku, kalian memperoleh kemakmuran. Akulah yang menentukan masa depan kalian, dan pada gilirannya nasib kalian." (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Khasiat Darah Manusia )

Dua dari tiga putri itu patuh dan setuju saja akan ucapan raja mereka.

Tetapi, putri ketiga berkata: "Betapa pun situasi menuntutku untuk selalu taat pada hukum, ananda tidak bisa menerima bahwa nasib ananda harus senantiasa ditentukan oleh kehendak Yang Mulia Raja".

"Begitukah? Mari kita lihat saja," kata sang raja.

Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Kisah Pasir

Raja mengurungnya dalam sebuah sel sempit, dan putri itu merana di sana selama bertahun-tahun. Sementara itu, sang raja dan kedua putrinya yang patuh menghambur-hamburkan bagian kekayaan yang dulunya diperuntukkan bagi putri ketiga itu.

Raja berkata kepada dirinya sendiri :"Anak ini dipenjara bukan atas kehendaknya, melainkan kehendakku. Itu buktinya bahwa nasibnya diatur oleh kemauanku, bukan kemauannya."

Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Tiga Kebenaran

Penduduk negeri itu, begitu mendengar keadaan putri raja yang dipenjara, berkata satu kepada yang lain:

"Tuan Putri pasti telah melakukan atau mengucapkan sesuatu yang salah sehingga Sang Raja, yang adalah hukum di negeri ini, tega menindak darah dagingnya sendiri sedemikian kejamnya."

Sebab bangsa itu belum sampai pada pemahaman bahwa mereka perlu membantah kepongahan raja yang merasa dirinya benar dalam segala sesuatu.

Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Cara Mendapat Pengetahuan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Fenomena Alam Pemicu...
Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari Terdeteksi
Ilmuwan Temukan Patrick...
Ilmuwan Temukan Patrick Bintang Laut Pantat Besar di Argentina
Fosil 565 Juta Tahun...
Fosil 565 Juta Tahun Ini Ungkap Sejarah Evolusi Bumi
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved