Khidir Hanya Julukan, Ini 7 Nama Nabi yang Jadi Perdebatan Itu
Kamis, 02 Desember 2021 - 18:38 WIB
loading...
A
A
A
Nasab Nabi Khidir
Bukan hanya namanya saja yang diperselisihkan, tapi asal keturunannya pun (nasabnya) juga banyak diperselisihkan. Dan berikut adalah beberapa riwayat tentang nasab beliau.
Pertama, Ibnu Abbas ra. berkata: “Beliau adalah anak lelaki dari Nabi Adam as., yaitu dari tulang sulbinya.
Kedua, Abu Hamid as-Sajistani berkata: “Khidir itu anak lelaki dari Qabil putra Adam as"
Ketiga, Mujahid ra berkata: “Ia adalah anaknya “Abir, bin Syalikh, bin Arfakhsyad, bin Sam, bin Nuh as. Bapaknya adalah seorang raja.”
Keempat, Ibnu Munabbih berkata: “Beliau adalah Balyaa bin Malkan, bin Faligh, bin Syalikh, bin Arfakhsyad, bin Sam, bin Nuh as .”
Kelima, Ibnu Jarir ath-Thobari berkata: “Dikatakan dia adalah anak sebagian orang yang beriman kepada Nabi Ibrahim as dan hijrah bersamanya dari tanah Babil.”
Keenam, dikatakan, beliau adalah Khadrun bin “Umayil dari keturunan 'Ish bin Ishaq bin Ibrahim as .
Ketujuh, dikatakan, beliau berasal dari suku/kabilah Nabi Harun as, saudaranya Nabi Musa as .
Kedelapan, bahkan ada yang mengatakan kalau beliau adalah anak Fir'aun (raja Mesir), yang telah membesarkan Nabi Musa as. Namun pendapat ini dibantah oleh al-Hafidz Ibnu Katsi r.
Terlepas dari semua perselisihan itu yang jelas, Mahmud Asy-Syafrowi mengatakan Khidir adalah manusia yang dilahirkan seperti layaknya manusia pada umumnya. Beliau berasal dari keturunan orang yang baik dan terpandang. Beliau adalah orang yang saleh dan taat beribadah.
Baca juga: Kisah Sufi yang Diganggu Setan dan Dialog dengan Nabi Khidir
Bukan hanya namanya saja yang diperselisihkan, tapi asal keturunannya pun (nasabnya) juga banyak diperselisihkan. Dan berikut adalah beberapa riwayat tentang nasab beliau.
Pertama, Ibnu Abbas ra. berkata: “Beliau adalah anak lelaki dari Nabi Adam as., yaitu dari tulang sulbinya.
Kedua, Abu Hamid as-Sajistani berkata: “Khidir itu anak lelaki dari Qabil putra Adam as"
Ketiga, Mujahid ra berkata: “Ia adalah anaknya “Abir, bin Syalikh, bin Arfakhsyad, bin Sam, bin Nuh as. Bapaknya adalah seorang raja.”
Keempat, Ibnu Munabbih berkata: “Beliau adalah Balyaa bin Malkan, bin Faligh, bin Syalikh, bin Arfakhsyad, bin Sam, bin Nuh as .”
Kelima, Ibnu Jarir ath-Thobari berkata: “Dikatakan dia adalah anak sebagian orang yang beriman kepada Nabi Ibrahim as dan hijrah bersamanya dari tanah Babil.”
Keenam, dikatakan, beliau adalah Khadrun bin “Umayil dari keturunan 'Ish bin Ishaq bin Ibrahim as .
Ketujuh, dikatakan, beliau berasal dari suku/kabilah Nabi Harun as, saudaranya Nabi Musa as .
Kedelapan, bahkan ada yang mengatakan kalau beliau adalah anak Fir'aun (raja Mesir), yang telah membesarkan Nabi Musa as. Namun pendapat ini dibantah oleh al-Hafidz Ibnu Katsi r.
Terlepas dari semua perselisihan itu yang jelas, Mahmud Asy-Syafrowi mengatakan Khidir adalah manusia yang dilahirkan seperti layaknya manusia pada umumnya. Beliau berasal dari keturunan orang yang baik dan terpandang. Beliau adalah orang yang saleh dan taat beribadah.
Baca juga: Kisah Sufi yang Diganggu Setan dan Dialog dengan Nabi Khidir
(mhy)
Lihat Juga :