Hikmah Membaca Surat Al-Sajdah dan Al-Insan saat Sholat Subuh di Hari Jumat

loading...
Hikmah Membaca Surat Al-Sajdah dan Al-Insan saat Sholat Subuh di Hari Jumat
Sholat di Masjidil Haram: Rasulullah selalu membaca surat al-Sajdah da al-Insan saat sholah subuh. (Foto/Ilustrasi : Pinterest)
Ada banyak amalan sunah yang dapat dilakukan di hari Jumat : mulai malam Jumat sampai malam Sabtu. Di antara amalan yang disunahkan pada hari Jumat ialah mandi, sikat gigi, memakai wangi-wangian, memperbanyak sholat sunah, membaca surat Al-Kahfi , dan lain-lain. Selain deretan amalan yang disebutkan di atas, kita disunahkan pula membaca surat Al-Sajdah dan surat Al-Insan saat sholat subuh di hari Jumat.

Baca juga: Inilah Keutamaan Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW membaca kedua surat tersebut di hari Jumat. Abu Hurairah berkata:

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَقْرَأُ فِى الصُّبْحِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ (الم تَنْزِيلُ) فِى الرَّكْعَةِ الأُولَى وَفِى الثَّانِيَةِ هَلْ أَتَى عَلَى الإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا


Artinya, “Rasulullah SAW membaca ‘alif lamim tanzil..’ (surat As-Sajdah) pada raka’at pertama shalat Subuh di hari Jum’at. Sementara pada raka’at kedua, beliau membaca ‘hal atâ ‘alal insâni…” (surat Al-Insan),” (HR Muslim)

Demikian juga hadits ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، ” أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ، يَوْمَ الْجُمُعَةِ: الم تَنْزِيلُ السَّجْدَةِ، وَهَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ، وَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الْجُمُعَةِ سُورَةَ الْجُمُعَةِ، وَالْمُنَافِقِينَ “.


Dari Ibnu Abbâs Radhiyallahu anhu , “Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat Fajar (Shubuh) di hari Jum’at biasa membaca: Alîf Lâm Mîm Tanzîl as-Sajdah dan Hal ata ‘alal insâni hînum minad dahri. Dan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca Dalam shalat Jum’at surat al-Jum’at dan al-Munâfiqûn”. [HR. Muslim, no. 879]

Ibnu Hajar al-‘Asqalani mengomentari hadits ini mengatakan, “Dalam hadits ini terdapat dalil disukainya (yang berisi anjuran) membaca dua surat ini dalam sholat (subuh) ini pada hari hari Jumat. Karena bentuk kalimat menunjukkan dan mengisyaratkan bahwa Nabi SAW melakukannya secara rutin atau Beliau SAW sering melakukannya.

Bahkan terdapat riwayat dari hadits Ibnu Masud ra yang menyatakan secara terang benderang tentang Nabi SAW yang rutin melakukannya.
halaman ke-1
cover top ayah
فَقَضٰٮهُنَّ سَبۡعَ سَمٰوَاتٍ فِىۡ يَوۡمَيۡنِ وَاَوۡحٰى فِىۡ كُلِّ سَمَآءٍ اَمۡرَهَا‌ ؕ وَزَ يَّـنَّـا السَّمَآءَ الدُّنۡيَا بِمَصَابِيۡحَ ‌ۖ وَحِفۡظًا ‌ؕ ذٰ لِكَ تَقۡدِيۡرُ الۡعَزِيۡزِ الۡعَلِيۡمِ
Lalu diciptakan-Nya tujuh langit dalam dua masa dan pada setiap langit Dia mewahyukan urusan masing-masing. Kemudian langit yang dekat (dengan bumi), Kami hiasi dengan bintang-bintang, dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara. Demikianlah ketentuan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.

(QS. Fussilat:12)
cover bottom ayah
preload video