Akhir Tragis Raja Kisra II, Seluruh Keluarganya Dibunuh

loading...
Akhir Tragis Raja Kisra II, Seluruh Keluarganya Dibunuh
Para anak keturunan Anushirwan yang dibunuh oleh Shiruyah diperkirakan mencapai 15 hingga 18 orang, baik dewasa maupun anak-anak. (Foto/Ilustrasi : Pinterest.com)
Penguasa Persia dari Dinasti Sasaniyah, Kisra II atau Abarwiz , berakhir tragis. Ia dibunuh putranya sendiri dalam aksi kudeta. Kisra II adalah raja yang angkuh. Ia merobek-robek surat ajakan masuk Islam Rasulullah SAW .

Baca juga: 14 Puncak Istana Roboh, Mimpi Buruk Raja Kisra saat Nabi Muhammad Lahir

Agha Ibrahim Akram dalam bukunya berjudul "The Muslim Conquest of Persia" menyebut pada saat aksi kudeta itu bukan hanya Raja Kisra II yang dibunuh. Shiruyah, putranya, juga membunuh seluruh anggota keluarganya yang laki-laki, terkecuali putranya sendiri, Ardashir.

Para anak keturunan Anushirwan yang dibunuh oleh Shiruyah diperkirakan mencapai 15 hingga 18 orang, baik dewasa maupun anak-anak.

Al-Tabari dalam bukunya berjudul "Tarikh al-Rusul wa al-Muluk" meriwayatkan pada hari setelah Shiruyah membunuh saudara-saudaranya, dua saudara perempuannya yang tidak dibunuh,, Buran dan Azarmidukht, datang ke hadapannya dan mencaci serta menghina dia dengan kasar.

“Keserakahan akan takhta kerajaan yang masih belum kokoh telah mendorongmu untuk membunuh ayahmu dan semua saudara laki-lakimu, dan engkau telah melakukan tindakan yang tidak terhormat,” ujarnya.

Baca juga: 3 Kali Malaikat Peringatkan Raja Kisra Agar Berpasrah Diri Kepada Allah SWT

Merobek Surat Nabi

Sebelumnya, Rasulullah SAW mengutus Abdullah bin Hudzafah untuk menyerahkan surat kepada Kisra II. Kala itu, Kisra memanggil seluruh pembesar supaya hadir ke majlis Kisra. Kemudian sang kaisar mengizinkan Abdullah bin Hudzafah masuk menghadap baginda di majlis yang serba gemilang itu.

Tatkala Kisra melihat Abdullah menghadap, dia memberi isyarat kepada pengawal supaya menerima surat yang dibawa Abdullah. Tetapi Abdullah menolak memberikannya kepada pengawal.
halaman ke-1
cover top ayah
اَلۡمُنٰفِقُوۡنَ وَالۡمُنٰفِقٰتُ بَعۡضُهُمۡ مِّنۡۢ بَعۡضٍ‌ۘ يَاۡمُرُوۡنَ بِالۡمُنۡكَرِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ الۡمَعۡرُوۡفِ وَيَقۡبِضُوۡنَ اَيۡدِيَهُمۡ‌ؕ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمۡ‌ؕ اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ هُمُ الۡفٰسِقُوۡنَ
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah (sama), mereka menyuruh (berbuat) yang mungkar dan mencegah (perbuatan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya (kikir). Mereka telah melupakan kepada Allah, maka Allah melupakan mereka (pula). Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.

(QS. At-Taubah:67)
cover bottom ayah
preload video