Kisah Zulaikha: Ketika Kaum Wanita Terfitnah Lelaki

loading...
Kisah Zulaikha: Ketika Kaum Wanita Terfitnah Lelaki
Ketampanan Nabi Yusuf Alaihissalam menjadi bukti bahwa kaum wanita ternyata bisa terfitnah oleh laki-laki. Foto ilustrasi/ist
Sering digambarkan bahwa fitnah terbesar di dunia selalu datang dari kaum wanita, namun demikian bukan berarti wanita pun tidak bisa terfitnah oleh kaum lelaki. Salah satu contohnya bahwa kaum wanita bisa terfitnah lelaki ini, adalah dari kisah Nabi Yusuf Alaihissallam .

Ketampanan Nabi Yusuf Alaihissalam menjadi bukti bahwa kaum wanita ternyata bisa terfitnah oleh laki-laki. Semua berawal dari tinggalnya Nabi Yusuf di rumah seorang pejabat mesir berpengaruh saat itu yakni, Qithfir. Istrinya Qithfir yakni Zulaikha sangat terpedaya dengan pesona dan ketampanan Nabi Yusuf, yang kala itu adalah pelayannya.

Baca juga: Wanita pun Diperintahkan Menjaga Pandangan Mata

Zulaikha sering memuji-muji Yusuf mulai dari rambutnya yang indah hingga wajahnya yang tampan. Istri Qithfir ini sangat mabuk cinta pada Yusuf. Dan kisah ini adalah sebuah bukti bahwa fitnah lelaki itu sangat besar. Bahkan, kisah tergoda Zulaikha pada Nabi Yusuf telah diabadikan dalam Al-Qur'an hingga berbondong-bondong wanita negeri itu sangat penasaran tentang sosok ketampanan Yusuf yang mampu membuat istri pembesar Mesir tergila-gila padanya.

Allah Ta'ala berfirman:
فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ أَرْسَلَتْ إِلَيْهِنَّ وَأَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَـًٔا وَءَاتَتْ كُلَّ وَٰحِدَةٍ مِّنْهُنَّ سِكِّينًا وَقَالَتِ ٱخْرُجْ عَلَيْهِنَّ ۖ فَلَمَّا رَأَيْنَهُۥٓ أَكْبَرْنَهُۥ وَقَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَقُلْنَ حَٰشَ لِلَّهِ مَا هَٰذَا بَشَرًا إِنْ هَٰذَآ إِلَّا مَلَكٌ كَرِيمٌ

"Maka ketika perempuan itu mendengar cercaan mereka, diundangnyalah perempuan-perempuan itu dan disediakannya tempat duduk bagi mereka, dan kepada masing-masing mereka diberikan sebuah pisau (untuk memotong jamuan). Kemudian dia berkata (kepada Yusuf), Keluarlah (tampakkanlah dirimu) kepada mereka. Ketika perempuan-perempuan itu melihatnya, mereka terpesona pada (keelokan rupa) nya dan mereka (tanpa sadar) melukai tangannya sendiri, seraya berkata, Maha Sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Ini benar-benar malaikat yang mulia. ( QS. Yusuf : 31 )

Wanita pun Harus Menjaga Pandangan

Begitulah kisah Zulaikha dan Nabi Yusuf ini, berawal dari pandangan. Dari mata turun ke hati, demikianlah istilah klasik yang menggambarkan bahayanya fitnah pandangan mata yang mampu menumbuhkan simpati dan cinta. Banyak mata tergoda hingga hati selalu merindukan, yang semua itu berawal dari melihat sosok yang mempesona.

Di era sekarang dengan canggihnya alat teknologi seperti ponsel atau smartphone, membuat banyak perempuan juga terperangkap pandangannya pada seorang lelaki yang mungkin hanya diliriknya lewat layar mungil sebuah ponsel pintar tersebut. Untuk sekadar menikmati ketampanan seorang pria, seorang perempuan cukup duduk manis di rumah sambil tekan tekan tombol gawai canggihnya.

Padahal di sanalah pintu-pintu masuk zina dan kemaksiatan dari fitnah kaum lelaki yang bisa menggoda perempuan. Karena itu kaum perempuan pun diperintahkan menundukkan pandangannya.

Allah Ta'ala berfirman,
halaman ke-1
cover top ayah
مَا كَانَ لِلنَّبِىِّ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡاۤ اَنۡ يَّسۡتَغۡفِرُوۡا لِلۡمُشۡرِكِيۡنَ وَ لَوۡ كَانُوۡۤا اُولِىۡ قُرۡبٰى مِنۡۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمۡ اَنَّهُمۡ اَصۡحٰبُ الۡجَحِيۡمِ
Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya), setelah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu penghuni neraka Jahanam.

(QS. At-Taubah:113)
cover bottom ayah
preload video