Manfaat Baca Al-Qur'an dan Amalan Menjelang Zuhur

loading...
Manfaat Baca Al-Quran dan Amalan Menjelang Zuhur
Satu-satunya jawaban terbaik untuk menemukan solusi masalah hidup hanya ada dalam Al-Quran. Foto/MNC Shop
Setiap muslim wajib tahu keutamaan waktu menjelang Zuhur. Ada amalan berfaedah besar yang bisa dikerjakan menjelang waktu Sholat Zuhur, yaitu tidur sebentar dan sholat sunah empat rakaat.

Mengutip dari laman NU Online, Dosen Fakultas Agama Islam UNU Surakarta, Ustadz Jaenuri menjelaskan ada satu bab menarik untuk dikaji bersama adalah Kitab Adab al-Isti'dad Lisairi ash-Shalawat. Bab ini dimulai pembahasan persiapan menjelang Sholat Zuhur.

1. Tidur Sebentar (Qailulah)
Fataqaddim al-qailulata (maka dahulukan qailulah) merupakan amalan pertama yang ditulis Ustadz Jaenuri. Menurut Syekh Nawawi, qailulah adalah tidur di tengah hari. Salah satu keutamaannya adalah dapat menolong agar bisa bangun malam.

Qailulah merupakan tidur sebentar menjelang datangnya waktu Sholat Zuhur. Dalam kitabnya, Syekh Nawawi menambahkan bahwa hendaknya bangun dari qailulah sebelum matahari tergelincir (sebelum datang waktu zuhur). Kemudian mengambil air wudhu hingga terdengar suara Azan dan menjawab setiap seruannya.

2. Sholat Sunnah 4 Rakaat
Amalan kedua adalah sholat sunnah empat rakaat sebelum melaksanakan Sholat Zuhur.

(كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُطَوِّلُهُنَّ) اي هذه الركعات (وَيَقُوْلُ هَذَا) اي وقت الزوال (وَقْتٌ تُفْتَحُ فِيْهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعُ لِيْ فِيْهِ) (عَمَلٌ صَالِحٌ) كما رواه أبو أيوب ألأنصاري

Artinya: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallama memanjangkan sholatnya (empat rakaat), dan bersabda, 'Waktu tergelincirnya matahari adalah waktu dibukanya pintu-pintu langit, maka aku lebih suka amal baikku diangkat pada waktu tersebut'. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Ayub al-Anshari." (Syekh Nawawi al-Jawi dalam Syarah Maraqil Ubudiyah, Semarang: Toha Putra, halaman 36–37).

Melanjutkan sabdanya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan keutamaan sholat empat rakaat, berdasarkan riwayat dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu:

(أَنَّ مَنْ صَلَاهُنَّ) اي اربع ركعات بعد زوال الشمس (فَأَحْسَنَ رَكُوْعَهُنَّ وَسُجُوْدَهُنَّ) اي وقراءتهن (صَلَّى مَعَهُ سَبْعُوْنَ أَلْفِ مَلَكٍ يَسْتَغْفِرُوْنَ لَهُ إِلَى اللَّيْلِ)

Artinya: "Sungguh barang siapa sholat empat rakaat (setelah matahari tergelincir) dengan menyempurnakan rukuk, sujud, dan bacaannya, maka sholat bersamanya 70 ribu malaikat, dan mereka memohonkan ampunan baginya sampai waktu malam."
halaman ke-1
cover top ayah
وَقُلِ اعۡمَلُوۡا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمۡ وَرَسُوۡلُهٗ وَالۡمُؤۡمِنُوۡنَ‌ؕ وَسَتُرَدُّوۡنَ اِلٰى عٰلِمِ الۡغَيۡبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمۡ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ‌ۚ
Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

(QS. At-Taubah:105)
cover bottom ayah
preload video