Suami-Istri Ibarat Pakaian, Ini Penjelasannya Menurut Al-Qur'an dan Hadis Nabi

Jum'at, 21 Januari 2022 - 15:30 WIB
loading...
Suami-Istri Ibarat Pakaian,...
Allah Subhanahu wa Taala mengibaratkan suami dan istri sama- sama sebagai pakaian bagi keduanya. Saling menutupi kekurangan masing-masing. Foto ilustrasi/ist
A A A
Dalam Islam, hubungan antara suami dan istri yang baik adalah bagaikan pakaian. Artinya bahwa suami dan istri adalah perhiasan dan sekaligus sebagai penutup aib di antara keduanya. Karena sudah terjalin hubungan yang sangat dekat, maka Allah Subhanahu wa Ta'ala mengibaratkan suami dan istri sama- sama sebagai pakaian bagi keduanya. Saling menutupi kekurangan masing-masing.

Allah Azza Wa Jalla berfirman :
…هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ…

"…Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami), dan kalian adalah pakaian bagi mereka…(QS Al-Baqarah : 187)

Baca juga: Soal Kesetaraan: Suami dan Istri adalah Pakaian, Begini Maknanya

Menurut ustad Abu Utsman Kharisman, dai yang juga penerjemah dan penulis buku ini, berdasarkan ayat tersebut menunjukkan bahwa hubungan suami istri adalah :

1. Sangat dekat

Pakaian adalah melekat pada tubuh, bersentuhan langsung dengan kulit. Demikian dekatnya. Suami istri pun seharusnya demikian. Ada kedekatan fisik dan kedekatan batin.

Suami yang baik menjadi partner hidup yang menyenangkan bagi istrinya. Istri pun demikian. Sahabat yang dekat, sehingga masing-masing pihak mudah menyampaikan gagasan dan keinginannya.

al-Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah menyatakan:
فَلَا أُلْفَةَ بَيْنَ رُوْحَيْنِ أَعْظَمُ مِمَّا بَيْنَ الزَّوْجَيْنِ

Tidak ada persatuan (kedekatan) antar dua ruh yang lebih besar dibandingkan antar suami istri (Tafsir al-Quranil Adzhim karya Ibnu Katsir, saat menafsirkan surat al-A’raaf ayat 189)

2. Saling membutuhkan

Sebagaimana manusia membutuhkan pakaian. Suami butuh kepada istrinya. Istri pun demikian.

Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:
لِأَنَّ الزَّوْجَ لَا يَسْتَغْنِي عَنْ زَوْجِهِ فَهُوَ لَهَا بِمَنْزِلَةِ اللِّبَاسِ


Karena suami membutuhkan istrinya, sebagaimana pakaian (yang dibutuhkan)(Tafsir al-Baqoroh libni Utsaimin)

Allah Ta’ala tidak akan memandang dengan pandangan rahmat kepada seorang wanita yang tidak bersyukur terhadap suaminya, padahal ia membutuhkannya.
لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى امْرَأَةٍ لَا تَشْكَرُ لِزَوْجِهَا، وَهِيَ لَا تَسْتَغْنِي عَنْهُ

"Allah tidak melihat kepada seorang wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya, dalam keadaan ia masih membutuhkannya" (H.R an-Nasaai, al-Hakim dari Abdullah bin Amr, dishahihkan adz-Dzahabiy dan al-Albani)

3. Memberikan kenyamanan dan ketentraman
وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا…

"Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan-Nya), Allah cipakan untuk kalian jenis kalian pasangan, agar kalian merasa tentram kepadanya…"(QS ar-Ruum : 21)

Sahabat Nabi Ibnu Abbas menafsirkan makna surat al-Baqoroh ayat 187 di atas (yang menjadi pembahasan utama kita kali ini) dengan penafsiran:
هُنَّ سَكَن لَكُمْ، وَأَنْتُمْ سَكَنٌ لَهُنَّ

"Mereka (para istri) memberikan ketenangan kepada kalian, dan kalian pun memberikan ketenangan kepada mereka." (dari kitab Tafsir atThobari)

4. Saling menutupi aib/ kekurangan

يَا بَنِي آَدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآَتِكُمْ

"Wahai anak Adam, sungguh telah Kami turunkan kepada kalian pakaian yang menutupi aurat kalian…(QS al-A’raaf : 26)

Fungsi pakaian adalah menutup aurat. Demikian pula suami dan istri, masing-masing semestinya menutupi aib pasangannya.

Tidak mengumbar kekurangan dan aib mereka pada pihak lain. Kecuali pada pihak berwenang yang diperlukan sesuai kebutuhan, misalkan konsultasi penyakit pada dokter, atau konsultasi keadaan agama pasangan pada orang yang berilmu agama. Hanya sesuai kadar yang diperlukan, untuk kemaslahatan.

Baca juga: Tabiat Istri Pengaruhi Cara Suami Mencari Nafkah, Berikut Kisahnya

5. Memperlakukan dengan baik

Setiap orang yang berakal pasti memperlakukan pakaiannya dengan baik. Membersihkannya, merawatnya, dan mengenakan dengan baik. Menghindarkannya dari kotoran atau hal-hal yang bisa membuatnya sobek atau terkoyak. Demikian pula suami dan istri semestinya memperlakukan masing-masing pasangannya dengan baik, sebagaimana ia suka diperlakukan demikan.

Firman Allah Ta'ala:
وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ

"Dan mereka (para istri) berhak mendapatkan perlakuan baik sebagaimana mereka wajib memperlakukan (suami) dengan baik." (QS al-Baqarah : 228)

6. Saling menjaga dan melindungi

Allah Ta’ala menyebutkan di antara fungsi pakaian adalah untuk melindungi dari udara panas (maupun dingin). Ada pula pakaian untuk melindungi dari saat pertempuran.
وَجَعَلَ لَكُمْ سَرَابِيلَ تَقِيكُمُ الْحَرَّ وَسَرَابِيلَ تَقِيكُمْ بَأْسَكُمْ

"Dan Dia (Allah) menjadikan untuk kalian pakaian yang melindungi kalian dari panas dan pakaian yang melindungi kalian saat perang." (QS an-Nahl : 81)

Demikian pula suami istri sebagai pakaian masing-masing, saling melindungi dan menjaga. Jika seorang suami terbunuh karena menjaga istrinya atau keluarganya, ia mati syahid.

Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda:
…وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

."..dan barangsiapa yang terbunuh karena (membela) keluarganya, dia syahid." (H.R Ahmad, Abu Dawud, atTirmidzi, dari Said bin Zaid)

Beberapa sifat istri calon penghuni surga di antaranya adalah menyenangkan suami ketika memandangnya, taat ketika diperintah, dan menjaga diri dan harta saat suami tidak berada di dekatnya.
خَيْرُ النِّسَاءِ مَنْ تَسُرُّكَ إِذَا أُبْصِرَتْ وَ تُطِيْعُكَ إِذَا أُمِرَتْ وَ تَحْفَظُ غَيْبَتَكَ فِي نَفْسِهَا وَ مَالِكَ

"Sebaik-baik wanita (istri) adalah yang menyenangkanmu ketika dipandang, mentaatimu ketika diperintah, dan menjaga diri dan hartamu ketika engkau tidak ada." (HR at-Thobarony)

7. Saling mengarahkan pada ketakwaan

Allah Ta’ala menyebut bahwa pakaian terbaik adalah ketakwaan. Karena itu, perjuangan terbaik dalam interaksi suami istri adalah sama-sama membawa diri dan pasangannya untuk bertakwa kepada Allah: menjalankan ketaatan kepada Allah dan menjauhi larangan-laranganNya.

Allah Ta’ala berfirman:
وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ

"…Dan pakaian ketakwaan itu adalah yang terbaik."(QS al-A’raaf : 26)

Baca juga: Ketika Seorang Istri Cemburu, Bagaimana Sikap Suami Menurut Islam?

Wallahu 'alam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengenal Khulu, Hak...
Mengenal Khulu, Hak Istri Meminta Cerai kepada Suaminya
Peran Istri dan Pekerjaan...
Peran Istri dan Pekerjaan Domestik Rumah Tangga dalam Pandangan Islam
7 Hal Ringan agar Rumah...
7 Hal Ringan agar Rumah Tangga Harmonis Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
5 Perilaku Istri yang...
5 Perilaku Istri yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Deras
3 Nasihat Utama Rasulullah...
3 Nasihat Utama Rasulullah SAW untuk Para Suami, Kaum Pria Wajib Tahu!
Doa Sebelum dan Sesudah...
Doa Sebelum dan Sesudah Berjimak, Suami-Istri Wajib Tahu!
Rekomendasi
Fenomena Langka, Muncul...
Fenomena Langka, Muncul Quasar Merah yang Lebih Besar dari Matahari
Bahasa Kuno yang Tidak...
Bahasa Kuno yang Tidak Diketahui Ditemukan di Turki
Bak Kisah Nabi Yunus,...
Bak Kisah Nabi Yunus, Penyelam Selamat Setelah Ditelan Ikan Paus
Artikel Terkini
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Infografis
Libur Tahun Baru Islam...
Libur Tahun Baru Islam dan Maulid Nabi Digeser ini Reaksi KH Cholil Nafis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved