Kisah Nabi Ibrahim, Saat Bayi Jari-Jarinya Mengeluarkan Susu, Madu, dan Keju

Kamis, 27 Januari 2022 - 12:15 WIB
loading...
Kisah Nabi Ibrahim,...
Ilustrasi Nabi Ibrahim lahir di gua (Kathy Haley/Pinterest)
A A A
Nabi Ibrahim AS sudah mendapat mukjizat dari Allah SWT sejak bayi. Kekasih Allah ini lahir di dalam gua. Saat bayi tidak ada yang menyusuinya. Dia bertahan hidup, bahkan tumbuh secara menakjubkan. Pada ibu jarinya memancarkan susu, sedangkanjari-jari yang lainnya mengeluarkan madu dan keju.

Baca juga: Doa Nabi Ibrahim dan Begini Gambaran Mekkah Pra-Islam

Sejarawan Mesir, Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas (1448-1522) dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abdul Halim berjudul “Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman” memaparkan Ibrahim lahir di gua karena Raja Namrudz kala itu tengah memburu bayi yang baru lahir untuk dibunuh.

Begitu usai melahirkan ibu Ibrahim menutup pintu gua. Dia pulang ke rumahnya dan setelah seminggu mendatangi bayinya. Ibu itu menemukan anaknya, Ibrahim, sedang meminum susu dari ibu jarinya, madu dan dan keju dari jari-jarinya yang lain.

Selanjutnya, ibu itu meninggalkannya dan kembali lagi setelah genap satu tahun. Di sisi lain, Ibrahim tumbuh secara menakjubkan.

Ath-Thabari dalam "Ta’rikh al-Rusul wa’l-Muluk" menggambarkan pertumbuhan Ibrahim dalam sehari seperti sebulan, dan sebulan seperti setahun. Sehingga total lama waktu Nabi Ibrahim di dalam gua hanya selama 15 bulan.

Pada usia itulah – untuk pertama kalinya – Ibrahim meminta kepada ibunya agar membawanya keluar gua untuk melihat dunia. Ketika dia keluar dari gua ditaksir kira-kira umurnya sama dengan anak 15 tahun.

Silsilah Nabi Ibrahim
Menurut riwayat dari Ibnu Katsir dalam "Qashash al-Anbiya", ayah kandung Ibrahim bernama Tarikh. Adapun silsilah lengkapnya: Ibrahim bin Tarikh bin Nahur bin Sarouhg bin Raghu bin Phaligh bin Aher bin Saleh bin Arfghshand bin Sam bin Nuh.

Pada usianya yang ke-70 tahun, Tarikh dikaruniai tiga orang putra yang bernama Ibrahim, Nahor (Nohour), dan Haran. Haran memiliki anak bernama Luth ( Nabi Luth as ), yang kelak akan menjadi pendukung Ibrahim dalam dakwahnya. Haran meninggal semasa ayahnya masih hidup di tanah kelahiran mereka di tanah Kaldea (al-Kaldanien), yang juga dikenal sebagai Babilonia.

Menurut riwayat dari Ibnu Katsir, beberapa tradisi mengisahkan bahwa ayah kandung Ibrahim wafat sebelum Ibrahim lahir ke dunia. Setelah itu Ibrahim diasuh oleh pamannya yang kemudian dia panggil dengan sebutan “ayah”. Orang inilah yang kemudian dikenal dengan nama Azar.

Dia bukan hanya penyembah berhala biasa, tapi sosok yang secara total menolak Allah, dan dengan tangannya sendiri membuat berhala-berhala (untuk menjadi sesembahan lain selain Allah SWT). Dalam lingkungan keluarga seperti inilah Ibrahim tumbuh dan dibesarkan.

Baca juga: Kisah Diskusi Malaikat dengan Nabi Ibrahim Perihal Penghancuran Kaum Luth

Wahab bin Munabih, salah seorang pemuka Tabi'in dan ahli dalam bidang sejarah, juga meriwayatkan bahwa Ibrahim al-Khalil Alaihis Salam (AS) adalah anak dari Tarikh bin Nakhur.

Al-Hafizh as-Suhaili mengatakan ibunya bernama Layutsa, seorang wanita yang beriman, tapi dia menyembunyikan keimanannya.

Ibrahim dilahirkan di negeri Hauran. Menurut pendapat lain, dia dilahirkan di sebuah kampung bernama Barzah yang terletak di daerah Damaskus, di sebuah gua yang cukup terkenal. Konon, apabila seseorang berdoa di dalam gua itu, pasti doanya akan dikabulkan.

As-Sadi (1889–1956 M) mengatakan, para dukun (ahli nujum) memberitahukan kepada Namrudz bahwa pada tahun tersebut akan lahir seorang anak yang akan menyebabkan Namrudz binasa dalam tangannya.

Tatkala Namrudz menengar kabar tersebut, dia memerintahkan agar setiap anak lelaki yang lahir pada tahun itu harus disembelih. Dia memerintahkan semua lelaki menjauhi istrinya dan dia menugaskan seorang penjaga bagi setiap rumah.

Seorang dukunnya berkata kepada Namrudz, “Sesungguhnya anak yang telah kami ceritakan kepada Paduka telah dikandung oleh ibunya pada malam ini.”

Pada saat itu, apabila ibu Ibrahim lewat ke hadapan orang-orang, ia menyembunyikan kehamilannya. Ketika masa melahirkan telah dekat, ibu Ibrahim pergi karena takut anak yang ada dalam kandungannya akan disembelih.

Dia masuk ke dalam gua. Di sanalah dia melahirkan Ibrahim. Ibu itu melihat wajah sang anak keningnya memancarkan cahaya. Di malam kelahirannya, berhala-berhala berjatuhan, mahkota-mahkota terlepas dari kepala-kepalanya, dan balkon gedung Namrudz ambruk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Di Balik Perintah dan...
Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya
Perbedaan Nabi dan Rasul,...
Perbedaan Nabi dan Rasul, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dalam Perjalanan Isra...
Dalam Perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW Menjadi Imam Salat Para Nabi
Inilah Para Nabi dan...
Inilah Para Nabi dan Rasul yang Bertemu Rasulullah dalam Perjalanan Mikraj
Kelahiran dan Misi Nabi...
Kelahiran dan Misi Nabi Isa AS sebagai Rasul Allah SWT, Simak di Sini!
Rekomendasi
4 Fenomena Gaib yang...
4 Fenomena Gaib yang Belum Bisa Dijelaskan secara Sains, Nomor Terakhir Sangat Populer
Menilik Sejarah Payung...
Menilik Sejarah Payung dari Masa ke Masa
Tanda-tanda Kiamat Paling...
Tanda-tanda Kiamat Paling Nyata Muncul di Samudera Arktik
Artikel Terkini
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved