Tsauban: Jangan Kabari Rasulullah

Jum'at, 12 Juni 2020 - 16:22 WIB
loading...
A A A
"Iya benar, Nak! Barusan tadi Rasulullah telah berkunjung!" jawab ibunya.

"Rasulullaah!" lirih Tsauban berbinar.

"Tapi, mengapa aku tidak kalian bangunkan?!" tanya Tsauban lagi.

Ibunya menatap wajah ayahnya. Sang ayah berkata: "Ya, tadi ibumu ingin membangunkanmu, Nak! Tapi, kata Rasulullah biarlah Tsauban beristirahat dahulu!" terang ayahnya.

Tsauban terdiam. Ayahnya mendekati putranya sembari menyeka keringat putranya. Keringat dingin membanjiri dahi anak muda tersebut. Namun, hawa panas makin semakin tinggi. Wajah anak muda itu makin pucat.

Dengan lirih, Tsauban berkata, "Ayah! Mungkin usiaku tidak akan panjang lagi. Sudah saatnya aku pulang menghadap Allah 'Azz wa jalla!"

Kata-kata Tsauban mulai tercekat saat ia ingin menyebut nama kekasihnya Rasullah. Air mata hangat perlahan mengalir di ekor matanya.

"Wahai ayah! Jika malam ini aku berpulang ke rahmatullah, tolong jangan kabari Nabi malam ini. Aku kasihan bila beliau harus kembali datang kedua kali ke sini!"

Sang ayah mengangguk-angguk berkaca-kaca. Tak berapa lama. Takdir Sang Maha Pencipta pun berlaku atas anak muda itu. Di malam itu, pencinta Rasulullah itu pun mengembuskan nafas terakhirnya. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Tsauban pun wafat di malam itu juga.

Keesokan harinya, tersiarlah kabar bahwa sahabat muda itu telah wafat. Rasulullah yang mendengar kabar itu segera mendatangi rumah Tsauban.

Rasulullah menemui kedua orang tuanya. Beliau mempertanyakan mengapa tidak segera mengabari Rasulullah di malam itu juga. Orang tua Tsauban mengatakan, "Duhai Rasulullah maafkan kami! Tsauban begitu sangat mencintai dan merindukan Anda. Setiap saat bibirnya senantiasa bersalawat padamu".

Tadi malam sebelum ajal menjemput dia berwasiat agar tidak mengabarkan kematiannya, sebab dia tidak ingin menyusahkanmu. Saking cintanya pada Anda dia khawatir jika Anda kembali mendatangi rumah kami di tengah malam. Anda akan dicelakai oleh musuh yang senantiasa ingin mencelakai Anda, duhai Rasulullah. Begitulah wasiat putra kami duhai Rasulullah !"

Demi mendengar hal itu, Rasulullah pun mengangkat kedua tangannya mendoakan bagi sahabat mudanya itu yang rasa cinta dan kerinduannya sungguh sangat luar biasa pada Rasulullah.

Hingga, rasa penjagaannya atas keselamatan Rasulullah mengalahkan dahsyatnya kerinduan untuk berjumpa dengan kekasih hatinya itu.

Begitulah cinta Tsauban dengan Rasulullah . Bagaimana cinta kita terhadap Rasulullah? Adakah sedahsyat itu? (Baca Juga: Pesan Nabi, Teladanilah Dua Orang Ini Sepeninggalku )

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala aali sayyidina Muhammad
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Bongkahan Es Terbesar...
Bongkahan Es Terbesar di Dunia, Sebesar Pulau Majorca Hanyut
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
5 Tanda Kiamat dari...
5 Tanda Kiamat dari Bawah Tanah, Nomor 1 dan 3 Sudah Terjadi di Indonesia
Artikel Terkini
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Sah Tapi Beresiko, Ini...
Sah Tapi Beresiko, Ini Dampak Nikah Siri bagi Istri dan Anak
4 Jenis Nikah Siri Beserta...
4 Jenis Nikah Siri Beserta Hukumnya dalam Islam, Mana yang Sah dan Mana yang Tidak?
Bolehkah Pernikahan...
Bolehkah Pernikahan Siri Digugat Cerai? Ini Penjelasan Hukum Islam dan Aturan di Indonesia
Infografis
Sunnah Rasulullah yang...
Sunnah Rasulullah yang Sering Dilupakan Para Suami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved