Siksa dan Nikmat Kubur: Beberapa Fase Perjalanan Setelah Kematian Manusia
Minggu, 20 Februari 2022 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Keduanya bertanya lagi: "Apa agamamu?"
Dia masih menjawab: "Hah..hah saya tidak tahu."
"Siapa laki-laki ini yang telah diutus di antara kalian?"
"Hah..hah saya tidak tahu," jawabnya.
Maka terdengar suara dari langit, sungguh dusta apa yang ia ucapkan, berilah dia kasur dari neraka, bukakan untuknya pintu neraka. Lalu merembaslah hawa, bau dan panasnya neraka ke dalam kuburnya.
Kuburnya menjadi sempit sehingga tulang belulangnya menjadi remuk. Dalam keadaan seperti itu, datanglah seorang laki-laki yang berwajah buruk, pakaiannya jelek, dan baunya busuk, sembari mengatakan: 'Kabar untukmu yang telah berbuat buruk, inilah hari yang dulu pernah dijanjikan padamu."
"Siapa kamu, wajahmu mendatangkan keburukan?" tanyanya.
"Sayalah amalan burukmu," jawab orang tersebut.
Maka iapun berdo'a: 'Ya Allah, tangguhkanlah kiamat itu."
Baca juga: Ngeri, Pelaku Ghibah Diazab di Alam Kubur
Manusia di dalam kegelapan kubur berada di antara dua hal: mendapat nikmat atau azab. Hal itu sampai tegak hari kiamat kelak, dan apabila kiamat telah datang maka Allah Ta'ala mengembalikan ruh mereka ke dalam tubuhnya ketika berada di dunia, setelah itu Allah lalu menghidupkan mereka. Sebagaimana yang tersirat dalam firman Allah Subhanahu wa ta'ala:
"Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah ilah yang benar dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu". ( QS al-Hajj : 6).
Dalam hadits disebutkan, dari Abdullah bin Amr radhiyallahu 'anhu, beliau berkata: "Saya pernah mendengar Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ يَقُوْلُ: (( ثُمَّ يُنْزِلُ اللَّهُ مَطَرًا كَأَنَّهُ الطَّلُّ أَوِ الظِّلُّ فَتَنْبُتُ مِنْهُ أَجْسَادُ النَّاسِ )) [ رواه مسلم ] .
"Kemudian Allah menurunkan hujan seperti gerimis atau deras maka hujan tersebut menumbuhkan jasad manusia".
Baca juga: Pesan Gus Baha Agar Tidak Ditanya Malaikat di Alam Kubur
Dia masih menjawab: "Hah..hah saya tidak tahu."
"Siapa laki-laki ini yang telah diutus di antara kalian?"
"Hah..hah saya tidak tahu," jawabnya.
Maka terdengar suara dari langit, sungguh dusta apa yang ia ucapkan, berilah dia kasur dari neraka, bukakan untuknya pintu neraka. Lalu merembaslah hawa, bau dan panasnya neraka ke dalam kuburnya.
Kuburnya menjadi sempit sehingga tulang belulangnya menjadi remuk. Dalam keadaan seperti itu, datanglah seorang laki-laki yang berwajah buruk, pakaiannya jelek, dan baunya busuk, sembari mengatakan: 'Kabar untukmu yang telah berbuat buruk, inilah hari yang dulu pernah dijanjikan padamu."
"Siapa kamu, wajahmu mendatangkan keburukan?" tanyanya.
"Sayalah amalan burukmu," jawab orang tersebut.
Maka iapun berdo'a: 'Ya Allah, tangguhkanlah kiamat itu."
Baca juga: Ngeri, Pelaku Ghibah Diazab di Alam Kubur
Manusia di dalam kegelapan kubur berada di antara dua hal: mendapat nikmat atau azab. Hal itu sampai tegak hari kiamat kelak, dan apabila kiamat telah datang maka Allah Ta'ala mengembalikan ruh mereka ke dalam tubuhnya ketika berada di dunia, setelah itu Allah lalu menghidupkan mereka. Sebagaimana yang tersirat dalam firman Allah Subhanahu wa ta'ala:
قال الله تعالى : ﴿ ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلۡحَقُّ وَأَنَّهُۥ يُحۡيِ ٱلۡمَوۡتَىٰ وَأَنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ
"Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah ilah yang benar dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu". ( QS al-Hajj : 6).
Dalam hadits disebutkan, dari Abdullah bin Amr radhiyallahu 'anhu, beliau berkata: "Saya pernah mendengar Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ يَقُوْلُ: (( ثُمَّ يُنْزِلُ اللَّهُ مَطَرًا كَأَنَّهُ الطَّلُّ أَوِ الظِّلُّ فَتَنْبُتُ مِنْهُ أَجْسَادُ النَّاسِ )) [ رواه مسلم ] .
"Kemudian Allah menurunkan hujan seperti gerimis atau deras maka hujan tersebut menumbuhkan jasad manusia".
Baca juga: Pesan Gus Baha Agar Tidak Ditanya Malaikat di Alam Kubur
(mhy)
Lihat Juga :