Ubaidillah bin Ziyad, Minta Dibai'at sebagai Khalifah, Mati dengan Kepala Dipenggal
Senin, 21 Februari 2022 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
Umar bin Sa'ad bin Abu Waqqash juga mati dibunuh. Ia adalah komandan pasukan yang membunuh al-Husein. Anaknya, Hafsh, juga ikut dibunuh.
Sedangkan Sinan bin Anas, laki-laki yang dituduh sebagai pembunuh al-Husain lari dan menjadi buronan, namun rumahnya dirobohkan.
Adapun Hakim bin Thufail ath-Tha-i, orang yang memanah al-Husein, ia juga dibunuh pasukan al-Mukhtar. Demikian pula dengan nasib Umar bin Shabah ash-Shad.
Menurut catatan Ibnu Khaldun dalam Tarikhnya, al-Mukhtar terus memburu para pembunuh al-Husein. Setelah mendapat informasi tentang keberadaan Ubaidillah bin Asad al-Juhani, Malik bin Nasir al- Kindi, dan Haml bin Malik al-Muharibi, yaitu di wilayah Qadisiyah, ia langsung meringkus dan membunuh mereka.
Dia juga menangkap Ziyad bin Malik Adh Dhuba'i, Imran bin Khalid al- Atsari, Abdurrahman bin Abu Hasykah al-Bajali, dan Abdullah bin Qais al-Khaulani. Orang-orang inilah yang dahulu merampas bahan pewarna pakaian yang dibawa al-Husein.
Al-Mukhtar lalu membunuh mereka semua. Abdullah (atau Abdurrahman) bin Thalhah dan Abdullah bin Wuhaib al-Hamdani, yaitu sepupu al-A'masy, juga ditangkap dan dibunuh.
Utsman bin Khalid al-Juhani dan Abu Asma' Bisyr bin Samith al-Qabisi juga bernasib sama. Keduanya terlibat dalam pembunuhan Abdurrahman bin Aqil dan merampas barang-barang miliknya. Setelah ditangkap, keduanya dibunuh dan dibakar.
Para pembunuh al-Husein terus diburu dan dibunuh dengan cara yang berbeda-beda. Jika si pelaku tidak ditemukan, rumahnya pasti dirobohkan.
Baca juga: Catatan Emas Jihad di Zona Laut Daulah Umayyah
Sedangkan Sinan bin Anas, laki-laki yang dituduh sebagai pembunuh al-Husain lari dan menjadi buronan, namun rumahnya dirobohkan.
Adapun Hakim bin Thufail ath-Tha-i, orang yang memanah al-Husein, ia juga dibunuh pasukan al-Mukhtar. Demikian pula dengan nasib Umar bin Shabah ash-Shad.
Menurut catatan Ibnu Khaldun dalam Tarikhnya, al-Mukhtar terus memburu para pembunuh al-Husein. Setelah mendapat informasi tentang keberadaan Ubaidillah bin Asad al-Juhani, Malik bin Nasir al- Kindi, dan Haml bin Malik al-Muharibi, yaitu di wilayah Qadisiyah, ia langsung meringkus dan membunuh mereka.
Dia juga menangkap Ziyad bin Malik Adh Dhuba'i, Imran bin Khalid al- Atsari, Abdurrahman bin Abu Hasykah al-Bajali, dan Abdullah bin Qais al-Khaulani. Orang-orang inilah yang dahulu merampas bahan pewarna pakaian yang dibawa al-Husein.
Al-Mukhtar lalu membunuh mereka semua. Abdullah (atau Abdurrahman) bin Thalhah dan Abdullah bin Wuhaib al-Hamdani, yaitu sepupu al-A'masy, juga ditangkap dan dibunuh.
Utsman bin Khalid al-Juhani dan Abu Asma' Bisyr bin Samith al-Qabisi juga bernasib sama. Keduanya terlibat dalam pembunuhan Abdurrahman bin Aqil dan merampas barang-barang miliknya. Setelah ditangkap, keduanya dibunuh dan dibakar.
Para pembunuh al-Husein terus diburu dan dibunuh dengan cara yang berbeda-beda. Jika si pelaku tidak ditemukan, rumahnya pasti dirobohkan.
Baca juga: Catatan Emas Jihad di Zona Laut Daulah Umayyah
(mhy)
Lihat Juga :