Puasa Umat Terdahulu, Bagaimana Umat Kristen dan Yahudi?

Jum'at, 25 Maret 2022 - 16:50 WIB
loading...
Puasa Umat Terdahulu,...
Puasa umat terdahulu ada yang sampai 50 hari. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi umat Islam sesuai dengan perintah dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183. Dalam ayat tersebut disampaikan, bahwa puasa juga diwajibkan kepada umat-umat terdahulu sebelum diwajibkan kepada umat Nabi Muhammad SAW . Allah SWT berfirman:

يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِکُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُوۡنَۙ

Yaa ayyuhal laziina aamanuu kutiba 'alaikumus Siyaamu kamaa kutiba 'alal laziina min qablikum la'allakum tattaquun

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. ( QS Al-Baqarah : 183)

Baca juga: Meninggal Dunia, Apakah Masih Punya Kewajiban Puasa?

Mayoritas mufassir menafsirkan bahwa perintah puasa telah diwajibkan kepada para Nabi dan umat-umat sejak Nabi Adam, nabi-nabi setelahnya dan umat-umat sebelum kita.

Al-Thabari dalam tafsir "Jami’ul Bayan Fi Ta’wil Al-Qur’an" mengutip pendapat Abu Ja’far menjelaskan, penggalan kalimat “sebagaimana diwajibkan atas umat sebelum kalian” pada kalimat tersebut terdapat perbedaan di kalangan ahlu ta’wil antara penekanan tasybih antara kewajiban puasa atau puasa umat-umat sebelum kita.

Meski demikian, kedua perbedaan pendapat tersebut konteksnya adalah pada maksud orang-orang terdahulu termasuk cara, waktu, dan lama puasa mereka.

Andaikan penekanan pada puasa orang-orang yang serupa dengan umat Muslim maka rujukannya adalah kaum Nasrani. Karena mereka juga pernah diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Hanya saja waktu puasa mereka berbeda yakni dari waktu Isya ke waktu Isya esok harinya. Tidak boleh makan dan minum, juga tidak boleh bergaul dengan Istrinya.

Rupanya, hal itu memberatkan bagi mereka, lantas mereka sepakat untuk memindahkan waktu puasanya sesuai dengan musim, hingga mengalihkan ke pertengahan musim panas dan musim dingin.

Mereka mengatakan “untuk menebus apa yang kita kerjakan, kita akan menambah puasa kita sebanyak dua puluh hari” dari yang sebelumnya 30 hari. Dengan begitu mereka berpuasa sebanyak 50 hari.

Baca juga: Kewajiban Puasa bagi Umat Terdahulu Ternyata Lebih Berat

Hal ini kemudian masih terus eksis dilakukan oleh kaum Muslimin, termasuk oleh Abu Qais Ibn Shirmah dan Umar bin Khattab. Saat itu Allah memberikan keringanan kepada mereka dengan diperbolehkannya melakukan makan, minum, berjima’ hingga waktu fajar tiba.

Keterangan lain didapat dalam Tafsir Fathul Qadir karya Imam asy-Syaukani. Mengutip hadis dari Rasulullah SAW beliau bersabda bahwa dulu orang Nasrani berpuasa di bulan Ramadhan. Pada saat itu raja Nasrani jatuh sakit, hingga mereka berkata “andaikan Allah menyembuhkan penyakit pada raja maka kami akan menambah puasa kami sebanyak 10 hari”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ijtimak Ulama Hasilkan...
Ijtimak Ulama Hasilkan Delapan Rekomendasi Penyempurnaan Tafsir Al-Quran Kemenag
Gelar Uji Publik Penyempurnaan...
Gelar Uji Publik Penyempurnaan Tafsir Al Qur’an, Kemenag: Menjawab Kebutuhan Umat
Tadabur 10 Ayat Terakhir...
Tadabur 10 Ayat Terakhir Surat An-Nazi’at: Perbedaan Kehidupan Penghuni Neraka dan Surga
Gus Baha Beri Catatan...
Gus Baha Beri Catatan Tafsir Kemenag: Benar Saja Tidak Cukup, Harus Nyaman Dibaca
ICIEFE 2025, Menag Dorong...
ICIEFE 2025, Menag Dorong Tafsir Al-Qur'an yang Adaptif terhadap Budaya
Tafsir Surat Al Qariah...
Tafsir Surat Al Qariah Ayat 3 : Dahsyatnya Hari Kiamat
Rekomendasi
Gunung Everest Tumbuh...
Gunung Everest Tumbuh Tinggi Lebih Cepat, Ilmuwan Beberkan Hal Ini
Ini Penyebab Lautan...
Ini Penyebab Lautan Pertama di Bumi Tidak Berwarna Biru
Bentuk Kesetiaan, Sepasang...
Bentuk Kesetiaan, Sepasang Kecoa Saling Kanibalisme Usai Kawin
Artikel Terkini
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Infografis
5 Bintang Sepak Bola...
5 Bintang Sepak Bola Muslim yang Menjalani Ibadah Puasa Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved