Bolehkah Berenang Saat Puasa Ramadhan? Begini Penjelasannya

Rabu, 30 Maret 2022 - 16:43 WIB
loading...
Bolehkah Berenang Saat...
Olahraga berenang dan menyelam bukanlah hal yang termasuk membatalkan puasa, asal orang tersebut bisa menjaga masuknya air ke dalam mulut, hidung, dan telinga. Foto swimm sister
A A A
Bolehkah berenang saat berpuasa Ramadhan dan benarkah olahraga tersebut bisa membatalkan puasa? Pertanyaan ini muncul, karena banyak muslim yang menggemari olahraga berenang dalam aktivitas hariannya. Bila aktivitas terseut tetap dilakukan di bulan suci Ramadhan, bagaimana sebenarnya pandangan syariat Islam tentang hal ini?

Seperti diketahui, setiap muslim yang berpuasa pada Ramadhan nanti diwajibkan untuk menjaga dirinya dari hal-hal yang membatalkan puasanya. Beberapa hal yang membatalkan puasa juga sudah ditetapkan dalam kitab-kitan fikih pada bab puasa. Salah satu hal yang membatalkan puasa masuknya sesuatu ke dalam perut melalui lubang telinga, hidung, mulut, dubur, dan anus.

Lalu, bagaimana dengan berenang? Perlu kita pahami, bahwa tak selamanya berenang menyebabkan air masuk ke dalam perut melalui lubang-lubang yang telah disebutkan tadi. Pada tekanan tertentu, atau pada taraf perenang yang belum begitu handal, air memang rawan masuk ke dalam perutnya.

Baca juga: Berenang Bagi Muslimah, Perhatikan Panduan Ini

Dalam hal ini, Syekh Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitab 'Tuhfatul Muhtaj Hamis Hasyiatut Syarwani' menyebutkan: "Sama halnya juga (membatalkan puasa) jika tak sengaja menelan air saat mandi yang bertujuan untuk menyegarkan badan atau membersihkan badan. Begitu juga masuknya air ke dalam rongga (perut) bagi orang yang menyelam melalui mulutnya atau hidungnya, karena hukum menyelam adalah makruh sebagaimana makruhnya berlebih-lebihan dalam berkumur dan istinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung). Hal ini berlaku apabila tidak ada kebiasaan masuknya air secara tidak sengaja ke dalam perut, jika tidak demikian, maka hal itu (masuknya air ke dalam perut melalui hidung atau mulut) adalah berdosa dan membatalkan secara mutlak.

Dengan demikian, berenang dihukumi makruh karena berpotensi menyebabkan masuknya air ke dalam rongga perut melalui lubang hidung atau mulut. Begitu juga kemungkinan masuknya air melalui lubang kemaluan depan dan belakang.

Namun demikian, Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon, Buya Yahya, ketika menjawab pertanyaan dalam salah satu tayangan di you tube-nya mengatakan bahwa berdasarkan mahzab Imam Syafi'i, jika yang termasuk membatalkan puasa adalah memasukkan sesuatu ke dalam lubang mulut, hidung, telinga, lubang buang air kecil dan buang air besar.

"Maka kalau kita menjawab bahasa mazhab Imam Syafi'i, jawabannya adalah begini, menyelam dan berenang tidak membatalkan puasa pada dasarnya. Akan tetapi yang menjadi masalah adalah di saat engkau menyelam atau berenang, kira-kira ada air yang masuk atau tidak?" jelasnya.

Sehingga, lanjut dia, itu semua dikembalikan lagi pada orang yang Berenang atau menyelam. Jika dalam dugaannya, dia merasa ada sesuatu yang masuk ke lubang hidungnya atau mulutnya, maka haram hukumnya dan batallah puasanya

"Tapi ada orang yang sudah ahli, dia yakin bahwa tidak akan masuk air ke dalam lubang-lubang tersebut, maka tidak apa-apa Menyelam dan berenang," lanjut dia.

Jadi, bisa disimpulkan jika berenang dan menyelam bukanlah hal yang termasuk membatalkan puasa, asal orang tersebut bisa menjaga masuknya air ke dalam mulut, hidung, dan telinga. Terlebih jika mata pencahariannya dengan menyelam seperti orang-orang yang tinggal di wilayah perairan.

Baca juga: Fadhilah Puasa Ramadhan yang Wajib Diketahui Seorang Muslim

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Anjuran Olahraga dalam...
Anjuran Olahraga dalam Islam dan Dalilnya
Beberapa Syarat dan...
Beberapa Syarat dan Hal-hal yang Membatalkan Iktikaf
Hikmah Dijadikannya...
Hikmah Dijadikannya Lailatul Qadar sebagai Misteri
5 Tips untuk Meredam...
5 Tips untuk Meredam Amarah Pasutri Saat Berpuasa
Ramadhan Bulan Penghapusan...
Ramadhan Bulan Penghapusan Dosa, Ini Dalil-dalilnya
Ramadhan Segera Pergi,...
Ramadhan Segera Pergi, Jangan Biarkan Puasamu Sia-sia
Rekomendasi
Ketika Matahari Terbit...
Ketika Matahari Terbit dari Barat, Tanda Kiamat yang Dijelaskan dalam Al-Quran dan Sains
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Terumbu Karang Purba...
Terumbu Karang Purba Berusia 800 Tahun Ditemukan di Laut Merah
Artikel Terkini
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Infografis
Perlukah Konsumsi Vitamin...
Perlukah Konsumsi Vitamin dan Suplemen Saat Puasa Ramadhan?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved