5 Manfaat Mengakhirkan Sahur di Bulan Ramadhan
Kamis, 07 April 2022 - 03:01 WIB
loading...
Manfaat mengakhirkan sahur di bulan Ramadhan selain menghidupkan Sunnah Nabi, juga membuat fisik lebih kuat dan semangat menjalani puasa. Foto/dok emarat
A
A
A
Manfaat mengakhirkan sahur di bulan Ramadhan perlu diketahui umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Mengakhirkan sahur merupakan kebiasaan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam (SAW) dan para Sahabat.
Mengapa waktu sahur diakhirkan dan menjadi Sunnah Nabi? Untuk diketahui, makan sahur merupakan bagian dari Syi'ar Islam sebagaiman sabda beliau:
فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ
"Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani) adalah makan sahur." (HR Muslim No 1096 dari 'Amr bin 'Ash)
Baca Juga: Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur, Faedahnya Luar Biasa
Adapun mengakhirkan sahur, Rasulullah melakukannya beberapa saat sebelum terbitnya fajar. Anas bin Malik meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit, ia berkata: "Kami makan sahur bersama Rasulullah, kemudian beliau sholat. Anas bertanya pada Zaid, "Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?" Beliau menjawab, "Kira-kira membaca 50 ayat Al-Qur'an." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Jadi, jarak beliau makan sahur dan adzan Subuh sekira bacaan 50 ayat Al-Qur'an atau sekitar 10-20 menit. Dalam hadis disebutkan, ketika Bilal mengumandangkan adzan (pertama) pada suatu malam, Rasulullah SAW bersabda: "Makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan Adzan (kedua). Karena dia tidak akan adzan kecuali setelah terbitnya fajar shadiq." (HR Al-Bukhari)
Berikut 5 Manfaat Mengakhirkan Sahur di Bulan Ramadhan:
1. Mendapat Sholawat dari Allah dan Didoakan Malaikat
Dari Abu Sa'id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda:
السُّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ
Mengapa waktu sahur diakhirkan dan menjadi Sunnah Nabi? Untuk diketahui, makan sahur merupakan bagian dari Syi'ar Islam sebagaiman sabda beliau:
فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ
"Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani) adalah makan sahur." (HR Muslim No 1096 dari 'Amr bin 'Ash)
Baca Juga: Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur, Faedahnya Luar Biasa
Adapun mengakhirkan sahur, Rasulullah melakukannya beberapa saat sebelum terbitnya fajar. Anas bin Malik meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit, ia berkata: "Kami makan sahur bersama Rasulullah, kemudian beliau sholat. Anas bertanya pada Zaid, "Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?" Beliau menjawab, "Kira-kira membaca 50 ayat Al-Qur'an." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Jadi, jarak beliau makan sahur dan adzan Subuh sekira bacaan 50 ayat Al-Qur'an atau sekitar 10-20 menit. Dalam hadis disebutkan, ketika Bilal mengumandangkan adzan (pertama) pada suatu malam, Rasulullah SAW bersabda: "Makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan Adzan (kedua). Karena dia tidak akan adzan kecuali setelah terbitnya fajar shadiq." (HR Al-Bukhari)
Berikut 5 Manfaat Mengakhirkan Sahur di Bulan Ramadhan:
1. Mendapat Sholawat dari Allah dan Didoakan Malaikat
Dari Abu Sa'id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda:
السُّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ
Lihat Juga :