Rahasia dan Keutamaan Menahan Lapar Saat Puasa Ramadhan
Jum'at, 15 April 2022 - 04:00 WIB
loading...
Semakin lapar perut seseorang ketika berpuasa maka semakin besar pula cahaya yang masuk ke dalam ruhnya. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
Orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan pasti merasakan lapar dan rasa dahaga. Mereka yang ikhlas menahan lapar ternyata memiliki keutamaan besar di sisi Allah.
Dalam Kitab Nashoihud Diniyah karya Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad disebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Umatku selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan buka puasa dan mengakhirkan sahur."
Baca Juga: 6 Hikmah Puasa Ramadhan, Nomor Terakhir Positif Bagi Kesehatan Tubuh
وينبغي للصائم أن يقلل من الأكل ولا يستكثر منه، وذلك حتى يظهر عليه أثر الصوم، ويحظى بسره ومقصوده الذي هو تأديب النفس، وتضعيف شهواتها،
Artinya: "Orang yang berpuasa hendaknya makan sedikit. Hal itu dimaksudkan supaya nampak pengaruh puasa padanya dan ia pun bisa mendapat hikmahnya dan mencapai tujuannya, yaitu mendidik nafsu dan melemahkan keinginannya."
Karena rasa lapar dan kekosongan perut sangat berpengaruh besar dalam menerangi hati dan kekuatan anggota badan dalam beribadah. Sedangkan kekenyangan adalah penyebab kersanya hati dan kelalaian serta kemalasan untuk melakukan ketaatan.
Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah anak Adam mengisi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tubuhnya. Jika ia tidak bisa menghindarinya maka sepertiga perut itu untuk makanannya, sepertiga untuk minumnya dan sepertiga untuk nafasnya."
وقال بعضهم : (إذا شبعت البطن جاعت جميع الجوارح، وإذا جاعت البطن شبعت جميع الجوارح)
Sebagian orang arif berkata: "Apabila perut menjadi kenyang maka semua anggota tubuh menjadi lapar. Dan apabila perut menjadi lapar maka semua anggota tubuh menjadi kenyang."
Laparnya anggota-anggota tubuh adalah ibarat usaha dan keinginannya yang sangat untuk melampiaskan kesenangannya. Maka lidah suka bicara, mata suka memandang dan telinga suka mendengar.
Dalam Kitab Nashoihud Diniyah karya Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad disebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Umatku selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan buka puasa dan mengakhirkan sahur."
Baca Juga: 6 Hikmah Puasa Ramadhan, Nomor Terakhir Positif Bagi Kesehatan Tubuh
وينبغي للصائم أن يقلل من الأكل ولا يستكثر منه، وذلك حتى يظهر عليه أثر الصوم، ويحظى بسره ومقصوده الذي هو تأديب النفس، وتضعيف شهواتها،
Artinya: "Orang yang berpuasa hendaknya makan sedikit. Hal itu dimaksudkan supaya nampak pengaruh puasa padanya dan ia pun bisa mendapat hikmahnya dan mencapai tujuannya, yaitu mendidik nafsu dan melemahkan keinginannya."
Karena rasa lapar dan kekosongan perut sangat berpengaruh besar dalam menerangi hati dan kekuatan anggota badan dalam beribadah. Sedangkan kekenyangan adalah penyebab kersanya hati dan kelalaian serta kemalasan untuk melakukan ketaatan.
Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah anak Adam mengisi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tubuhnya. Jika ia tidak bisa menghindarinya maka sepertiga perut itu untuk makanannya, sepertiga untuk minumnya dan sepertiga untuk nafasnya."
وقال بعضهم : (إذا شبعت البطن جاعت جميع الجوارح، وإذا جاعت البطن شبعت جميع الجوارح)
Sebagian orang arif berkata: "Apabila perut menjadi kenyang maka semua anggota tubuh menjadi lapar. Dan apabila perut menjadi lapar maka semua anggota tubuh menjadi kenyang."
Laparnya anggota-anggota tubuh adalah ibarat usaha dan keinginannya yang sangat untuk melampiaskan kesenangannya. Maka lidah suka bicara, mata suka memandang dan telinga suka mendengar.
Lihat Juga :