Wafat di Bulan Ramadhan, Benarkah Langsung Masuk Surga?
Minggu, 17 April 2022 - 14:13 WIB
loading...
Wafat di bulan Ramadhan seringkali disebutkan sebagai waat yang sangat baik, karena berada di dalam bulan yang baik pula. Namun benarkah bisa langsung masuk surga? Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Umur manusia tidak ada yang bisa menentukan, kecuali Allah Subahanhu wa ta'ala. Namun, ketika ada orang yang meninggal dunia di bulan Ramadhan, sering kali disebut wafat dengan keadaan husnul khatimah dan pasti masuk surga. Benarkah demikian? Bagaimana syariat Islam memandangnya?
Ramadhan adalah waktu yang mulia, penuh dengan keistimewaan dan barokah. Sehingga seorang yang meninggal di waktu mulia seperti ini, pertanda baik insyaAllah dan penyebab tambahan rahmat untuknya jika kesehariannya dia sebagai orang yang bertakwa dan beramal shaleh.
Menurut Ustadz Ahmad Anshori, Alumni Universitas Islam Madinah yang juga pengajar di PP Hamalatul Qur’an Yogyakarta, bisa dikatakan, meninggalnya seorang yang shaleh di bulan yang mulia ini, adalah tambahan kabar gembira untuknya dan untuk keluarga yang dia tinggal.
Baca juga: Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur, Allah Langsung Berikan Ampunan
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menerangkan tentang Husnul Khotimah.
“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan mempekerjakannya. Apa yang dimaksud Allah mempekerjakannya ya Rasulullah?tanya para sahabat. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Dia dimudahkan untuk beramal shalih sebelum meninggalnya.” (HR. Ahmad).
Lebih-lebih jika ini terjadi di bulan paling mulia seperti Ramadhan. Karena amal shaleh seperti, puasa, sedekah, sholat, kesabaran, tawakal, keikhlasan, keridhoan dengan takdir Allah, akan semakin besar kelipatan pahalanya saat dikerjakan di waktu – waktu yang mulia. "Maka orang sholih yang meninggal di bulan suci Ramadhan, insyaallah itu pertanda baik, pertanda Husnul Khotimah insyaallah,"ungkap Ustadz Ahmad Anshori.
Apakah Langsung Masuk Surga?
Namun demikian, yang meninggal di bulan ramadhan, tidak semuanya orang baik. Ada juga orang jahat yang meninggal di bulan berkah ini. Meskipun demikian, kita tidak menyebut, dia meninggal dengan baik. Beda antara meninggal di bulan ramadhan dengan meninggal ketika sedang puasa. Karena meninggal dalam kondisi sedang beramal shaleh, termasuk husnul khotimah. Termasuk meninggal ketika sedang menjalankan ibadah puasa.
Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang orang yang meninggal dalam kondisi beramal,
Ramadhan adalah waktu yang mulia, penuh dengan keistimewaan dan barokah. Sehingga seorang yang meninggal di waktu mulia seperti ini, pertanda baik insyaAllah dan penyebab tambahan rahmat untuknya jika kesehariannya dia sebagai orang yang bertakwa dan beramal shaleh.
Menurut Ustadz Ahmad Anshori, Alumni Universitas Islam Madinah yang juga pengajar di PP Hamalatul Qur’an Yogyakarta, bisa dikatakan, meninggalnya seorang yang shaleh di bulan yang mulia ini, adalah tambahan kabar gembira untuknya dan untuk keluarga yang dia tinggal.
Baca juga: Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur, Allah Langsung Berikan Ampunan
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menerangkan tentang Husnul Khotimah.
إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يوفّقه لعملٍ صالحٍ قبل موته
“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan mempekerjakannya. Apa yang dimaksud Allah mempekerjakannya ya Rasulullah?tanya para sahabat. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Dia dimudahkan untuk beramal shalih sebelum meninggalnya.” (HR. Ahmad).
Lebih-lebih jika ini terjadi di bulan paling mulia seperti Ramadhan. Karena amal shaleh seperti, puasa, sedekah, sholat, kesabaran, tawakal, keikhlasan, keridhoan dengan takdir Allah, akan semakin besar kelipatan pahalanya saat dikerjakan di waktu – waktu yang mulia. "Maka orang sholih yang meninggal di bulan suci Ramadhan, insyaallah itu pertanda baik, pertanda Husnul Khotimah insyaallah,"ungkap Ustadz Ahmad Anshori.
Apakah Langsung Masuk Surga?
Namun demikian, yang meninggal di bulan ramadhan, tidak semuanya orang baik. Ada juga orang jahat yang meninggal di bulan berkah ini. Meskipun demikian, kita tidak menyebut, dia meninggal dengan baik. Beda antara meninggal di bulan ramadhan dengan meninggal ketika sedang puasa. Karena meninggal dalam kondisi sedang beramal shaleh, termasuk husnul khotimah. Termasuk meninggal ketika sedang menjalankan ibadah puasa.
Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang orang yang meninggal dalam kondisi beramal,
Lihat Juga :