Ramadhan yang Mengharukan Bagi Keluarga Rasulullah SAW
Senin, 18 April 2022 - 03:01 WIB
loading...
A
A
A
Sayyidina Hasan bin Ali pun terharu mendengarnya dan meneteskan air matanya: "Makanlah makananmu, dan bawalah makanan untuknya."
"Tidak wahai Tuan, Anda telah demikian baik, biarlah makan jatahku kuberikan padanya, hatiku membisikkan demikian, ijinkanlah wahai Tuan," kata orang tua itu bersikukuh.
Sayyidina Hasan bin Ali makin terharu, air matanya makin menetes deras. "Bapak tua, tahukah engkau siapa lelaki yang hendak kau berikan makanan itu? Dia adalah ayahku, Sayyidina Ali bin Abi Thalib, kekasih Allah dan kekasihnya Rasulullah SAW. Sesungguhnya makanan yang kita makan ini adalah hasil kerjanya. Dan dia memilih berbuka dengan apa yang kau sebutkan tadi."
Masya Allah, begitulah kemurahan hati dan kedermawanan keluarga Rasululah SAW. Sayyidina Hasan dan ayahnya lebih memilih makan seadanya asalkan bisa memberi makan orang lain.
Untuk diketahui, Sayyidina Hasan adalah orang yang paling murah hati dan paling banyak berbuat baik kepada fakir miskin. beliau tidak pernah menolak pengemis. Suatu hari, seseorang bertanya kepadanya: "Mengapa Engkau tidak pernah menolak pengemis?" Beliau menjawab: "Aku mengemis kepada Allah dan mencintai-Nya. Aku malu menjadi pengemis kepada Allah sementara aku menolak seorang pengemis. Sesungguhnya Allah senantiasa melimpahkan nikmat-Nya kepadaku. Dan aku berusaha untuk senantiasa melimpahkan nikmat-Nya kepada manusia. Aku takut bila kuhentikan kebiasaan ini, Allah akan memutuskan kebiasaan-Nya."
Baca Juga: 15 Ramadhan, Hari Kelahiran Hasan Cucu Pertama Rasulullah SAW
"Tidak wahai Tuan, Anda telah demikian baik, biarlah makan jatahku kuberikan padanya, hatiku membisikkan demikian, ijinkanlah wahai Tuan," kata orang tua itu bersikukuh.
Sayyidina Hasan bin Ali makin terharu, air matanya makin menetes deras. "Bapak tua, tahukah engkau siapa lelaki yang hendak kau berikan makanan itu? Dia adalah ayahku, Sayyidina Ali bin Abi Thalib, kekasih Allah dan kekasihnya Rasulullah SAW. Sesungguhnya makanan yang kita makan ini adalah hasil kerjanya. Dan dia memilih berbuka dengan apa yang kau sebutkan tadi."
Masya Allah, begitulah kemurahan hati dan kedermawanan keluarga Rasululah SAW. Sayyidina Hasan dan ayahnya lebih memilih makan seadanya asalkan bisa memberi makan orang lain.
Untuk diketahui, Sayyidina Hasan adalah orang yang paling murah hati dan paling banyak berbuat baik kepada fakir miskin. beliau tidak pernah menolak pengemis. Suatu hari, seseorang bertanya kepadanya: "Mengapa Engkau tidak pernah menolak pengemis?" Beliau menjawab: "Aku mengemis kepada Allah dan mencintai-Nya. Aku malu menjadi pengemis kepada Allah sementara aku menolak seorang pengemis. Sesungguhnya Allah senantiasa melimpahkan nikmat-Nya kepadaku. Dan aku berusaha untuk senantiasa melimpahkan nikmat-Nya kepada manusia. Aku takut bila kuhentikan kebiasaan ini, Allah akan memutuskan kebiasaan-Nya."
Baca Juga: 15 Ramadhan, Hari Kelahiran Hasan Cucu Pertama Rasulullah SAW
(rhs)
Lihat Juga :