Berkahnya Ramadhan, 98 Anak Yatim dan Dhuafa Dapat Santunan dari Rumah Berkah

loading...
Berkahnya Ramadhan, 98 Anak Yatim dan Dhuafa Dapat Santunan dari Rumah Berkah
Yayasan Rumah Berkah Nusantara menyerahkan santunan kepada 98 anak yatim dan janda dhuafa di Depok. Foto/Sudarsono
Sebanyak 98 anak yatim dan janda dhuafa menerima santunan dari Yayasan Rumah Berkah Nusantara di Masjid (BKM) Nururrahman Depok, kemarin (24/4/2022).

Koordinator Divisi Keagamaan Yayasan Rumah Berkah Nusantara, Sumarto mengatakan, program santunan kepada anak yatim dan dhuafa ini dilaksanakan secara bertahap sehingga dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas.Kegiatan santunan ini juga merupakan wujud memuliakan bulan Ramadhan dengan berbagi kepada sesama.

Baca Juga: Dimuliakan Allah dan Rasulullah Setelah Memuliakan Anak Yatim

Ada sekitar 42 anak yatim di lingkungan kompleks Pelita Air Service maupun eksternal. Sedangkan kalangan dhuafa yang mendapatkan santunan berjumlah sekitar 56 orang, antara lain marbot masjid, guru ngaji, sekuriti, penjual jamu, bakul pecel, janda, dhuafa, dan lainnya. Semuanya menerima uang tunai dan paket sembako.

Sementara itu Ketua Umum Yayasan Rumah Berkah Nusantara, Ustaz Syahruddin menyampaikan pentingnya berbagi kepada sesama sebagai wujud rasa syukur kepada Allah atas rezeki dan karunia yang diberikan. "Saat diberi kekayaan atau rezeki hendaknya senantiasa selalu bersyukur. Jika kita pandai bersyukur, niscaya Allah akan menambahkan nikmat dan karunianya," ujarnya.

Menyantuni anak yatim, kata Ustaz Syahruddin, merupakan perbuatan baik yang harus ditunaikan. Apalagi balasannya sangat besar yang dijanjikan Rasulullah SAW.

"Saya dan penyantun yatim di dalam surga nanti seperti ini (Rasulullah memberikan isyarat antara jari telunjuk dan jari tengah). Begitu dekatnya orang-orang yang suka menyantuni anak yatim, membantu dan merawat anak yatim dengan Rasulullah SAW," terangnya.

Ia pun mengajak jamaah yang hadir untuk senantiasa menolong saudara-saudara sesama yang memerlukan pertolongan. "Jangan pelit untuk berbagi. Setetes air atau sebutir kurma yang disumbangkan, barangkali hal itu menjadi jalan kemudahan masuk ke dalam surga dan mendapatkan rezeki yang berlimpah," ajaknya.

Ketua RW 15 Haji Riyo mengatakan, banyak manfaat yang dirasakan oleh warga lingkungan sekitar dengan keberadaan Yayasan Rumah Berkah Nusantara.

Seorang warga yang menerima santunan, Indriwati, bakul pecel, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur yang menitipkan donasinya melalui Yayasan Rumah Berkah Nusantara.

"Terima kasih, semoga berkah untuk semua. Terima kasih bapak dan ibu donatur yang sudah berbagi dan kini sudah kami terima donasinya. semoga berkah," ujarnya.

Penyerahan santunan ini dihadiri oleh pengurus Yayasan Rumah Berkah Nusantara, santri Pondok Al-Qur'an Rumah Berkah, Jamaah Majelis Taklim Rumah Berkah, Pengurus Muslimat NU Anak Ranting RW 15 Rangkapan Jaya Baru, Depok, Ketua RW 15 dan Ketua RT se-Kavling Pelita Air Service, pengurus BKM Nururrahman dan lainnya.

Baca Juga: Santunan 1.000 Anak Yatim, Imam Besar Istiqlal: Manifestasi Surat Al-Ma'un
(rhs)
cover top ayah
وَاِذۡ قَالَ اللّٰهُ يٰعِيۡسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ ءَاَنۡتَ قُلۡتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُوۡنِىۡ وَاُمِّىَ اِلٰهَيۡنِ مِنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ‌ؕ قَالَ سُبۡحٰنَكَ مَا يَكُوۡنُ لِىۡۤ اَنۡ اَقُوۡلَ مَا لَـيۡسَ لِىۡ بِحَقٍّ‌ؕ اِنۡ كُنۡتُ قُلۡتُهٗ فَقَدۡ عَلِمۡتَهٗ‌ؕ تَعۡلَمُ مَا فِىۡ نَفۡسِىۡ وَلَاۤ اَعۡلَمُ مَا فِىۡ نَفۡسِكَ‌ؕ اِنَّكَ اَنۡتَ عَلَّامُ الۡغُيُوۡبِ‏ (١١٦) مَا قُلۡتُ لَهُمۡ اِلَّا مَاۤ اَمَرۡتَنِىۡ بِهٖۤ اَنِ اعۡبُدُوا اللّٰهَ رَبِّىۡ وَرَبَّكُمۡ‌ۚ وَكُنۡتُ عَلَيۡهِمۡ شَهِيۡدًا مَّا دُمۡتُ فِيۡهِمۡ‌ۚ فَلَمَّا تَوَفَّيۡتَنِىۡ كُنۡتَ اَنۡتَ الرَّقِيۡبَ عَلَيۡهِمۡ‌ؕ وَاَنۡتَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ شَهِيۡدٌ‏ (١١٧) اِنۡ تُعَذِّبۡهُمۡ فَاِنَّهُمۡ عِبَادُكَ‌ۚ وَاِنۡ تَغۡفِرۡ لَهُمۡ فَاِنَّكَ اَنۡتَ الۡعَزِيۡزُ الۡحَكِيۡمُ (١١٨)
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, Wahai Isa putra Maryam! Engkaukah yang mengatakan kepada orang-orang, jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah? (Isa) menjawab, Mahasuci Engkau, tidak patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakannya tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada-Mu. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (yaitu), Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, dan aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di tengah-tengah mereka. Maka setelah Engkau mewafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkaulah Yang Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

(QS. Al-Maidah Ayat 116-118)
cover bottom ayah
preload video