Hindari Menyikat Gigi Setelah Waktu Zuhur, Ini Hukumnya
Sabtu, 30 April 2022 - 04:05 WIB
loading...
A
A
A
"Jika engkau meninggalkan bersiwak setelah masuk waktu Zuhur, maka itu lebih baik. Dan jika engkau masih mau bersiwak ketika sudah masuk waktu Zuhur, maka itu tidak masalah bagimu."
Habib Abdullah bin Mahfudz Al-Haddad, seorang Mufti Hadhramaut pada masanya berkata:
"Bagi orang yang berpuasa memakai sikat gigi dan pasta gigi tidak masalah hukumnya. Akan tetapi ia tetap berusaha agar pasta gigi dan ludah yang bercampur dengan pasta gigi itu tidak masuk ke dalam rongganya. Dan tidak masalah jika bau pasta gigi itu tinggal di mulutnya setelah sikat gigi. Sebab itu bukanlah benda, akan tetapi hanya berupa bekas saja."
Doktor Habib Zain bin Muhammad Alaidrus berpesan:"Lebih baik memakai sikat gigi dan pasta gigi pada malam hari saja, seperti setelah makan sahur sebelum masuk waktu subuh, agar lebih aman dan untuk kehati-hatian."
Referensi:
1. Ithaaf Al-Anaam Bii Ahkaam Ash-Shiyaam Hal 105-128.
2. Fataawaa Romadhoon Hal 54
![Hindari Menyikat Gigi Setelah Waktu Zuhur, Ini Hukumnya]()
Dikirim oleh Ali Musthafa Siregar, Mahasiswa Fakultas Syari'ah Universitas Al-Ahgaff Hadhramaut, Yaman.
Baca Juga: Meneladani Rasulullah SAW pada 10 Hari Terakhir Ramadhan
Habib Abdullah bin Mahfudz Al-Haddad, seorang Mufti Hadhramaut pada masanya berkata:
"Bagi orang yang berpuasa memakai sikat gigi dan pasta gigi tidak masalah hukumnya. Akan tetapi ia tetap berusaha agar pasta gigi dan ludah yang bercampur dengan pasta gigi itu tidak masuk ke dalam rongganya. Dan tidak masalah jika bau pasta gigi itu tinggal di mulutnya setelah sikat gigi. Sebab itu bukanlah benda, akan tetapi hanya berupa bekas saja."
Doktor Habib Zain bin Muhammad Alaidrus berpesan:"Lebih baik memakai sikat gigi dan pasta gigi pada malam hari saja, seperti setelah makan sahur sebelum masuk waktu subuh, agar lebih aman dan untuk kehati-hatian."
Referensi:
1. Ithaaf Al-Anaam Bii Ahkaam Ash-Shiyaam Hal 105-128.
2. Fataawaa Romadhoon Hal 54

Dikirim oleh Ali Musthafa Siregar, Mahasiswa Fakultas Syari'ah Universitas Al-Ahgaff Hadhramaut, Yaman.
Baca Juga: Meneladani Rasulullah SAW pada 10 Hari Terakhir Ramadhan
(rhs)
Lihat Juga :