alexametrics

Jabir Ibn Hayyan, Ilmuwan Muslim Penemu Air Keras

loading...
Jabir Ibn Hayyan, Ilmuwan Muslim Penemu Air Keras
Ilmuwan muslim Jabir Ibn Hayyan dijuluki sebagai bapak kimia karena berhasil menemukan air keras dan teori kimia. Foto/dok Miftah el-Banjary
Ustaz DR Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan ramai diperbincangkan setelah Jaksa penuntut umum menuntut pelakunya dengan hukuman satu tahun penjara. Apa sebenarnya definisi "air keras" itu dan siapa penemunya pertama kalinya?

Air keras merupakan larutan asam kuat yang jika mengenai kulit akan menimbulkan efek panas, nyeri hebat, hingga luka bakar. Larutan asam kuat yang termasuk dalam golongan air keras, antara lain asam sulfat, asam klorida, asam fosfat, dan asam nitrat.(Video: Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan Ditangkap, Pelaku Polisi Aktif)

Beberapa cairan asam tersebut ditemukan antara abad ke-8 dan 9 oleh seorang alkemis muslim bernama Jabir Ibnu Hayyan. Jabir Ibn Hayyan kemudian mengembangkan cairan asam untuk melarutkan emas dan kegunaan lainnya.



Karya-karya Ibn Hayyan
Jabir Ibnu Hayyan diperkirakan hidup pada 721–815 Masehi, diyakini lahir di Kota Tus, sebuah kota di luar Khurasan (sekarang Mashhad) timur laut Iran. Ayahnya adalah seorang ahli kimia farmasi dari Kota Kufah yang ditangkap dan dieksekusi pemerintahan Abbasiyah karena mendukung pengambilalihan kekuasaan oleh keluarga Umayyah. Jabir pun kemudian hidup sebagai yatim piatu.

Identitas Jabir Ibn Hayyan sebenarnya masih diperdebatkan. Dalam Kitab al-Fihrist yang disusun oleh Ibnu al-Nadim (wafat pada 995 M), ada yang menyebut bahwa Jabir adalah seorang pemimpin spiritual.



Jabir Ibn Hayyan juga diklaim oleh sekelompok filsuf sebagai filsuf yang menulis tentang logika dan filsafat. Sementara itu, sekelompok ulama dan warraqun menyebut jika Jabir memang ada, satu-satunya tulisan yang dianggap hasil karyanya adalah Kitab al-Rahmah al-Kabir (Buku Besar Belaskasih).

Kumpulan karya Jabir berisi teori utama dan risalah ilmiah yang meliputi alkimia, astrologi, kedokteran, instrumen perang, mekanik, dan lain-lain disertai penjelasan tambahan mencakup beragam disiplin ilmu dari bahasa hingga filsafat.

Dari manuskrip yang masih ada, lima teks alkimia Jabir diperkenalkan ke dunia Barat Latin pada abad ke-12 dan 13. Pada masa itu, Jabir Ibn Hayyan disebut Yeber atau Gabir filius hegen ezahufy. Abad-abad setelahnya ia dikenal sebagai Ieber, Jeber, Geber Abinhaen, atau Geber ebn Haen, Giaber, Gebri Arabis philosophi, hingga nama Latin standar untuknya, yakni Geber.[Baca Juga: 9 Ilmuwan Muslim Berpengaruh di Dunia Sains dan Kedokteran (1)]
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
صِرَاطِ اللّٰهِ الَّذِىۡ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ اَلَاۤ اِلَى اللّٰهِ تَصِيۡرُ الۡاُمُوۡرُ
(Yaitu) jalan Allah yang milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, segala urusan kembali kepada Allah.

(QS. Asy-Syura:53)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak