Shafura Muslimah Pemalu, Santun dan Bisa Menjaga Diri

Minggu, 21 Juni 2020 - 10:21 WIB
loading...
A A A
Begitu tiba di rumah, Shafura sangat bersemangat menceritakan sosok pria yang membantunya. Ia segera menceritakannya pada sang ayah dan berharap ayahnya membalas budi pria asing yang menolongnya itu.

“Wahai Ayahanda, jadikanlah dia orang yang bekerja kepada kita, karena sesungguhnya orang yang paling baik yang bisa Ayah pekerjakan adalah orang yang kuat lagi dapat dipercaya.” (QS. Al Qashash: 26).

Ada yang menyebutkan bahwa ayah dua wanita adalah Nabi Syu'aib. Namun imam Ibnu Katsir Rahimahullahmenjelaskan bahwa masa pengutusan Nabi Syu’aib dan Nabi Musa berjarak sangat lama dan tak mungkin bertemu. Riwayat lain menyebutkan, ayah si wanita adalah pria saleh dari negeri Madyan yang bernama Yatsrun atau Yatsra atau Tsabrun.

Mendengar penjelasan putrinya, Yatsra pun bertanya, “Apa yang kau ketahui tentangnya?”

Shafura pun menjawab, “Dia sendirian mengangkat batu yang baru bisa diangkat oleh sepuluh orang.”

Saat berada di sumber air tadi, Nabi Musa memang sempat mengangkat batu yang menutup mata air. Batu itu sangat besar hingga orang-orang tak sanggup mengangkatnya. Namun Nabi Musa dengan mudahnya memindahkan batu besar itu. Ternyata, saat itu Shafura melihatnya. (Baca juga : Etika dan Kriteria Fashion Muslimah yang Sesuai Syariat )

Ayahnya pun setuju untuk mempekerjakan Musa. Ia kemudian meminta Shafura untuk memanggil si pria penolong yang dimaksud putrinya. Shafura bergegas mencari pria yang tadi menolongnya dan membuatnya terpesona. Ketika di hadapan Nabi Musa, Shafura pun berjalan malu-malu dan menutup wajah dengan lengan jubahnya.

Kisah Cinta dan Pernikahan Shafura

Berjalanlah Shafura dan Musa ke rumah Yatsra. Jarak antara mata air dan rumahnya sekitar tiga mil. Jarak tersebut sangat cukup membuat wanita dan pria terfitnah satu sama lain jika jalan berdua. Namun baik Shafura dan Nabi Musa adalah orang “pilihan”. Mereka memiliki keimanan dan kesalehan yang kuat. Shafura adalah wanita ‘iffah yang menjaga dirinya. Pun dengan Musa, calon utusan-Nya.

Shafura berjalan terlebih dahulu agar Musa berjalan jauh di belakangnya. Namun kemudian Nabi Musa takut terfitnah jika melihat wanita di hadapannya. Sang nabi lantas berkata, “Berjalanlah di belakangku. Kalau aku menjauh dari jalan yang seharusnya, lemparkanlah kerikil kepadaku agar aku mengetahui jalan yang benar dan bisa mengambil arah dengannya.”

Riwayat lain menyebutkan, Nabi Musa berkata kepada Shafura, “Berjalanlah di belakangku. Aku ini laki-laki Ibrani, tidak boleh menatap bagian belakang perempuan. Tunjukkan kepadaku jalan, ke kanan atau ke kiri.”

Demikianlah keduanya berjalan tanpa berduaan dan jauh dari fitnah, hingga tiba di tempat tujuan. Di sana, sang ayah, Yatsra sudah siap menyambut pria yang dielu-elukan putrinya. Sambutan hangat diterima Nabi Musa meski statusnya sebagai pria asing yang tak diketahui asal muasalnya.

Nabi Musa pun kemudian mengenalkan diri dan mengisahkan ringkas apa yang ia alami. Nabiyullah menceritakan kisahnya di Mesir dan alasannya berhijrah hingga singgah di Negeri Madyan. Betapa bahagianya Nabi Musa ketika Yatsra berkata, “Janganlah engkau takut, karena engkau telah selamat dari orang-orang yang zalim itu.”

Makanan lezat pun kemudian dihidangkan kepada Musa. Namun Nabi Musa menolaknya karena ia tak mengharapkan imbalan apapun dari bantuannya memberi minum ternak. Padahal saat itu, Nabi Musa amat sangat lapar. Beliau pergi dari Mesir tanpa bekal apapun. Selama perjalanan jalan kaki hingga Madyan (wilayah di antara Yordania dan Palestina), sang nabi hanya makan sayur dan dedaunan. Kelelahannya jelas nampak dari penampilan sang nabi Bani Israil tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Inilah Mahram Perempuan...
Inilah Mahram Perempuan dari Jalur Nasab, Simak Penjelasannya di Sini!
3 Hal Harus Dihindari...
3 Hal Harus Dihindari Kaum Wanita saat Merayakan Idulfitri, Apa Itu?
Ibadah Sunnah Bisa Jadi...
Ibadah Sunnah Bisa Jadi Dosa? Para Istri Wajib Tahu!
8 Sikap yang Bisa Mendatangkan...
8 Sikap yang Bisa Mendatangkan Cinta Allah SWT, Kaum Muslimah Wajib Tahu!
5 Perilaku Istri yang...
5 Perilaku Istri yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Deras
Kisah Muslimah dalam...
Kisah Muslimah dalam Surat At Tahrim : Ketika Allah SWT Menegur Istri-istri Nabi SAW
Rekomendasi
NASA dan IBM Hadirk...
NASA dan IBM Hadirk AI untuk Pantau Datangnya Bencana di Bumi
7 Hewan Paling Lama...
7 Hewan Paling Lama Tidur di Dunia, Nomor 6 Sampai 22 Jam Sehari
Temuan Grafiti Penggembala...
Temuan Grafiti Penggembala Ungkap Kuil Kuno di Parthenon
Artikel Terkini
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Infografis
Ilmuwan Ciptakan Xenobot...
Ilmuwan Ciptakan Xenobot dari Sel Katak, Bisa Atasi Kanker
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved