Istri-istri Para Nabi yang Patut Diteladani (6)

Siti Sarah, Wujud Kecantikan Dunia dan Akhirat

loading...
Siti Sarah, Wujud Kecantikan Dunia dan Akhirat
Keindahan di dunia dibagi menjadi dua, satu bagian untuk Sarah (Istri Nabi Ibrahim) dan Nabi Yusuf, satu bagian lagi untuk seluruh manusia. Foto: Ilustrasi/pxhere
Contoh teladan dari para istri nabi lainnya, datang dari dua istri Nabi Ibrahim Alaihissalam. Yang pertama adalah Sarah atau Siti Sarah. Istri pertama Nabi Ibrahim ini, contoh muslimah yang selamat dari godaan nafsu Firaun. Sarah dikenal sebagai wanita terbaik pada zamannya. Selain cantik, ia juga cerdas dan memesona. Nabi Ibrahim Alaihissalam sangat mencintainya. Ia juga sangat mematuhi Sang Abul Anbiya.

Ibnu Asakir Rahimahullah meriwayatkan hadis dengan sanadnya dari Anas bin Malik Radhiyallahu'anhu yang berkata bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda : "Yusuf dan ibunya (Sarah) diberi separo keindahan (Ketampanan dan kecantikan".

Ibnu Asakir juga meriwayatkan hadis dengan sanadnya dari Rabi'ah Al-Jurasyi yang berkata,"

"Keindahan (Ketampanan dan kecantikan) dibagi menjadi dua, satu bagian untuk Sarah dan Yusuf, satu bagian lagi untuk seluruh manusia".

Riwayat lain diceritakan Ibnu Abbas Radhiyallahu'anhu yang berkata:

"Allah Azza wa Jalla membagi keindahan (Ketampanan dan kecantikan) ke dalam sepuluh bagian, tiga bagian untuk Hawwa, tiga bagian untuk Sarah, tuga bagian untuk Yusuf dan satu bagian untuk seluruh manusia".

Dari hadis tersebut tergambarkan bahwa Sarah adalah wanita tercantik di dunia dan wanita paling besar cemburunya kepada suaminya Nabi Ibrahim Alaihissalam. (Baca juga : Ketaatan Kepada Allah Ta'ala, Istri Nabi Zakariya Sembuh dari Kemandulan )

Cobaan terbesar yang menimpa Sarah, taktala harus ikut dengan Nabi Ibrahim menjalankan dakwahnya. Suatu ketika, karena dakwahnya tak diterima di negeri Babilonia, Nabi Ibrahim Alaihissalam dan Sarah pindah menuju Syam. Saat itu Syam dilanda paceklik. Mereka pindah lagi menuju Mesir. Di tempat ini, kesetiaan Sarah diuji.

Pada suatu hari, seorang pejabat istana mendatangi Ibrahim dan Sarah. Melihat kecantikan parasnya, sang pejabat menyukainya. Ia segera menuju istana dan mengabarkannya pada Fir'aun . "Telah datang di negeri baginda seorang pria asing. Ia datang bersama wanita yang sangat menarik. Kecantikannya tak ada yang menandingi. Wanita seperti itu layak menjadi pendamping baginda," ujar dia.

Mendengar kabar tersebut, Fir'aun mengutus seseorang untuk mengundang Nabi Ibrahim Alaihissalam ke istananya. Fir'aun terkenal seagai raja yang sangat zalim. Ia sangat menginginkan Sarah dan rela melakukan apa pun untuk mendapatkannya. Jika mendapati perempuan itu telah bersuami, ia tak akan segan membunuh Ibrahim Alaihissalam untuk merebut Sarah.
halaman ke-1
cover top ayah
مَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ حَرۡثَ الۡاٰخِرَةِ نَزِدۡ لَهٗ فِىۡ حَرۡثِهٖ‌ۚ وَمَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ حَرۡثَ الدُّنۡيَا نُؤۡتِهٖ مِنۡهَا وَمَا لَهٗ فِى الۡاٰخِرَةِ مِنۡ نَّصِيۡبٍ
Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya (keuntungan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat.

(QS. Asy-Syura:20)
cover bottom ayah
preload video