Begini Sikap Malaikat yang Melakukan Interogasi di Alam Kubur
Senin, 30 Mei 2022 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ngeri, Pelaku Ghibah Diazab di Alam Kubur
Kemudian Allah menjadikannya buta, tuli, bisu. Di tangan malaikat ada potongan besi yang jika dipakai untuk memukul gunung, gunung itu akan hancur jadi debu. Malaikat memukul si kafir dengan alat itu sampai menjadi debu.
Kemudian bentuknya dikembalikan lagi seperti semula, lalu ia dipukul lagi sampai ia berteriak histeris yang terdengar oleh segala sesuatu kecuali manusia dan jin.
Kemudian dibukakan pintu neraka dan disiapkan untuknya tempat tidur dari neraka. Ia berteriak, “Ya Tuhan, jangan kau datangkan hari kiamat.”
Dalam hadis Anas disebutkan bahwa seorang mukmin setelah menjawab pertanyaan malaikat dengan benar di dalam kubur, kepadanya dikatakan, “Lihatlah tempat tinggalmu di neraka. Namun Allah menggantinya dengan surga.”
Ia melihat neraka dan surga. Qatadah berkata, “Ada riwayat bahwa kuburnya dilapangkan”.
Dalam hadis Anas juga disebutkan bahwa orang kafir dan munafik setelah menjawab dengan salah di dalam kubur, kepadanya dikatakan, “Kau tidak mengetahui dan tidak mengikuti.”
Kemudian ia dipukul dengan palu besi pada bagian di antara dua telinganya. Ia menjerit histeris hingga terdengar oleh yang di sekitarnya kecuali manusia dan jin. (HR Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Kengerian Alam Kubur: Setiap Mukmin Inginkan Kiamat Dipercepat
https://kalam.sindonews.com/read/341254/69/kengerian-alam-kubur-setiap-mukmin-inginkan-kiamat-dipercepat-1613797354
Baca juga: Tak Sulit, Berikut Ini Penerang Kegelapan Alam Kubur dan Kiamat
Menurut Dr Umar Sulaiman al Asygar dalam Buku Ensiklopedia Kiamat, redaksi hadis di atas versi Bukhari. Versi Muslim: “Sesungguhnya jika seorang hamba telah dimasukkan ke dalam kubur ...” dan seterusnya (seperti telah disebut sebelumnya) sampai kepada: “kuburannya dilapangkan sejauh tujuh puluh hasta dan penuh dengan nuansa hijau sampai hari kebangkitan.”
Dalam riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa seorang hamba mukmin setelah tanya jawab, ia dibawa malaikat ke rumahnya di neraka. Kepadanya dikatakan, “Ini tadinya untukmu, namun Allah melindungimu dan menggantinya dengan rumah di surga. Setelah melihat rumah itu, ia berkata, “Biarkan aku pergi agar dapat memberi kabar gembira kepada keluargaku.' Dikatakan kepadanya, “Tinggallah (di sini)."42
Kemudian Allah menjadikannya buta, tuli, bisu. Di tangan malaikat ada potongan besi yang jika dipakai untuk memukul gunung, gunung itu akan hancur jadi debu. Malaikat memukul si kafir dengan alat itu sampai menjadi debu.
Kemudian bentuknya dikembalikan lagi seperti semula, lalu ia dipukul lagi sampai ia berteriak histeris yang terdengar oleh segala sesuatu kecuali manusia dan jin.
Kemudian dibukakan pintu neraka dan disiapkan untuknya tempat tidur dari neraka. Ia berteriak, “Ya Tuhan, jangan kau datangkan hari kiamat.”
Dalam hadis Anas disebutkan bahwa seorang mukmin setelah menjawab pertanyaan malaikat dengan benar di dalam kubur, kepadanya dikatakan, “Lihatlah tempat tinggalmu di neraka. Namun Allah menggantinya dengan surga.”
Ia melihat neraka dan surga. Qatadah berkata, “Ada riwayat bahwa kuburnya dilapangkan”.
Dalam hadis Anas juga disebutkan bahwa orang kafir dan munafik setelah menjawab dengan salah di dalam kubur, kepadanya dikatakan, “Kau tidak mengetahui dan tidak mengikuti.”
Kemudian ia dipukul dengan palu besi pada bagian di antara dua telinganya. Ia menjerit histeris hingga terdengar oleh yang di sekitarnya kecuali manusia dan jin. (HR Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Kengerian Alam Kubur: Setiap Mukmin Inginkan Kiamat Dipercepat
https://kalam.sindonews.com/read/341254/69/kengerian-alam-kubur-setiap-mukmin-inginkan-kiamat-dipercepat-1613797354
Baca juga: Tak Sulit, Berikut Ini Penerang Kegelapan Alam Kubur dan Kiamat
Menurut Dr Umar Sulaiman al Asygar dalam Buku Ensiklopedia Kiamat, redaksi hadis di atas versi Bukhari. Versi Muslim: “Sesungguhnya jika seorang hamba telah dimasukkan ke dalam kubur ...” dan seterusnya (seperti telah disebut sebelumnya) sampai kepada: “kuburannya dilapangkan sejauh tujuh puluh hasta dan penuh dengan nuansa hijau sampai hari kebangkitan.”
Dalam riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa seorang hamba mukmin setelah tanya jawab, ia dibawa malaikat ke rumahnya di neraka. Kepadanya dikatakan, “Ini tadinya untukmu, namun Allah melindungimu dan menggantinya dengan rumah di surga. Setelah melihat rumah itu, ia berkata, “Biarkan aku pergi agar dapat memberi kabar gembira kepada keluargaku.' Dikatakan kepadanya, “Tinggallah (di sini)."42
Lihat Juga :