Hati-hati Meninggalkan Ibadah karena Takut Riya, Itulah Riya!

Senin, 30 Mei 2022 - 22:18 WIB
loading...
Hati-hati Meninggalkan...
Meninggalkan amal ibadah karena takut disebut riya termasuk tipu daya setan yang sangat halus. Foto/Ist
A A A
Terkadang banyak orang tak sadar telah terjebak ke dalam riya ketika beribadah. Para ulama mengatakan, orang yang meninggalkan amal ibadah karena takut riya, itulah riya.

Menurut bahasa, riya (الرياء) berasal dari kata الرؤية (ru'yah) yang artinya menampakkan. Riya adalah menampakkan ibadah atau amal kebaikan agar dilihat dan dipuji orang lain. Riya termasuk syirik kecil dan penyakit hati yang dapat menghilangkan pahala amal saleh.

Baca Juga: Hati-hati Jaga Hati, Inilah 6 Tempat Riya Menurut Imam Al Ghazali

Diceritakan, ulama Kharismatik asal Kalimantan Selatan Abah Guru Sekumpul (KH Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari) saat mudahnya sangat rajin beribadah. Berbeda dengan pemuda sebayanya yang suka bergaul dan senang bermain-main.

Sampai-sampai beliau disindir orang bahwa ibadah beliau karena riya. Dilansir dari akun @abahgurusekumpul, ketika masa mudanya beliau sering di mushalla, sholat dan beribadah. Ketika beberapa orang di mushalla itu sedang ngobrol dan berkata kepada teman-temannya:

"Zaman wahini (sekarang) banyak orang beribadah karena riya."

Abah Guru mendengar itu, beliau cuma berkata dalam hati: "Kasian orang itu.". Dan beliau tetap meneruskan ibadahnya.

Setelah menceritakan pengalaman di masa muda itu, Abah Guru Sekumpul berkata: "Janganlah beribadah karena minta (ingin) dilihat manusia (riya), dan jangan pula meninggalkan ibadah karena takut dibilang riya. Sebab, orang yang meninggalkan ibadah karena takut riya, itulah riya."

Apa yang disampaikan Abah Guru Sekumpul ini sejalan dengan perkataan Al-Fudhail bin 'Iyadh, beliau berkata: "Meninggalkan amal karena manusia adalah riya', sedangkan beramal karena manusia adalah syirik. Dan ikhlas adalah apabila Allah menyelamatkanmu dari keduanya."

Memang seharusnya seorang muslim takut dan khawatir terhadap riya. Namun tidak boleh berlebihan sehingga menyebabkannya meninggalkan amal shalih dan ketaatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Usai Ramadan Pergi,...
Usai Ramadan Pergi, Jadilah Hamba Allah yang Istiqamah
7 Cara Mempertahankan...
7 Cara Mempertahankan Spirit Ramadan dalam Amal Ibadah
Kikir Sifat Zalim yang...
Kikir Sifat Zalim yang Membinasakan, Kenali Bahayanya!
Kumpulan Doa agar Amal...
Kumpulan Doa agar Amal Ibadah Mendapat Pahala
Dampak Maksiat Mempengaruhi...
Dampak Maksiat Mempengaruhi Amal Ibadah, Begini Penjelasannya!
Hati-hati, 7 Hal Ini...
Hati-hati, 7 Hal Ini Bisa Memicu Kesombongan!
Rekomendasi
Bisakah Bumi Dilubangi...
Bisakah Bumi Dilubangi sampai Tembus? Ini Jawabannya
Identik dengan Nabi...
Identik dengan Nabi Musa, Keanehan di Laut Merah Kembali Ditemukan
Mirip Mukjizat Nabi...
Mirip Mukjizat Nabi Musa, Temuan Tongkat Ular Ini Diyakini Milik Orang Sakti
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved