3 Akhlak yang Harus Dimiliki Juru Dakwah Menurut Ibnu Taimiyah
Kamis, 14 Juli 2022 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
"Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhi mereka dengan cara baik." [ QS 73 :10]
"Maka bersabarlah kamu seperti bersabarnya orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari para Rasul.." [ QS 46 :35]
"Maka bersabarlah kamu (wahai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan jangan kamu seperti orang yang berada dalam" (perut) ikan (Nabi Yunus)..." [ QS 68 :48]
"Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah, dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan" [ QS 16 : 127]
"Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan." [ QS 11 :115]
Baca juga: Ibadah dan Sabar Adalah Vaksin Terampuh
Ilmu, Halus, dan Sabar
Menurut Ibnu Taimiyah, dalam tugas kewajiban amar makruf nahi mungkar harus ada 3 hal: ilmu, halus dan sabar.
Ilmu harus sudah dimiliki sebelum melakukan tugas kewajiban amar makruf nahi mungkar, sikap halus harus bersamaan dengan pelaksanaan tugas, dan sifat sabar sesudah pelaksanaan tugas, meski sebenarnya ketiganya harus ada dalam semua keadaan.
Hal tersebut -sebagaimana bersumber dari atsar dari sebagian orang-orang salaf yang diriwayatkan secara marfu'- diriwayatkan oleh Al Qodhi Abu Ya'la dalam kitab Al-Mu'tamad:
"Tidak boleh melakukan amar makruf nahi munkar kecuali orang yang paham (punya ilmu) tentang apa yang ia suruhkan, paham tentang apa yang ia cegah, bersikap halus dalam apa yang ia suruh dan cegah, dan bersifat hilm (sabar) dalam apa yang ia suruh dan cegah."
"Maka bersabarlah kamu seperti bersabarnya orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari para Rasul.." [ QS 46 :35]
"Maka bersabarlah kamu (wahai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan jangan kamu seperti orang yang berada dalam" (perut) ikan (Nabi Yunus)..." [ QS 68 :48]
"Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah, dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan" [ QS 16 : 127]
"Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan." [ QS 11 :115]
Baca juga: Ibadah dan Sabar Adalah Vaksin Terampuh
Ilmu, Halus, dan Sabar
Menurut Ibnu Taimiyah, dalam tugas kewajiban amar makruf nahi mungkar harus ada 3 hal: ilmu, halus dan sabar.
Ilmu harus sudah dimiliki sebelum melakukan tugas kewajiban amar makruf nahi mungkar, sikap halus harus bersamaan dengan pelaksanaan tugas, dan sifat sabar sesudah pelaksanaan tugas, meski sebenarnya ketiganya harus ada dalam semua keadaan.
Hal tersebut -sebagaimana bersumber dari atsar dari sebagian orang-orang salaf yang diriwayatkan secara marfu'- diriwayatkan oleh Al Qodhi Abu Ya'la dalam kitab Al-Mu'tamad:
"Tidak boleh melakukan amar makruf nahi munkar kecuali orang yang paham (punya ilmu) tentang apa yang ia suruhkan, paham tentang apa yang ia cegah, bersikap halus dalam apa yang ia suruh dan cegah, dan bersifat hilm (sabar) dalam apa yang ia suruh dan cegah."
Lihat Juga :