Ali bin Abu Thalib dan Ibnu Umar Haramkan Catur?
Rabu, 20 Juli 2022 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Hadis Maudhu
Setidaknya ada dua hadis yang oleh Syaikh Muhammad Nashruddin al-Albani dianggap palsu. Hadis palsu yang dimaksud salah satunya adalah yang berbunyi: "Terkutuk orang yang main catur itu."
"Hadis ini maudhu'," ujar Syaikh al-Albani. Hadis tersebut dikeluarkan oleh ad-Dailami (IV/63) dari Ibad bin Abdus Shamad dari Anas yang di-marfu'-kannya.
"Saya sependapat, sanad ini maudhu' dan kelemahannya karena adanya Ibad ini, yang oleh Imam Bukhari dinyatakan mungkar periwayatannya," ujar al-Albani. Kemudian, Ibnu Hibban menegaskan, "Telah meriwayatkan dari Anas sekumpulan riwayat yang semuanya maudhu'."
Baca juga: Begini Pokok-Pokok Ajaran Islam tentang Halal dan Haram
Al-Hafizh as-Sakhawi mengatakan dalam kitab Umdatul Muhtaj fi Hukmisy-Syathranj (I/9), "Imam an-Nawawi ditanya tentangnya maka ia jawab tidak shahih."
Yang semisalnya apa yang dikemukakan oleh as-Sayuthi dalam kitabnya al-Jami' dari riwayat Abdan dan Abu Musa serta Ibnu Hazm dari Habbah bin Muslim secara mursal, sambil menambahkan "Dan orang yang melihat ke arahnya bagaikan makan daging babi."
Al-Manawi mengatakan, "Habbah adalah seorang tabi'in yang tidak dikenal kecuali dengan periwayatan ini," dan di dalam kitab al-Mizan dinyatakan, "Ini adalah riwayat mungkar."
Hadis ini, menurut al-Albani, merupakan periwayatan Ibnu Juraij dari Habbah, dikatakan pada salah satu dari kedua jalur sanad yang paling sahih darinya, namun keduanya dhaif. Telah meriwayatkan hadis dari Habbah bin Muslim dan mempunyai dua kelemahan, mursal dan keterputusan sanad.
Hadis maudhu' lainnya berbunyi:
"Apabila kalian melewati mereka yang tengah bermain undi nasib seperti catur, dadu, dan apa saja yang termasuk lahwun 'main-main' maka janganlah kalian memberi salam kepada mereka. Dan, bila mereka memberi salam kepada kalian, maka janganlah kalian balas salam mereka, karena apabila mereka berkumpul menggelutinya, datanglah iblis --semoga Allah menghinakannya-- dengan membawa tentaranya seraya mengerumuni mereka.
Dan, setiap ada orang yang meninggalkan tempat catur ia memojokkannya, lalu datanglah malaikat dari belakang seraya melotot terhadap mereka, dan merekapun (yakni iblis) tidak lagi mendekati mereka (orang-orang yang berpaling dari permainan).
Setidaknya ada dua hadis yang oleh Syaikh Muhammad Nashruddin al-Albani dianggap palsu. Hadis palsu yang dimaksud salah satunya adalah yang berbunyi: "Terkutuk orang yang main catur itu."
"Hadis ini maudhu'," ujar Syaikh al-Albani. Hadis tersebut dikeluarkan oleh ad-Dailami (IV/63) dari Ibad bin Abdus Shamad dari Anas yang di-marfu'-kannya.
"Saya sependapat, sanad ini maudhu' dan kelemahannya karena adanya Ibad ini, yang oleh Imam Bukhari dinyatakan mungkar periwayatannya," ujar al-Albani. Kemudian, Ibnu Hibban menegaskan, "Telah meriwayatkan dari Anas sekumpulan riwayat yang semuanya maudhu'."
Baca juga: Begini Pokok-Pokok Ajaran Islam tentang Halal dan Haram
Al-Hafizh as-Sakhawi mengatakan dalam kitab Umdatul Muhtaj fi Hukmisy-Syathranj (I/9), "Imam an-Nawawi ditanya tentangnya maka ia jawab tidak shahih."
Yang semisalnya apa yang dikemukakan oleh as-Sayuthi dalam kitabnya al-Jami' dari riwayat Abdan dan Abu Musa serta Ibnu Hazm dari Habbah bin Muslim secara mursal, sambil menambahkan "Dan orang yang melihat ke arahnya bagaikan makan daging babi."
Al-Manawi mengatakan, "Habbah adalah seorang tabi'in yang tidak dikenal kecuali dengan periwayatan ini," dan di dalam kitab al-Mizan dinyatakan, "Ini adalah riwayat mungkar."
Hadis ini, menurut al-Albani, merupakan periwayatan Ibnu Juraij dari Habbah, dikatakan pada salah satu dari kedua jalur sanad yang paling sahih darinya, namun keduanya dhaif. Telah meriwayatkan hadis dari Habbah bin Muslim dan mempunyai dua kelemahan, mursal dan keterputusan sanad.
Hadis maudhu' lainnya berbunyi:
"Apabila kalian melewati mereka yang tengah bermain undi nasib seperti catur, dadu, dan apa saja yang termasuk lahwun 'main-main' maka janganlah kalian memberi salam kepada mereka. Dan, bila mereka memberi salam kepada kalian, maka janganlah kalian balas salam mereka, karena apabila mereka berkumpul menggelutinya, datanglah iblis --semoga Allah menghinakannya-- dengan membawa tentaranya seraya mengerumuni mereka.
Dan, setiap ada orang yang meninggalkan tempat catur ia memojokkannya, lalu datanglah malaikat dari belakang seraya melotot terhadap mereka, dan merekapun (yakni iblis) tidak lagi mendekati mereka (orang-orang yang berpaling dari permainan).
Lihat Juga :