Benarkah Rasulullah SAW Bertasbih Menggunakan Batu Kerikil?
Kamis, 21 Juli 2022 - 17:33 WIB
loading...
Syaikh al-Albani menganggap tasbih dengan menggunakan tangan kiri atau dengan kedua tangannya atau dengan batu kerikil menyalahi sunnah, terlebih dengan menggunakan tasbih yang dewasa ini kita kenal. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Sejatinya, Rasulullah SAW memiliki banyak mukjizat . Salah satunya, mukjizat yang menunjukkan ketika batu kerikil bertasbih di tangan Muhammad SAW . Hal itu dinukilkan dari buku berjudul "Muhammad SAW, My Beloved Prophet" oleh Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi. Kisah itu diceritakan oleh Al-Hafidz Abu Bakar al-Baihaqi yang meriwayatkan dari Suwaid ibn Yazid as-Sulami.
Ia berkata, "Aku mendengar Abu Dzar al-Ghifari berkata, 'Aku tidak mengingat Utsman kecuali dengan kebaikannya setelah satu hal yang kulihat darinya'."
Baca juga: Surat Al Qamar: Mukjizat Nabi Muhammad Membelah Bulan
Abu Dzar disebutkan menjelaskan kebaikan yang ia lihat. Abu Dzar adalah seorang lelaki yang selalu mengikuti Rasulullah SAW berkhalwat.
Pada suatu hari, ia melihat Rasulullah SAW tengah duduk sendirian. Ia lantas menggunakan kesempatan itu untuk mendekatinya. Abu Dzar datang dan duduk di dekatnya. Kemudian, Abu Bakar datang dan mengucapkan salam kepada Rasulullah, dan lalu duduk di sebelah kanannya.
Tak lama kemudian, Umar datang dan mengucapkan salam, lantas duduk di sebelah kanan Abu Bakar . Baru kemudian Utsman datang dan mengucapkan salam, ia pun duduk di sebelah kanan Umar.
Di hadapan Rasulullah saat itu terdapat tujuh butir kerikil. Beliau kemudian memungut kerikil itu dengan tangannya.
"Subhanallah! Aku mendengar kerikil itu bertasbih seperti suara pohon kurma yang dijadikan mimbar Rasulullah. Rasulullah meletakkan kembali kerikil itu, dan ternyata batu itu diam," kata Abu Dzar.
Rasulullah kemudian mengambil kerikil-kerikil itu lagi dan meletakkannya di tangan Abu Bakar. Kerikil itu kembali bertasbih dan Abu Dzar juga mendengar suara kerikil itu seperti suara pohon kurma. Setelah itu, Rasulullah mengembalikan kerikil itu ke tempatnya semula.
Rasulullah lantas mengambilnya kembali dan menaruhnya di tangan Umar. Kerikil itu pun bertasbih lagi hingga Abu Dzarr kembali mendengar suaranya. Ketika Rasulullah meletakkan kerikil itu kembali, ia diam.
Baca juga: Tak Sedikit Umat Islam yang Mengingkari Mukjizat Rasulullah (2)
Ia berkata, "Aku mendengar Abu Dzar al-Ghifari berkata, 'Aku tidak mengingat Utsman kecuali dengan kebaikannya setelah satu hal yang kulihat darinya'."
Baca juga: Surat Al Qamar: Mukjizat Nabi Muhammad Membelah Bulan
Abu Dzar disebutkan menjelaskan kebaikan yang ia lihat. Abu Dzar adalah seorang lelaki yang selalu mengikuti Rasulullah SAW berkhalwat.
Pada suatu hari, ia melihat Rasulullah SAW tengah duduk sendirian. Ia lantas menggunakan kesempatan itu untuk mendekatinya. Abu Dzar datang dan duduk di dekatnya. Kemudian, Abu Bakar datang dan mengucapkan salam kepada Rasulullah, dan lalu duduk di sebelah kanannya.
Tak lama kemudian, Umar datang dan mengucapkan salam, lantas duduk di sebelah kanan Abu Bakar . Baru kemudian Utsman datang dan mengucapkan salam, ia pun duduk di sebelah kanan Umar.
Di hadapan Rasulullah saat itu terdapat tujuh butir kerikil. Beliau kemudian memungut kerikil itu dengan tangannya.
"Subhanallah! Aku mendengar kerikil itu bertasbih seperti suara pohon kurma yang dijadikan mimbar Rasulullah. Rasulullah meletakkan kembali kerikil itu, dan ternyata batu itu diam," kata Abu Dzar.
Rasulullah kemudian mengambil kerikil-kerikil itu lagi dan meletakkannya di tangan Abu Bakar. Kerikil itu kembali bertasbih dan Abu Dzar juga mendengar suara kerikil itu seperti suara pohon kurma. Setelah itu, Rasulullah mengembalikan kerikil itu ke tempatnya semula.
Rasulullah lantas mengambilnya kembali dan menaruhnya di tangan Umar. Kerikil itu pun bertasbih lagi hingga Abu Dzarr kembali mendengar suaranya. Ketika Rasulullah meletakkan kerikil itu kembali, ia diam.
Baca juga: Tak Sedikit Umat Islam yang Mengingkari Mukjizat Rasulullah (2)
Lihat Juga :