Penjelasan Gus Baha tentang Uang Hasil Copet dan Judi

Kamis, 04 Agustus 2022 - 05:10 WIB
loading...
Penjelasan Gus Baha...
Ahli tafsir Al-Quran Gus Baha menjelaskan uang hasil copet dan judi menurut perspektif ilmu fiqih. Foto/dok IG @ngajigusbaha
A A A
Penjelasan Gus Baha tentang uang hasil copet dan judi menarik untuk disimak. Ulama ahli tafsir Al-Qur'an asal Rembang ini mengulasnya dari perspektif ilmu fiqih.

Sebagaimana diketahui, copet dan judi merupakan dua perkara yang diharamkan dalam Islam. Bahkan dalam Al-Qur'an ditegaskan bahwa judi dan khamar merupakan dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya.

Lalu, bagaimana dengan uang hasil copet dan judi? Apakah haram atau halal? Berikut penjelasan Gus Baha (KH Ahmad Bahauddin) dalam satu kajiannya di kanal YouTube.

"Saya pernah mempelajari masalah halal dan haram mulai dari Kitab Ihya' sampai kitabnya Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani (Kitab Al-Gunyah) dan Kitab Nihayatul Mathlab. Halal itu adalah hukum. Bukan dzatnya lho, artinya bukan khamr, bukan babi, bukan pula bangkai.

Barang halal menjadi haram itu karena proses yang salah. Barang itu akan selalu menjadi halal karena hukum barangnya halal. Bukan karena materinya halal.

Jadi misalnya begini, Anda sopir ya sopir itu halal, kondektur juga halal. Padahal nanti bakal ada pelacur misalnya naik bus pakai uang hasil dari melacur (maaf).

Pencopet naik bus dari hasil mencopet. Dan dia pun pergi untuk meneruskan aktivitas nyopetnya. Anda sebagai sopir atau kondektur tetap halal (menerima upah). Karena Anda mendapatkannya melalui transaksi yang halal.

Meskipun dibayar dari materi yang asal usulnya didapatkan dari yang haram. Contoh lain mungkin penjual pulsa. Bisa jadi pembelinya pelacur (maaf) dan pulsa yang dibelinya untuk mencari pria hidung belang atau sebaliknya.

Kamu kan tidak bisa ngasih tulisan "Hanya yang berkepentingan halal." (hehe..)

Makanya hukum itu susah. Itulah kenapa rata-rata orang alim tidak asal ngomong. Dalam perkataan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani dan Imam Al-Ghazali, yang dikatakan halal itu apabila Anda saat transaksi melakukan sesuatu yang halal. Di luar itu Anda sudah tidak dimintai pertanggungjawaban.

Sebab, kalau dimintai tanggung jawab, tukang rental mobil akan ngomong seperti ini: "Mau Anda gunakan maksiat atau tidak? maaf lho ya cuma bertanya" (hehe..)

Jadi tidak perlu berlebihan seperti itu. Kalau transaksi yang kamu lakukan halal, maka hukumnya menjadi halal. Allah tidak menuntut di luar itu.

Itulah yang disebut: "Halal adalah secara hukum, bukan secara dzat (dari segi barangnya). Yang dikatakan halal itu kalau menurut Allah halal. Kalau menurut Allah haram, ya haram.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
Ciri-ciri Akhir Zaman...
Ciri-ciri Akhir Zaman : Fitnah Bertebaran, Halal Haram Semakin Samar
Menyikapi Perayaan Tahun...
Menyikapi Perayaan Tahun Baru Masehi, Simak Penjelasan Buya Yahya dan Gus Baha Ini
Kapan Waktu Terbaik...
Kapan Waktu Terbaik Puasa Rajab? Simak di Sini!
Rekomendasi
Ibn al-Haitham: Ilmuwan...
Ibn al-Haitham: Ilmuwan Gila Penemu Kamera, Jungkir Balikkan Teori Pemikir Yunani
Pisahkan Arab dan Afrika,...
Pisahkan Arab dan Afrika, Ini Fenomena Alam Paling Ekstrem yang Terjadi Jutaan Tahun Lalu
Ilmuwan Temukan Jawaban...
Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Manusia Tidak Punya Ekor
Artikel Terkini
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved