Kisah Sukses Islamisasi Jawa: Ini Dia 2 Figur yang Legendaris Itu

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 20:14 WIB
loading...
A A A
Raden Patah adalah putra Prabu Kertawijaya. Perlu diketahui, ayah Dyah Ranawijaya Girindrawarddhana yang bernama Bhre Pandansalas Sri Adhi Suraprabhawa (Raja Majapahit yang berkuasa tahun 1466-1474) dikudeta oleh Bhre Kertabhumi. Adapun ayah Bhre Pandansalas Sri Adhi Suraprabhawa, Bhre Wengker Sri Suryawikrama, merupakan saudara seayah dengan Raden Patah.

Jadi, Dyah Ranawijaya Girindrawarddhana adalah cucu keponakan Raden Patah. Adapun penguasa-penguasa Hindu-Buddha di Kediri, Terung, Surabaya, Tumapel, Lumajang, Tuban, Lasem, Giri, Wengker, Kahuripan, Blitar, Pengging, dan Sengguruh adalah keturunan Prabu Kertawijaya. Oleh karena itu, atas dasar kekerabatan, mereka satu sama lain saling menghormati dan tidak saling menyerang.

Semua anggota Wali Songo dan penyebar-penyebar Islam lainnya di Jawa merupakan putra-putri, cucu, menantu, besan, dan santri-santri Sunan Ampel dan Sayyid Ali Murtadha.

Sunan Giri (Raden Paku), misalnya, adalah santri sekaligus Sunan Ampel . Sunan Drajat (Raden Qasim) adalah putra Sunan Ampel. Sunan Bonang (Raden Makdum Ibrahim) adalah putra Sunan Ampel. Sunan Kudus (Raden Ja'far Shadiq) merupakan cucu Sayyid Ali Murtadha. Sunan Kalijaga (Raden Sahid) adalah santri Sunan Ampel.

Selanjutnya, Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayat) juga merupakan santri Sunan Ampel. Kemudian, keturunan dan santri-santri Wali Songo menyebar ke berbagai wilayah dari Jawa hingga Hitu di Maluku untuk menyebarkan Islam. Jadilah, Islam dipeluk oleh rata-rata penduduk Nusantara.

Sunan Ampel sebagai penasihat, para anggota Wali Songo melakukan sejumlah strategi islamisasi yang sistematis. Hal-hal yang ditempuh antara lain pengembangan asimilasi nilai-nilai adat istiadat, sinkretisasi tradisi keagamaan, pengembangan kesenian lokal, pengembangan sistem hukum yang disesuaikan dengan hukum Islam, pengembangan teknologi tepat guna, pembentukan sistem sosial masyarakat Islam baru yang berdasar pada pola dan struktur masyarakat lama, pengembangan sistem pendidikan pesantren.

Strategi ini terbukti menjadi arus kuat sebuah proses perubahan sosial masyarakat Majapahit yang Hindu-Buddhis menjadi masyarakat muslim sinkretik, asimilasi antara sufisme Islam dengan sinkretisme Jawa.

Putra-putri, kerabat, dan murid-murid para anggota Wali Songo ditugaskan ke sejumlah daerah untuk menyebarkan agama Islam sesuai dengan strategi dakwah yang diinisiasi oleh anggota inti Wali Songo dan direstui oleh Sunan Ampel dan penggantinya.

Baca juga: Orang Jawa Baru Tertarik Masuk Islam setelah Diperkenalkan selama 750 Tahun
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Silsilah Nasab Sunan...
Silsilah Nasab Sunan Gunung Jati yang Tersambung kepada Rasulullah SAW
Lebaran Ketupat, Peninggalan...
Lebaran Ketupat, Peninggalan Wali Songo Hanya Ada di Indonesia
Biografi Sunan Kalijaga,...
Biografi Sunan Kalijaga, Sejarah Hingga Cara Berdakwah
Rakyat Nusantara Memeluk...
Rakyat Nusantara Memeluk Islam bukan Disebabkan Keyakinan?
Azyumardi Azra: Para...
Azyumardi Azra: Para Sufi Pengembara Sukses Mengislamkan Penduduk Nusantara
Saat Islamisasi di Samudera...
Saat Islamisasi di Samudera Pasai, Gujarat Masih Hindu
Rekomendasi
Astronom Temukan Sinyal...
Astronom Temukan Sinyal Radio Berusia 8 Miliar Tahun
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Tertua di Dunia, Seni...
Tertua di Dunia, Seni Lukis Sulawesi Diklaim Dibuat oleh Nenek Moyang Manusia
Artikel Terkini
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Infografis
2 Fenomena Alam di Laut...
2 Fenomena Alam di Laut yang Sering Dikaitkan sebagai Tanda Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved