Ikhlaskan Diri Tidak Berhaji Tahun Ini

Selasa, 14 April 2020 - 00:12 WIB
loading...
A A A
Sangat tidak memungkinkan bagi Arab Saudi dan WHO untuk memberi lampu hijau untuk melaksanakan Haji tahun ini. Jikapun Arab Saudi membuka kesempatan Haji tahun ini, akan dibatasi bagi jamaah yang berasal dari negara yang dinyatakan telah bebas virus Covid-19.

"Ada alasan rasional kita untuk ikhlas tidak berhaji tahun 2020. Saat musim haji, Indonesia masih dalam masa inkubasi virus Covid-19. Dengan demikian status kita para jamaah disebut Orang Dalam Pemantauan (ODP) otomatis tidak boleh bepergian," paparnya.

Tidak Perlu Cemas
Pemerintah di bawah kordinasi Menteri Agama memberikan keterangan yang menenangkan calon jamaah haji. Memberikan kepastian masa depan keberangkatan Calon tahun 2020 untuk prioritas berangkat tahun haji 2021. Sekaligus menjelaskan kedudukan Biaya Pernyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang sudah ditunaikan.

"Jangan timbul kekhawatiran atas uang jamaah, karena itu akan menambah beban psikologis jamaah yang bisa merontokkan kualitas mental dan kesehatan, bahkan menghilangkan motivasinya. Ini sungguh tidak diinginkan," kata Dokter Abidinsyah.

Calon jamaah haji diharapkan terus meningkatkan pemahaman ibadah dan meningkatkan kesehatan untuk mencapai kemandirian. Manfaatkan fasilitas kesehatan terdekat dan minta nasihat dokter.

Para calon jamaah haji Indonesia, mari bersabar dan berbaik sangka. Rasulullah Muhammad SAW pada suatu peristiwa wabah yang mematikan (Tho'un), bersabda: "Maka, tidaklah seorang hamba yang dilanda wabah lalu ia menetap di kampungnya dengan penuh kesabaran dan mengetahui bahwa tidak akan menimpanya kecuali apa yang Allah tetapkan, baginya pahala orang yang mati syahid".
(HR. Al-Bukhari dan Ahmad)

Sabda Rasulullah Muhammad SAW:
"Tidaklah Allah Ta'ala menurunkan suatu penyakit kecuali Dia juga yang menurunkan penawarnya”. (HR. Al-Bukhari)

Di akhir catatannya, Dokter Abidinsyah mengutip salah satu surah Al-Qur'an yang artinya: "Demi waktu, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran". (QS. Al-Ashr 1-3).
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
Kasus Perebutan Hak...
Kasus Perebutan Hak Asuh, Ini 6 Hak Anak dalam Islam yang Wajib Dipenuhi Orang Tua
Perbedaan jin Khodam...
Perbedaan jin Khodam dan Qorin, Mana yang Harus Diwaspadai?
Apa Itu Khodam? Begini...
Apa Itu Khodam? Begini Penjelasan Khodam dalam Islam, Benarkah Ada Pendamping Gaib?
Rekomendasi
Kepunahan Kehidupan...
Kepunahan Kehidupan Laut Tinggal Menunggu Waktu, Nih Faktanya
Segel Tanah Liat Kuno...
Segel Tanah Liat Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kota Bairen
Jakarta Termasuk dari...
Jakarta Termasuk dari 3 Kota Besar di Dunia yang Akan Tenggelam
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Negara Muslim yang Tidak...
Negara Muslim yang Tidak Mengutuk Pembunuhan Ismail Haniyeh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved