Istidraj, Inilah Cara Allah Ta'ala Mengabaikan Hambanya

Kamis, 18 Agustus 2022 - 10:18 WIB
loading...
Istidraj, Inilah Cara...
Cara Allah Taala mengabaikan seorang hamba adalah dengan memberikan istidraj. Allah Subhanahu wa Taala memberikan kenikmatan dunia yang berlimpah, sementara dia masih bergelimang dengan maksiat. Foto ilustrasi/ist
A A A
Pada hakikatnya, cara Allah Ta'ala mengabaikan seorang hamba dengan memberikan istidraj . Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kenikmatan dunia yang berlimpah, sementara dia masih bergelimang dengan maksiat.

Sederhananya, jika kita dapati seseorang yang semakin buruk kualitas ibadahnya, semakin tidak ikhlas, berkurang kuantitasnya, sementara maksiat semakin banyak, baik maksiat kepada Allah dan manusia, lalu rezeki baginya Allah berikan melimpah ruah, kesenangan hidup begitu mudah didapatkan, tidak pernah sakit dan celaka, panjang umur, bahkan Allah berikan keluarbiasaan pada kekuatan tubuhnya.

Baca juga:Hati-hati dengan Istidraj dan Ini 5 Ciri-cirinya

"Maka, hati-hatilah bisa jadi ini adalah istidraj baginya. Sama sekali bukan karamah, bahkan secara berangsur Allah menariknya dalam kebinasaan,"ungkap Ustadz Ammi Nur Baits, dari Dewan Pembina Konsultasi Syariah.

Sebuah hadis yang diriwiyatkan dari Ubah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

"Apabila Anda melihat Allah memberikan kenikmatan dunia kepada seorang hamba, sementara dia masih bergelimang dengan maksiat, maka itu hakikatnya adalah istidraj dari Allah.” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah,

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ


Tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am: 44) (HR. Ahmad, no.17349, Thabrani dalam Al-Kabir, no.913, dan disahihkan Al-Albani dalam As-Shahihah, no. 414).

Istidraj sendiri secara bahasa diambil dari kata da-ra-ja (Arab: درج ) yang artinya naik dari satu tingkatan ke tingkatan selanjutnya. Sementara istidraj dari Allah kepada hamba dipahami sebagai ‘hukuman’ yang diberikan sedikit demi sedikit dan tidak diberikan langsung. Allah biarkan orang ini dan tidak disegerakan adzabnya. Allah berfirman,

سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لاَ يَعْلَمُونَ


Nanti Kami akan menghukum mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui.” (QS. Al-Qalam: 44)

"Semua tindakan maksiat yang Allah balas dengan nikmat, dan Allah membuat dia lupa untuk beristighfar, sehingga dia semakin dekat dengan adzab sedikit demi sedikit, selanjutnya Allah berikan semua hukumannya, itulah istidraj. Allah a’lam,"tutur Ustadz Ammi Nur Baits.

Ayat-ayat Tentang Istidraj

Ayat tentang istidraj pun difirmankan Allah dalam Al- Quran. Apa sebenarnya Istidraj? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini ayat tentang istidraj yang perlu kita pahami.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Cara Mengenal Allah...
Cara Mengenal Allah Ta'ala agar Tobat Diterima, Begini Penjelasannya
Istidraj, Jebakan Kenikmatan...
Istidraj, Jebakan Kenikmatan yang Mengerikan dari Penyakit
10 Sifat Istidraj yang...
10 Sifat Istidraj yang Perlu Dihindari Umat Muslim
Istidraj, Azab Berbalut...
Istidraj, Azab Berbalut Nikmat yang Tidak Disadari Banyak Orang
Rasulullah Mengucap...
Rasulullah Mengucap 70 Kali Istigfar di Tiap Majlis: Wahai Rabb-ku Ampunilah Daku dan Berilah Aku Tobat
Para Nabi dan Rasul...
Para Nabi dan Rasul Beristigfar: Berikut Ini Tobat Mereka
Rekomendasi
Panglima Perang Legendaris...
Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Biografi Ibnu Khaldun,...
Biografi Ibnu Khaldun, Bapak Sosiologi dan Ilmu Sejarah dari Islam
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved