Peringatan Allah untuk Manusia yang Tidak Bersyukur

loading...
Peringatan Allah untuk Manusia yang Tidak Bersyukur
Bersyukur kepada Allah tidak cukup dengan hanya mengucap Alhamdulillah. Tetapi harus diiringi dengan amal perbuatan yang diridhai dan disukai Allah. Foto ilustrasi/Ist
Alangkah sedikitnya manusia menyadari dan menginsyafi betapa besarnya nikmat dan karunia Allah. Umumnya manusia menganggap bahwa apa yang diperolehnya adalah hasil dari usahanya dan kecerdasan otaknya.

Banyak yang lupa bahwa Allah menciptakan segala apa yang ada di bumi untuk kelangsungan hidup manusia. Dia menyediakan bumi untuk tempat manusia tinggal di atasnya, berusaha dalam aturan yang digariskan dan diberi perlengkapan kehidupan.

Coba bayangkan jika air, udara, tumbuhan dan binatang tidak ada, bagaimana manusia dapat hidup. Siapa yang memberi sumber makanan dan minuman? Jika sumber air kering, siapa yang memberi manusia air mengalir? Siapakah yang memberi oksigen yang kita hirup?

Kemudian, siapakah yang menghamparkan bumi dan isinya? Siapakah yang menjadikan siang untuk berusaha dan malam untuk istirahat? Jika manusia membanggakan teknologi, siapakah yang memberi akal dan ilmu pengetahuan?

Andai manusia menghitung nikmat Allah, niscaya tidak ada yang mampu menghitungnya. Mari kita simak firman-Nya berikut ini:

وَاٰتٰٮكُمۡ مِّنۡ كُلِّ مَا سَاَلۡـتُمُوۡهُ‌ ؕ وَاِنۡ تَعُدُّوۡا نِعۡمَتَ اللّٰهِ لَا تُحۡصُوۡهَا ؕ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَـظَلُوۡمٌ كَفَّارٌ

Artinya: "Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)." (QS. Ibrahim Ayat 34)

Allah mengingatkan manusia: "Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku." (QS. Al-Baqarah Ayat 152)

Dalam Al-Qur'an, Allah berkali-kali mengatakan bahwa sedikit sekali manusia yang bersyukur.

وَلَقَدۡ مَكَّـنّٰكُمۡ فِى الۡاَرۡضِ وَجَعَلۡنَا لَـكُمۡ فِيۡهَا مَعَايِشَ ؕ قَلِيۡلًا مَّا تَشۡكُرُوۡنَ

Artinya: "Dan sungguh, Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur." (QS Al-A'raf Ayat 10)

Dalam tafsir Kemenag, ayat ini menjelaskan tentang karunia-Nya kepada manusia. Dia menempatkan manusia di bumi menjadi pemilik dan pengelolanya. Disediakan sumber penghidupan seperti tempat untuk menetap, sumber-sumber makanan dan minuman, dan sarana kehidupan lainnya.

Akan tetapi, sedikit sekali manusia bersyukur atas semua nikmat itu. Bahkan, ada yang mengingkarinya dengan menyembah selain Allah, serta berbuat maksiat dan kerusakan di bumi. Sudah dikasih nikmat yang banyak, manusia malah kufur. Na'udzubillahi min dzalik.

Bersyukur kepada Allah tidak cukup dengan hanya mengucap "Alhamdulillah wasysyukru lillah". Tetapi harus diiringi dengan amal perbuatan yang diridhai dan disukai Allah. Menaati segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Kemudian berusaha agar memberi manfaat bagi sesama manusia.

Baca Juga: Dahsyatnya Ganjaran Pahala Bagi Orang yang Bersyukur

Azab Berat Bagi yang Mengingkari Nikmat-Nya
Allah memberi peringatan kepada manusia yang mengingkari nikmat-Nya. Sejatinya, karunia dan nikmat Allah yang tak terhitung itu manusia wajib bersyukur, mensyukuri pencipta-Nya, yaitu Allah 'Azza wa Jalla.

Dalam Al-Qur'an, Allah mengingatkan: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." (QS Ibrahim Ayat 7)

Menurut Buya Yahya, makna syukur adalah menggunakan apa yang Allah karuniakan kepada kita untuk Allah. "Jika engkau tidak bisa mensyukuri kelebihan yang Allah berikan padamu, atau tidak bisa menerima kekurangan yang Allah berikan kepadamu, maka engkau akan mendapatkan hukuman dari Allah," kata Buya Yahya dalam ceramah singkatnya di kanal Al-Bahjah TV.

Berikut Tausiyah Buya Yahya tentang peringatan untuk orang yang tidak bersyukur. Diunggah Channel YouTube Al-Bahjah TV 5 September 2018 lalu:
(rhs)
preload video