Tapa Brata Malik Dinar dan Pencarian Sang Guru Tersembunyi

Senin, 06 Juli 2020 - 06:32 WIB
loading...
A A A
Pagi harinya, ketika mereka sedang minum teh, tukang sampan itu muncul. "Tadi malam adalah malam paling untung," katanya; kedua musafir itu telah membawa berkah baginya. Diciuminya tangan Darwis agung itu, meminta berkah. "Kaupantas mendapatkannya, anakku," kata Fatih.

Tukang perahu itu kini kaya dan berikut ini kisahnya bagaimana hal itu bisa terjadi. Ketika ia sedang dalam perjalanan pulang pada waktu biasanya, ia melihat ada dua orang di seberang sungai; lalu diputuskannya untuk mengangkut mereka, meskipun keduanya tampak miskin, sebab ia mengamalkan 'barakah', berkah karena menolong pengembara. Setelah mengantarkan mereka, ia meminggirkan perahunya.

Saat itulah disaksikannya seekor ikan, yang melentingkan badannya ke tepi sungai. Ikan itu kelihatannya berusaha menelan sepotong tanaman. Nelayan itu pun menyuapkan tumbuhan itu ke mulut ikan tersebut. Tiba-tiba, ikan itu memuntahkan sebiji batu dan melompat kembali ke sungai. Batu itu ternyata sebongkah intan murni berukuran besar yang nilainya tak terhitung dan sangat cemerlang. (Baca juga: Air Surga dari Orang Badui untuk Baginda Harun Al-Rasyid )

"Jahanam kau!" teriak Dinar murka kepada Darwis Fatih. "Kau tahu sebelumnya dengan indra batinmu, tentang tiga harta terpendam itu, namun kau tak mengatakannya padaku. Itukah kawan sejati? Memang, nasibku sering jelek; tetapi tanpa kau aku tak perlu tahu tentang kemungkinan terdapat harta terpendam di pepohonan, di bukit-bukit-semut, dan di dalam ikan tentang segalanya!"

Segera setelah berkata begitu, Dinar pun merasa seakan-akan ada angin dahsyat menyapu seluruh kedalaman jiwanya. Dan kemudian, tahulah ia bahwa kebaikan sepenuhnya dari perkataannya tadi adalah kebenaran itu.

Darwis itu, yang namanya berarti Raja yang Menang, menepuk lembut pundak Dinar, dan tersenyum. "Sekarang, saudaraku, kau akan temukan bahwa kau bisa belajar dari pengalaman. Aku sebenarnya orang utusan Sang Guru Tersembunyi."

Ketika Dinar menengadah, disaksikannya Sang Guru berjalan-jalan ditemani sekelompok kecil pengikutnya, yang memperbincangkan tentang pengembaraan mereka berikutnya dan kemungkinan bahaya yang muncul.

Baca juga: Jalan Gunung: Ahli Logika Cenderung Buram Matanya, Benarkan?

Menurut Idries Shah , dalam Tales of The Dervishes yang diterjemahkan Ahmad Bahar dengan judul Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi-- kini, nama Malik Dinar tercatat di antara para Darwis terkemuka, teman seperjalanan dan sosok teladan, Orang yang Mencapai.

Malik Dinar adalah salah seorang guru klasik zaman awal.

Dalam kisah ini, Raja yang Menang adalah perwujudan 'fungsi akal yang lebih tinggi', yang disebut Rumi 'Roh Manusia', yang harus manusia kembangkan sebelum ia bisa berfungsi dalam keadaan tercerahkan.

Idries Shah menjelaskan versi ini berasal dari Amir Al-Arifin. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Membawa Sepatu )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Al Battani : Astronom...
Al Battani : Astronom Muslim yang Tepat Menghitung Jumlah Waktu dan Hari
Ilmuwan Menemukan Penyebab...
Ilmuwan Menemukan Penyebab Terjadinya Supernova
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi...
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi Diterjang Tsunami 10 Meter
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
5 Kisah Kengerian dan...
5 Kisah Kengerian dan Kegilaan Sang Gembong Narkoba Pablo Escobar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved