Tips dari Ulama Tentang Cara Melembutkan Hati
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
3. Perbanyak dzikir mengingat Allah
Hal ini ditegaskan dalam surat Ra’d ayat 28. Ayat tersebut menegaskan bahwa berdzikir dapat melembutkan hati. Karena dengan mengingat Allah, maka hati pun menjadi tenang.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 28).
Dzikir adalah suatu amalan yang mudah, cukup menggerakkan lisan dan bibir saja. Sehingga tidak bisa dijadikan alasan untuk enggan berdzikir.
4. Yang bisa melembutkan hati adalah dengan memilih teman yang baik agamanya dan akhlaknya.
Jika seseorang memiliki teman yang baik agamanya, maka ia akan mendapatkan kebaikan yang banyak pula. Seperti yang Nabi permisalkan dalam suatu hadits riwayat Al-Bukhari, dimana kawan yang baik dimisalkan sebagai penjual misk (minyak wangi). Boleh jadi ia diberi minyak wangi tersebut, boleh jadi ia membelinya, atau minimal mendapakan bau yang wangi dengan sebab berdekatan dengan penjual minyak wangi.
6. Senantiasa berdoa kepada Allah Ta'ala
Doa adalah senjata seorang mukmin, jangan sampai seorang mukmin melupakan bahwa urusannya tergantung kehendak AllahTa’ala.
Hal ini ditegaskan dalam surat Ra’d ayat 28. Ayat tersebut menegaskan bahwa berdzikir dapat melembutkan hati. Karena dengan mengingat Allah, maka hati pun menjadi tenang.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَ لَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 28).
Dzikir adalah suatu amalan yang mudah, cukup menggerakkan lisan dan bibir saja. Sehingga tidak bisa dijadikan alasan untuk enggan berdzikir.
4. Yang bisa melembutkan hati adalah dengan memilih teman yang baik agamanya dan akhlaknya.
Jika seseorang memiliki teman yang baik agamanya, maka ia akan mendapatkan kebaikan yang banyak pula. Seperti yang Nabi permisalkan dalam suatu hadits riwayat Al-Bukhari, dimana kawan yang baik dimisalkan sebagai penjual misk (minyak wangi). Boleh jadi ia diberi minyak wangi tersebut, boleh jadi ia membelinya, atau minimal mendapakan bau yang wangi dengan sebab berdekatan dengan penjual minyak wangi.
6. Senantiasa berdoa kepada Allah Ta'ala
Doa adalah senjata seorang mukmin, jangan sampai seorang mukmin melupakan bahwa urusannya tergantung kehendak AllahTa’ala.
Lihat Juga :